Kompas.com - 17/06/2021, 00:23 WIB
Penyerang Austria Marko Arnautovic (kiri) berselebrasi dengan gestur OK yang kontroversial, bersama rekan setimnya Konrad Laimer (kanan), usai mencetak gol ketiga ke gawang Makedonia Utara di penyisihan Grup C Euro 2020, Senin (14/6/2021) dini hari WIB di National Arena, Bukares, Romania. Austria menang 3-1 di pertandingan ini. AFP PHOTO/DANIEL MIHAILESCUPenyerang Austria Marko Arnautovic (kiri) berselebrasi dengan gestur OK yang kontroversial, bersama rekan setimnya Konrad Laimer (kanan), usai mencetak gol ketiga ke gawang Makedonia Utara di penyisihan Grup C Euro 2020, Senin (14/6/2021) dini hari WIB di National Arena, Bukares, Romania. Austria menang 3-1 di pertandingan ini.

KOMPAS.com - Marko Arnautovic diskors satu laga oleh UEFA akibat berlaku rasial pada laga Austria vs Makedonia Utara di Euro 2020.

Marko Arnautovic menjadi pengunci kemenangan 3-1 Austria atas Makedonia Utara di Stadion Arena Nationala, Minggu (13/6/2021).

Masuk pada menit ke-59, Arnautovic mencetak gol semenit menjelang waktu normal berakhir (89') untuk memastikan Austria mengemas tiga poin perdana di Grup C Euro 2020.

Layaknya pemain yang baru mencetak gol, Arnautovic pun langsung melakukan selebrasi setelahnya.

Namun, perayaan yang dilakukan bomber 32 itu terlihat tidak biasa dan cenderung kontroversial.

Baca juga: Austria Vs Makedonia Utara, Alaba Redam Gestur Kontroversial Arnautovic

Arnautovic tampak emosional. Dia mengeluarkan kata-kata tak terpuji sampai kapten Austria David Alaba harus mengendalikannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Alaba "menyumpal" mulut Arnautovic agar penyerang Shanghai Port itu berhenti berbicara.

Belakangan diketahui selebrasi Arnautovic itu merupakan serangan verbal kepada bek Makedonia Utara Ezgjan Alioski dan diyakini bernada rasial.

Alioski adalah pemain Makedonia Utara berdarah Albania, sedangkan Arnautovic adalah keturunan Serbia.

Hubungan etnis Serbia dan Albania memburuk karena pernah terlibat konflik kedaulatan (perang Yugoslavia dan Kosovo).

Baca juga: Profil David Alaba, Pemain Serba Bisa Timnas Austria di Euro 2020

Atas selebrasi yang mengundang kontroversi, Arnautovic pun meminta maaf lewat media sosial.

Namun, eks penyerang Inter Milan itu menegaskan bahwa dia tidak berlaku rasial seperti yang dituduhkan.

"Ada beberapa kata panas kemarin dalam emosi permainan dan saya ingin minta maaf, terutama kepada teman-teman saya dari Makedonia Utara dan Albania," tulisnya di Instagram, sebagaimana dikutip dari Goal, Rabu (16/6/2021).

"Saya ingin mengatakan satu hal dengan sangat jelas: saya tidak rasis! Saya punya teman di hampir setiap negara dan saya mendukung keragaman. Semua orang yang mengenal saya sadar akan hal itu," imbuhnya.

Arnautovic boleh meminta maaf, tetapi dia tidak bisa luput dari hukuman UEFA.

Baca juga: Klasemen Grup C Euro 2020 - Bungkam Ukraina, Belanda Tempel Austria

Dalam keputusannya, UEFA memberi sanksi berupa skorsing satu pertandingan untuk Arnautovic.

"Pemain Austria Marko Arnautovic diskors satu pertandingan berikutnya melawan tim perwakilan UEFA. Dia tak memenuhi syarat karena menghina pemain lain," bunyi pernyataan UEFA.

Dengan demikian, Arnautovic tidak bisa tampil saat Austria menghadapi Belanda pada matchday kedua Grup C Euro 2020, Jumat (18/6/2021) dini hari WIB.

Baca tentang


Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.