Kompas.com - 26/06/2021, 16:40 WIB
|

KOMPAS.com - Marco Verratti dijagokan mentas sebagai starter Italia dalam laga 16 besar Euro 2020 kontra Austria. Manuel Locatelli pun disebut harus rela menepi ke bangku cadangan.

Salah satu topik bahasan hangat jelang duel 16 besar Piala Eropa 2020 antara Italia vs Austria di Stadion Wembley, Minggu (27/6/2021) dini hari WIB, adalah terkait Marco Verratti dan Manuel Locatelli.

Marco Verratti dan Manuel Locatelli bersaing sehat untuk memperebutkan satu slot posisi gelandang kiri Italia dalam skema 4-3-3 racikan Roberto Mancini.

Sangatlah lumrah andaikata Mancini bimbang dalam memilih satu dari Verratti dan Locatelli untuk menghuni pos gelandang kiri tim, mendampingi Jorginho dan Nicolo Barella.

Pasalnya, baik Veratti dan Locatelli sama-sama menyuguhkan performa apik di fase grup.

Baca juga: Wasit Italia Vs Austria: Saksi Noda Terakhir Azzurri Mancini

Locatelli yang menjadi starter kejutan dalam dua laga awal Grup A Euro 2020 lantaran Veratti mengalami masalah kebugaran, tampil menjanjikan.

Gelandang Sassuolo jebolan akademi AC Milan itu menjalin koneksi apik dengan Jorginho sekaligus penyerang sayap kanan Italia, Domenico Berardi.

Puncak performa Locatelli muncul saat Gli Azzurri (Si Biru), julukan Italia, menggebuk Swiss 3-0 pada partai kedua fase grup. Locatelli menyumbang dua gol dalam laga itu.

Verratti yang lantas pulih dari cedera ligamen kaki kanan, bisa bermain pada partai pamungkas Grup A kontra Wales.

Mentas sebagai starter di posisi Locatelli, Verratti tampil memukau dan menyuguhkan assist buat Matteo Pessina yang mencetak gol semata wayang kemenangan Italia.

Baca juga: Prediksi Italia Vs Austria, Gli Azzurri Lewati Rekor 82 Tahun?

Performa apik Locatelli dan Verratti itulah yang akhirnya memicu kebimbangan di benak Mancini untuk menentukan susunan sebelas awal terbaik di laga 16 besar kontra Austria.

Mengacu kepada informasi terbaru dari media lokal Italia semodel La Gazzetta dello Sport dan Sky Sport Italia, Verratti lebih dijagokan mentas sebagai starter ketimbang Locatelli.

Setidaknya, ada 3 alasan yang membuat nama Verratti sangat layak berada di susunan starter Italia dalam bentrokan melawan Austria.

 

3 Alasan Marco Verratti Layak Jadi Starter Italia di 16 Besar Euro 2020:

1. Dribel Yahud
Salah satu keunggulan Verratti atas Locatelli adalah kemampuan mendribel bola.

Soal menggocek si kulit bundar Verratti memang jagoannya. Berbekal gravitasi rendah, Verratti punya cengkeraman kuat dan mengambil bola dari kaki pria asal region Abruzzo itu bukanlah pekerjaan gampang.

La Gazzetta dello Sport menyebut dribel yahud Verratti akan krusial dalam mengantisipasi strategi pressing intens Austria.

Andaikata kepungan datang dari pilar Austria, Verratti bisa menyelinap dengan gocekannya.

2. Kemampuan Mencuri Bola

Verratti dan Locatelli sama-sama piawai mengatur tempo serta melepas operan.

Akan tetapi, atribut khas Verratti yang tak terlalu menonjol dalam diri Locatelli adalah kemampuan mencuri bola dari kaki lawan.

Verratti bukanlah murni gelandang flamboyan seperti Andrea Pirlo. Ia kerap menjatuhkan diri untuk terlibat dalam duel tekel dengan lawan.

Bukan hal yang aneh jika di sepanjangng karier, Verratti cukup sering mengoleksi kartu kuning. Peringatan dari wasit sering datang sebagai akibat dari permainan agresif dan kegemaran Verratti melakukan protes.

Sisi galak Verratti dibutuhkan untuk mengimbangi Austria yang berencana memadatkan lini tengah. Apalagi, sang calon rival Italia di 16 besar terkenal dengan pendekatan fisiknya.

Marco Verratti, Cristiano Biraghi, dan Joao Cancelo mencoba menyundul bola pada pertandingan Italia vs Portugal di San Siro dalam lanjutan UEFA Nations League, 17 November 2018. AFP/MARCO BERTORELLO Marco Verratti, Cristiano Biraghi, dan Joao Cancelo mencoba menyundul bola pada pertandingan Italia vs Portugal di San Siro dalam lanjutan UEFA Nations League, 17 November 2018.

3. Kreasi Peluang

Kehadiran Verratti nyaris selalu menghadirkan ancaman berbahaya buat lawan baik via penetrasi dribel, operan, atau buah dari pelanggaran.

Berdasarkan statistik FBREF yang berpartner dengan penyedia data sepak bola Statsbomb, Verratti menjadi salah satu personel Italia yang paling sering memicu kemunculan peluang.

Parameter yang dipakai adalah Shot Creating Action (SCA) per 90 menit.

SCA adalah dua aksi ofensif yang memicu kemunculan tembakan. Pemicunya bisa operan, dribel, maupun aksi yang berbuah pelanggaran.

Baca juga: Italia Vs Austria, Gli Azzurri Harus Tampil Hebat di Wembley

Nah, soal statistik yang satu ini, Verratti adalah yang paling atas di Euro 2020.

FBREF mencatat Verratti membuat 10 SCA per 90 menit di Piala Eropa edisi kali ini.

Dengan kata lain aksi-aksi Verratti berkontribusi terhadap kemunculan 10 dari 23 tembakan Italia yang muncul saat bersua Wales.

Veratti mengungguli Kevin De Bruyne (Belgia/8,73 SCA per 90 menit), Lorenzo Insigne (Italia/6,69), Yusuf Yazici (Turki/6,15), dan Pierre-Emile Hojbjerg (Denmark/6).

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil FP3 MotoGP Italia 2022: Bagnaia Tercepat, Marquez Tak Otomatis ke Q2

Hasil FP3 MotoGP Italia 2022: Bagnaia Tercepat, Marquez Tak Otomatis ke Q2

Motogp
Liverpool Vs Madrid: Kala Klopp Berlagak Lupa Nama Ancelotti demi Ungkit Keajaiban Istanbul…

Liverpool Vs Madrid: Kala Klopp Berlagak Lupa Nama Ancelotti demi Ungkit Keajaiban Istanbul…

Liga Champions
Hasil Drawing Piala AFF Wanita 2022: Indonesia Segrup dengan Malaysia-Australia

Hasil Drawing Piala AFF Wanita 2022: Indonesia Segrup dengan Malaysia-Australia

Liga Indonesia
Pesona Apriyani Rahayu Dapat Pengakuan dari Media Asing Ternama Forbes

Pesona Apriyani Rahayu Dapat Pengakuan dari Media Asing Ternama Forbes

Badminton
Marquez di MotoGP Italia: Jauh dari Dominasi, Akui Sulit Maksimal di Mugello

Marquez di MotoGP Italia: Jauh dari Dominasi, Akui Sulit Maksimal di Mugello

Motogp
Liverpool Vs Real Madrid, Siapa Favorit Juara Liga Champions Versi Juergen Klopp?

Liverpool Vs Real Madrid, Siapa Favorit Juara Liga Champions Versi Juergen Klopp?

Liga Champions
Liverpool Vs Madrid: Trio BBC Raih La Decima, Formula ABC untuk Misi La Decimocuarta

Liverpool Vs Madrid: Trio BBC Raih La Decima, Formula ABC untuk Misi La Decimocuarta

Liga Champions
Liverpool Vs Real Madrid: Hati-hati The Reds, Los Blancos Selalu Menang di Final

Liverpool Vs Real Madrid: Hati-hati The Reds, Los Blancos Selalu Menang di Final

Liga Champions
Link Live Streaming Final Liga Champions Liverpool Vs Madrid Dini Hari Nanti

Link Live Streaming Final Liga Champions Liverpool Vs Madrid Dini Hari Nanti

Liga Champions
Arema FC Totalitas Bangun Training Center Mewah, di Tengah Riuh soal Lapangan Timnas

Arema FC Totalitas Bangun Training Center Mewah, di Tengah Riuh soal Lapangan Timnas

Liga Indonesia
Liverpool Vs Real Madrid, Pasukan Juergen Klopp Sudah Belajar untuk Menang

Liverpool Vs Real Madrid, Pasukan Juergen Klopp Sudah Belajar untuk Menang

Liga Champions
EKSKLUSIF Stefano Pioli: Sepak Bola Progresif AC Milan Siap Picu Aturan Baru

EKSKLUSIF Stefano Pioli: Sepak Bola Progresif AC Milan Siap Picu Aturan Baru

Liga Italia
Gandeng Fakultas Arsitektur ITN Malang, J99 Corp dan Arema FC Gelar Sayembara Desain Training dan Sport Center

Gandeng Fakultas Arsitektur ITN Malang, J99 Corp dan Arema FC Gelar Sayembara Desain Training dan Sport Center

Liga Indonesia
Final Liga Champions Liverpool Vs Madrid, Courtois Siap Mainkan Peran Ganda

Final Liga Champions Liverpool Vs Madrid, Courtois Siap Mainkan Peran Ganda

Liga Champions
Ketika Shin Tae-yong Puji Olah Bola Sandy Walsh dan Jordi Amat...

Ketika Shin Tae-yong Puji Olah Bola Sandy Walsh dan Jordi Amat...

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.