Deschamps Dinilai Kewalahan Redam Ego Kylian Mbappe di Timnas Perancis

Kompas.com - 27/06/2021, 01:00 WIB
MUENCHEN, JERMAN - Dalam foto yang disediakan oleh UEFA ini, Didier Deschamps, pelatih Perancis, berbicara kepada jurnalis pada sesi konferensi pers jelang laga Grup F Euro 2020 antara Perancis vs Jerman di Fussball Arena Muenchen, 14 Juni 2021. ©UEFAMUENCHEN, JERMAN - Dalam foto yang disediakan oleh UEFA ini, Didier Deschamps, pelatih Perancis, berbicara kepada jurnalis pada sesi konferensi pers jelang laga Grup F Euro 2020 antara Perancis vs Jerman di Fussball Arena Muenchen, 14 Juni 2021.

KOMPAS.com - Pelatih timnas Perancis, Didier Deschamps, dinilai tidak mampu lagi meredam ego seorang bintang pada diri Kylian Mbappe.

Pendapat itu diungkapkan mantan pemain timnas Perancis dan Paris Saint-Germain, Jerome Rothen.

Secara khusus, Jerome Rothen menyoroti penampilan buruk Kylian Mbappe pada tiga laga Grup F Euro 2020.

Performa Kylian Mbappe selama fase grup Euro 2020 terbilang memang mengecewakan.

Dari tiga laga, Kylian Mbappe hanya mampu mencetak satu assist meski selalu mendapat kesempatan bermain penuh sejak awal.

Baca juga: Bahagianya Benzema Usai Pecah Telur bareng Perancis di Euro 2020...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Statistik Kylian Mbappe semakin terlihat buruk karena dirinya tercatat sudah membuang tiga peluang emas selama fase grup Euro 2020.

Dikutip dari situs WhoScored, Kylian Mbappe hanya kalah dari striker timnas Spanyol, Alvaro Morata, yang sudah membuang empat peluang emas selama fase grup.

Nama Kylian Mbappe sebelum Euro 2020 sebenarnya sudah menjadi sorotan. Hal itu tidak lepas dari rumor perang dingin yang melibatkan Kylian Mbappe dan Olivier Giroud.

Rumor itu bermula dari pernyataan Olivier Giroud soal efektivitas permainan timnas Perancis pada uji coba terakhir menjelang Euro 2020 melawan Bulgaria.

Pada laga tersebut, Giroud sukses mencetak dua gol untuk mengantar timnas Perancis mengalahkan Bulgaria 3-0.

Seusai laga, Giroud secara tidak langsung menyinggung performa Kylian Mbappe. Giroud menilai dirinya bisa mencetak lebih dari dua gol andai Kylian Mbappe tidak egois.

Baca juga: Lloris Sebut Isu Giroud-Mbappe di Timnas Perancis Dilebih-lebihkan

Terkait rumor perang dingin antara Olivier Giroud dan Mbappe, Didier Deschamps sebelumya sudah membantah.

Namun, rumor itu tetap bergulur karena Olivier Giroud dan Kylian Mbappe kedapatan tidak saling sapa pada satu sesi latihan timnas Perancis.

Terkait performa Kylian Mbappe pada fase grup Euro 2020, Jerome Rothen mengaku sangat kecewa.

Namun, Jerome Rothen lebih memilih menyalahkan Didier Deschamps.

Sebab, Jerome Rothen menilai Didier Deschamps sudah tidak mampu lagi menangani ego seorang bintang pada diri Kylian Mbappe.

Hal itu tercermin dari keputusan Didier Deschamps yang memilih Kylian Mbappe sebagai eksekutor tendangan bebas utama timnas Perancis.

Baca juga: Eks Pelatih Perancis: Italia Calon Juara Euro 2020, Tim Lain Meragukan

"Saya tahu Mbappe adalah pemimpin timnas Perancis saat ini. Namun, apa yang mengganggu saya adalah ego seorang bintang Kylian Mbappe sudah melebar sampai ke luar lapangan," kata Jerome Rothen dikutip dari situs RMC Sport.

"Saya pikir Deschamps tidak mampu lagi meredam ego Mbappe. Itu yang menjadi masalah timnas Perancis sekarang," tutur Jerome Rothen.

"Sekarang, kita semua pasti sepakat bahwa Kylian Mbappe tampil sangat buruk. Kami tentu berharap lebih kepada Mbappe karena dia adalah salah satu pemain terbaik Eropa saat ini," ujar Jerome Rothen.

"Mbappe bukan eksekutor tendangan bebas yang bagus. Apakah dia menyadari itu?. Dia tidak pernah mencetak gol dari tendangan bebas sejauh 25 meter," ucap Jerome Rothen.

"Di sisi lain, Perancis memiliki Antoine Griezmann dan Paul Pogba. Mereka adalah ekskutor tendangan bebas kaki kiri dan kaki kanan. Jadi, mengapa Mbappe selalu maju sebagai eksekutor?" tutur Jerome Rothen.

Baca juga: Isu Konflik Perancis - Mbappe Bandingkan Giroud, Benzema, dan Neymar

Terlepas dari penampilan buruk Mbappe, timnas Perancis berhasil lolos ke babak 16 besar Euro 2020 dengan status juara Grup F.

Dari tiga laga Grup F, timnas Perancis belum terkalahkan dengan rincian meraih satu kemenangan dan dua hasil imbang.

Les Blues, julukan timnas Perancis, nantinya akan berhadapan dengan timnas Swiss pada babak 16 besar Euro 2020, Selasa (29/6/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.