Neymar Sering Disebut Tukang Diving, Mbappe Pasang Badan

Kompas.com - 10/06/2021, 08:00 WIB
Pemain depan Prancis Paris Saint-Germain Kylian Mbappe (kanan) mendapat ucapan selamat dari pemain depan Paris Saint-Germain asal Brasil Neymar setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola L1 Prancis antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Montpellier Herault SC di stadion Parc des Princes di Paris, pada 1 Februari 2020. AFP/MARTIN BUREAUPemain depan Prancis Paris Saint-Germain Kylian Mbappe (kanan) mendapat ucapan selamat dari pemain depan Paris Saint-Germain asal Brasil Neymar setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola L1 Prancis antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Montpellier Herault SC di stadion Parc des Princes di Paris, pada 1 Februari 2020.

KOMPAS.com - Bintang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, membela rekan satu timnya, Neymar Jr, yang kerap disebut tukang diving atau sering berakting di lapangan.

Kritik terhadap Neymar terkait reaksi berlebihan di lapangan semakin sering terdengar sejak Piala Dunia 2018.

Dikutip dari situs FIFA, Neymar memang menjadi pemain yang paling sering dilanggar di Piala Dunia 2018, yakni sebanyak 23 kali.

Secara keseluruhan, Neymar tercatat menghabiskan waktu 14 menit terkapar di lapangan hingga babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Kritik yang tertuju kepada Neymar sebenarnya bukan karena dirinya sering terjatuh di lapangan.

Baca juga: Rumor Transfer, Real Madrid Mundur dari Perburuan Kylian Mbappe

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, pemain asal Brasil itu dikritik karena reaksinya setelah dilanggar dinilai terlalu berlebihan alias lebay.

Mendiang Diego Maradona, Eric Cantona, Lothar Matthaeaus, hingga legenda Brasil, Pele, adalah contoh empat sosok yang sudah pernah mengkritik Neymar.

Tidak main-main, Pele secara tidak langsung seperti malu karena Neymar yang merupakan produk asli Brasil dan Santos sering menunjukkan aksi aneh di lapangan.

"Neymar saat ini dikenal bukan karena gol, tetapi tindakan yang salah," kata Pele dikutip dari situs Sportskeeda pada 17 Desember 2018.

"Dia menunjukkan gestur aneh. Dia seperti sudah berlatih terjatuh ketika dilangar. Dia selalu membuat wasit sibuk," ucap Pele.

"Itulah penyebab mengapa dia saat ini memiliki citra negatif. Saya mengucapkan ini karena Neymar adalah anak kami. Dia adalah putra asli Santos," tutur Pele menambahkan.

Baca juga: VIDEO - Neymar Pincang Usai Kena Tekel Penggemar

Hingga saat ini, cap tukang diving masih melekat dengan Neymar.

Terkati hal itu, Mbappe buka suara dan membela Neymar. Mbappe menilai Neymar tidak pantas mendapatkan citra negatif seperti tukang diving.

Sebab, Mbappe mengaku sangat mengetahui pribadi Neymar di dalam dan luar lapangan.

Atas dasar itu, Mbappe memastikan bahwa Neymar tidak pernah berniat melakukan diving ataupun sengaja mudah terjatuh di lapangan.

"Neymar adalah salah satu teman terbaik saya. Sekarang banyak orang yang berbicara negatif tentang Neymar," kata Mbappe dikutip dari situs BILD.

"Mungkin hal itu disebabkan oleh beberapa kejadian di Piala Dunia 2018 ketika Neymar terjatuh dan terkapar di lapangan," ucap Mbappe.

"Namun, saya bisa meyakinkan Anda. Neymar adalah orang baik. Citra negatif yang melekat ke Neymar saat ini tidak benar," tutur Mbappe.

"Saya pikir orang yang sudah mengenal Neymar pasti akan memiliki penilaian yang berbeda," ucap pemain asal Perancis itu menambahkan.

Baca juga: Rumah Neymar Dibobol, Si Penyusup Mau Sampaikan “Suara Tuhan”

Neymar dan Mbappe saat ini sedang bersiap untuk menyambut turnamen besar bersama tim nasional masing-masing.

Neymar bersama timnas Brasil saat ini sedang bersiap untuk menghadapi Copa America 2020 yang dijadwalkan dimulai pada 14 Juni 2021.

Terkini, Neymar sukses mencetak satu gol untuk membantu timnas Brasil mengalahkan Paraguay 2-0 pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Conmebol, Selasa (8/6/2021).

Nantinya, Brasil akan bersaing dengan Kolombia, Ekuador, Peru, Venezuela di Grup A Copa America 2020.

Di sisi lain, Mbappe bersama timnas Perancis saat ini sedang bersiap menyambut Piala Eropa atau Euro 2020 yang akan dimulai pada 11 Juni 2021.

Perancis nantinya akan bersaing dengan Jerman, Hongaria, dan juara bertahan, Portugal, di Grup F Euro 2020.

Les Bleus, julukan timnas Perancis, dijadwalkan menghadapi Jerman terlebih dahulu pada laga pertama Grup F, Selasa (15/6/2021).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.