Kompas.com - 19/06/2021, 14:20 WIB
Pemain PS Sleman musim 2021 asal Australia Aaron Evans (kiri) dan pemain naturalisasi Fabiano Beltrame (kanan). KOMPAS.com/Suci RahayuPemain PS Sleman musim 2021 asal Australia Aaron Evans (kiri) dan pemain naturalisasi Fabiano Beltrame (kanan).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Gegap gempita gelaran UEFA Euro 2020 ikut dirasakan gelandang PS Sleman, Aarons Evans.

Cukup menarik, dia menjagokan Belgia untuk menjadi juara. Negara yang notabene punya rekam jejak yang biasa-biasa saja selama sejarah keikutsertaannya di Euro.

“Saya pikir Belgia akan menang. Saya punya firasat dan mereka adalah tim yang kuat,” ujar pemain asal Australia kepada Kompas.com.

Baca juga: Pesan Christian Eriksen Usai Denmark Kena Comeback Belgia

Melihat dari rekam jejak sepak terjang Belgia di Euro masih kalah jauh dengan raksasa benua Eropa lain seperti seperti Jerman, Portugal, Spanyol, Inggris, Perancis, Belanda atau Italia.

Sejak Euro 2000 prestasi terbaik Belgia hanya sampai babak perempat final di Euro 2016. Tepatnya mereka finish di posisi ke-7 dari 24 tim yang ada usai tumbang 3-1 dari Wales.

Sedangkan pada Euro 2004, 2008, 2008 tim berjuluk Setan Merah tersebut tidak berpartisipasi karena tidak mampu lolos babak kualifikasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun pada Euro 2020 ini harus diakui Belgia tampil mengesankan. Mereka sukses mengemas dua kemenangan yang memastikan mereka lolos dari fase grup B.

Hal itu juga tidak lepas dari tangan dingin pelatih Spanyol Roberto Martinez yang didukung dengan amunisi pemain top hasil program pematangan usia dini mereka macam Romelu Lukaku, Thibaut Courtois, Alderweireld, Christian Benteke, Michy Batshuayi, dll.

Tak salah Aaron Evans menjatuhkan pilihan kepada tim Romelu Lukaku CS. Dia mengakui sangat menikmati pesta akbar antar tim Benua Biru tersebut. Bahkan dia menyempatkan diri menyaksikan pertandingan sebelum beristirahat.

Selama babak penyisihan persaingan pemain Aaron Evans melihat tak kalah ketat.

Seluruh pemain sama-sama berjuang ekstra keras untuk membawa timnya menjadi yang terbaik. Sangat sulit untuk menentukan pemain terbaik diantara yang terbaik.

“Sulit untuk memilih hanya 1 pemain di turnamen karena ada begitu banyak pemain yang sangat berkualitas”.

“Saya hanya menikmati mereka semua bermain untuk menunjukkan keahlian mereka untuk mewakili negaranya,” pungkas mantan pemain PSM Makassar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X