Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Alasan Hakan Calhanoglu Bisa Jadi Pengganti Eriksen di Inter Milan

Kompas.com - 23/06/2021, 07:20 WIB
Celvin Moniaga Sipahutar,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Hakan Calhanoglu resmi telah diumumkan sebagai pemain anyar Inter Milan pada Selasa (22/6/2021) malam WIB.

Gelandang asal Turki itu direkrut secara gratis selepas kontraknya berakhir bersama AC Milan.

Calhanoglu diikat oleh I Nerazzurri selama tiga tahun mendatang atau sampai Juni 2024 nanti.

Kabar kepergian pemain berusia 27 tahun itu dari AC Milan sudah mencuat selama semusim terakhir ini.

Hal tersebut tak terlepas dari ikatan kerja Calhanoglu yang sebelumnya akan habis, dan dia tak kunjung meneken kontrak anyar.

Baca juga: Resmi! Hakan Calhanoglu Membelot ke Inter Milan

Akan tetapi, kabar membelotnya ke Inter Milan muncul baru-baru ini.

Melansir dair Sky Sports, Senin (21/6/2021), tak disambar rumor apa pun, Calhanoglu langsung dikabarkan segera tes medis bersama Inter.

Pada akhirnya, sang playmaker benar-benar telah membelot ke rival sekota AC Milan saat ini.

Kepindahan Calhanoglu ke Inter sendiri dapat dipahami mengingat I Nerazzurri berpotensi kehilangan Christian Eriksen.

Bukan soal Eriksen yang bakal hengkang, melainkan kondisi sang pemain yang dikhawatirkan tidak bisa melanjutkan kariernya.

Sebab, Eriksen sempat mengalami henti jantung saat membela timnas Denmark melawan Finalandia di Grup B Euro 2020, Sabtu (12/6/2021) lalu.

Baca juga: Operasi Sukses, Eriksen Diizinkan Pulang dan Kunjungi Timnas Denmark

Dia seketika terjatuh dan tak sadarkan diri di tengah laga sehingga harus ditarik keluar kala itu.

Beruntung, pemain berusia 29 tahun itu tersadar usai mendapat pertolong pertama, meski harus menjalani perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Kondisi Eriksen sekarang telah stabil dan dia telah berhasil menjalani operasi untuk memasang alat pacu jantung, Jumat (18/6/2021).

Namun, sejumlah ahli mengatakan Eriksen berpotensi tak bisa melanjutkan karier sebagai pesepak bola akibat jantungnya bermasalah.

Baca juga: Meski Sudah Pulih, Christian Eriksen Diprediksi Tak Bisa Bermain Lagi

Kembali ke soal Calhanoglu, kehadirannya dapat menjadi opsi menarik dan sepadan untuk jadi suksesor Eriksen jika skenario terburuk harus terjadi.

Berikut tiga alasan Hakan Calhanoglu bisa jadi pengganti Eriksen di Inter Milan.

1. Lebih Berpengalaman di Italia

Pemain AC Milan, Hakan CalhanogluDok. Twitter AC Milan Pemain AC Milan, Hakan Calhanoglu
Berbicara soal pengalaman, Calhanoglu merupakan pemain yang lebih berpengalaman dari Eriksen di Italia.

Eriksen baru bergabung dengan Inter pada Januari 2020 lalu, sedangkan Calhanoglu telah mencicipi Serie A dimulai dari membela AC pada medio 2017-2021.

Empat musim membela AC Milan, Calhanoglu telah tampil 172 kali dengan kontribusi 32 gol dan 48 assist di seluruh ajang.

Sayangnya, dia belum bisa membawa AC Milan berjaya karena kubu I Rossoneri "lambat" dalam mengembangkan tim.

Terlepas dari itu, pengalaman dan catatan pribadinya telah membuktikan bahwa Calhanoglu gelandang yang berkualitas dan bisa menjadi opsi menarik bagi Inter.

2. Seorang Playmaker seperti Eriksen

Sepakan bebas gelandang Inter Milan Christian Eriksen yang berujung gol ke gawang AC Milan pada laga perempat final Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (26/1/2021) atau Rabu dini hari WIB. MIGUEL MEDINA Sepakan bebas gelandang Inter Milan Christian Eriksen yang berujung gol ke gawang AC Milan pada laga perempat final Coppa Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (26/1/2021) atau Rabu dini hari WIB.

Satu hal yang paling membuat Calhanoglu diklaim dapat menggantikan Eriksen karena memiliki peran serupa.

Ya, Calhanoglu dan Eriksen merupakan pemain yang memiliki peran sebagai playmaker dalam tim yang dibelanya.

Peran tersebut sudah melekat bersama Calhanoglu saat memulai karier bersama Karlsruher SC (Divisi Dua Jerman, 2011).

Sementara, Eriksen mulai mengasah perannya sebagai playmaker ketika memperkuat Ajax Amsterdam pada 2009.

Kedua pemain juga memiliki kemiripan lainnya karena bisa bermain di segala posisi di lini tengah.

3. Spesialis Tendangan Bebas

Aksi playmaker AC Milan Hakan Calhanoglu pada laga lanjutan Serie A kontra Napoli di Stadion San Paolo, 22 November 2020. AFP/ANDREAS SOLARO Aksi playmaker AC Milan Hakan Calhanoglu pada laga lanjutan Serie A kontra Napoli di Stadion San Paolo, 22 November 2020.
Hakan Calhanoglu juga identik dengan Christian Eriksen dengan spesialis tendangan bebas.

Berdasarkan catatan transfermarkt, 16 dari 109 gol yang dicetak Eriksen lahir dari direct free kick.

Di sisi lain, Calhanoglu lebih apik lagi dengan 25 gol sepakan bebas dari 88 bola yang dilesakkan ke dalam gawang lawan sepanjang kariernya sejauh ini.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

PSSI Pastikan Justin Hubner Akan Bergabung dengan Timnas U23 Indonesia

PSSI Pastikan Justin Hubner Akan Bergabung dengan Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Visi Misi dan Profil Kandidat Pemimpin PWI Jaya 2024-2029 Kesit Budi Handoyo dan Theo Muhamad Yusuf

Visi Misi dan Profil Kandidat Pemimpin PWI Jaya 2024-2029 Kesit Budi Handoyo dan Theo Muhamad Yusuf

Liga Indonesia
Bayern Vs Arsenal, Ambisi Arteta Ciptakan Sejarah di Allianz Arena

Bayern Vs Arsenal, Ambisi Arteta Ciptakan Sejarah di Allianz Arena

Liga Champions
Persib Bandung Vs Persebaya, Laga Dihadiri Penonton, Syarat Dapat Tiket

Persib Bandung Vs Persebaya, Laga Dihadiri Penonton, Syarat Dapat Tiket

Liga Indonesia
Man City Vs Real Madrid, Kata Ancelotti soal Potensi Bahaya Haaland

Man City Vs Real Madrid, Kata Ancelotti soal Potensi Bahaya Haaland

Liga Champions
Hasil Borneo FC Vs Madura United, Pesut Etam Takluk 0-4 di Kandang

Hasil Borneo FC Vs Madura United, Pesut Etam Takluk 0-4 di Kandang

Liga Indonesia
Sikap Persik Usai Kalah Telak 0-7 dan Dituduh Match Fixing

Sikap Persik Usai Kalah Telak 0-7 dan Dituduh Match Fixing

Liga Indonesia
Penjelasan PBSI soal Skuad Indonesia untuk Thomas dan Uber 2024

Penjelasan PBSI soal Skuad Indonesia untuk Thomas dan Uber 2024

Badminton
Luapan Kebanggaan Mbappe Usai Singkirkan Barcelona dari Liga Champions

Luapan Kebanggaan Mbappe Usai Singkirkan Barcelona dari Liga Champions

Liga Champions
Kalah Mengejutkan, Bali United Evaluasi

Kalah Mengejutkan, Bali United Evaluasi

Liga Indonesia
Borneo FC Vs Madura United, Duel Papan Atas dan Energi Positif Usai Libur

Borneo FC Vs Madura United, Duel Papan Atas dan Energi Positif Usai Libur

Liga Indonesia
Bayern Vs Arsenal, Laga Pertaruhan Thomas Tuchel

Bayern Vs Arsenal, Laga Pertaruhan Thomas Tuchel

Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Australia di Piala Asia U23

Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia Vs Australia di Piala Asia U23

Timnas Indonesia
Penyebab Persebaya Dibuat Malu di Kandang Sendiri

Penyebab Persebaya Dibuat Malu di Kandang Sendiri

Liga Indonesia
Man City Vs Madrid: Citizens Siap Menderita, Kualitas Los Blancos Tak Sembarangan

Man City Vs Madrid: Citizens Siap Menderita, Kualitas Los Blancos Tak Sembarangan

Liga Champions
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com