Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jelang Duel Kontra Timnas Inggris, Jerman Punya Segudang Masalah

Kompas.com - 25/06/2021, 05:00 WIB
Celvin Moniaga Sipahutar,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

Sumber Mirror

KOMPAS.com - Gelandang timnas Jerman, Joshua Kimmich, menyebut timnya memiliki sejumlah masalah dalam permainan jelang pertandingan kontra Inggris.

Timnas Inggris dan Jerman akan bertemu di Stadion Wembley dalam laga 16 besar Euro 2020, Selasa (29/6/2021) 23.00 WIB.

The Three Lions melaju ke babak 16 besar setelah menjadi juara Grup D.

Sementara, timnas Jerman finis sebagai runner-up Grup F sehingga ditakdirkan bersua dengan Inggris.

Jelang pertandingan panas tersebut, Joshua Kimmich mengakui timnas Jerman memiliki banyak hal yang harus dibenahi agar dapat terus melaju.

Pemain Bayern Muenchen itu memandang Der Panzer memperlihatkan beberapa kekurangan selama di tampil di fase grup.

Baca juga: Bagan 16 Besar Euro 2020, Laga Besar Inggris Vs Jerman

Jerman sendiri susah payah tampil di Grup F yang banyak dipandang sebagai grup neraka.

Pasukan Joachim Loew tersebut awalnya kalah 0-1 dari timnas Perancis, lalu bisa menang 4-2 atas Portugal.

Praktis, Der Panzer hanya butuh hasil imbang untuk lolos dari grup. Namun, mereka dibuat kesulitan kontra Hongaria di laga pamungkas Grup F.

Secara mengejutkan, Kimmich dkk harus tertinggal dua kali dari Hongaria.

Namun, timnas Jerman akhirnya dapat meraih satu poin dan lolos berkat gol Kai Havertz (66') dan Leon Goretzka (84').

"Kami tidak menekan Hongaria dengan baik, jadi ada banyak hal yang perlu kami tingkatkan," kata Kimmich dikutip dari Mirror.

Baca juga: Bentrok di 16 Besar Euro 2020, Pelatih Jerman Beri Peringatan ke Inggris

"Kami kesulitan menciptakan peluang, tidak berhasil menembus ke belakang garis pertahanan, dan tak berada di posisi yang benar saat kehilangan bola."

"Kami memberi Hongaria terlalu banyak ruang kosong, kesalahan sama yang kami buat saat melawan Perancis dan Portugal," tambahnya.

"Hongaria bermain persis seperti yang kami harapkan, kami melakukan pekerjaan buruk tanpa bola. Ini bukan yang ingin kami tunjukkan, terutama saat menguasai bola."

Halaman:
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com