Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 09/06/2021, 21:00 WIB
Benediktus Agya Pradipta,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

Sumber Sky Sports

KOMPAS.com - Timnas Inggris memiliki masa lalu kelam saat melakoni adu penalti pada Piala Eropa atau Euro.

Berdasarkan data Sky Sports, timnas Inggris sudah tiga kali tersingkir dari Euro karena kalah adu penalti, yakni pada edisi 1996, 2004, dan 2012.

Timnas Inggris lewat pernyataan salah satu pemain, Luke Shaw, enggan mengulangi masa lalu kelam itu pada edisi terbaru, Euro 2020, yang akan digelar mulai Sabtu (12/6/2021) dini hari WIB.

Luke Shaw mengatakan bahwa timnas Inggris akan berlatih penalti sebelum fase gugur Euro 2020 agar tidak mengulangi masa lalu kelam tersebut.

Baca juga: Alarm Berbunyi, Inggris Menuju Euro 2020 dengan “Penyakit Endemik”

Luke Shaw berkata demikian setelah menjalani dua laga uji coba kontra Austria dan Romania sebagai persiapan menjelang Euro 2020.

Hasilnya, timnas Inggris besutan Gareth Southgate selalu mengakhiri kedua laga tersebut dengan kemenangan 1-0.

"Saya pikir untuk menang di turnamen besar, sebuah tim mungkin akan melalui babak adu penalti dan kami harus siap untuk itu," kata Luke Shaw, dikutip dari Sky Sports.

"Tentu saja pada dua pertandingan terakhir yang kami mainkan, kami memetik kemenangan. Itu sangat positif dan menuju ke arah yang semestinya," ujar Luke Shaw.

Baca juga: Hasil Uji Coba Euro 2020 - Inggris Tuntaskan Dendam, Belgia Menang Tipis

"Akan tetapi, kami pasti akan berlatih penalti. Tidak peduli seberapa jauh fase gugur, kami harus siap dan latihan akan membuat kami menjadi sempurna," imbuhnya.

"Kami perlu berlatih penalti macam apa yang akan kami lakukan dan siap untuk situasi itu, sehingga kami tidak terganggu karena memikirkan di mana kami akan meletakkan bola atau siapa yang akan mengambil penalti," tutur Luke Shaw menegaskan.

Halaman:
Baca tentang
Sumber Sky Sports
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Final Piala Dunia U17 2023 Jerman Vs Perancis: Ujian Tembok Ayam Jantan

Final Piala Dunia U17 2023 Jerman Vs Perancis: Ujian Tembok Ayam Jantan

Internasional
Milan Vs Frosinone, Pioli Jawab Maldini: Saya Tak Sendiriā€¦

Milan Vs Frosinone, Pioli Jawab Maldini: Saya Tak Sendiriā€¦

Liga Italia
Jadwal Final Piala Dunia U17 2023 Jerman Vs Perancis, Penentuan Juara Malam Ini

Jadwal Final Piala Dunia U17 2023 Jerman Vs Perancis, Penentuan Juara Malam Ini

Internasional
AC Milan Diguncang Maldini: Misteri Pemecatan, Konsep 35 Halaman Tanpa Jawaban

AC Milan Diguncang Maldini: Misteri Pemecatan, Konsep 35 Halaman Tanpa Jawaban

Liga Italia
Al Hilal Vs Al Nassr: Mitrovic Bintang, Ronaldo dkk Dilibas 10 Pemain

Al Hilal Vs Al Nassr: Mitrovic Bintang, Ronaldo dkk Dilibas 10 Pemain

Liga Lain
Klasemen Liga Italia: Juventus Pertama, Dibuntuti Duo Milan

Klasemen Liga Italia: Juventus Pertama, Dibuntuti Duo Milan

Liga Italia
Final Piala Dunia U17: Ulangan Final Euro U17, Jerman Siap Cetak Sejarah

Final Piala Dunia U17: Ulangan Final Euro U17, Jerman Siap Cetak Sejarah

Internasional
Hasil Monza Vs Juventus: Drama 2 Gol Injury Time, Bianconeri ke Puncak

Hasil Monza Vs Juventus: Drama 2 Gol Injury Time, Bianconeri ke Puncak

Liga Italia
Persib Bandung Vs PSM, Keuntungan Maung yang Bisa Jadi Bumerang

Persib Bandung Vs PSM, Keuntungan Maung yang Bisa Jadi Bumerang

Liga Indonesia
Mario Balotelli Ungkap Pelatih Terburuk Sepanjang Karier

Mario Balotelli Ungkap Pelatih Terburuk Sepanjang Karier

Liga Inggris
Tiga Evaluasi FIFA untuk Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U17

Tiga Evaluasi FIFA untuk Indonesia Sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U17

Liga Indonesia
Hasil Argentina Vs Mali 0-3, Les Aigles Peringkat 3 Piala Dunia U17 2023

Hasil Argentina Vs Mali 0-3, Les Aigles Peringkat 3 Piala Dunia U17 2023

Internasional
Selangkah Lagi Pecahkan Rekor, Ruberto Berpeluang Lewati Osimhen

Selangkah Lagi Pecahkan Rekor, Ruberto Berpeluang Lewati Osimhen

Internasional
Rindu Sepak Bola, Radja Nainggolan Tak Ragu Terima Bhayangkara FC

Rindu Sepak Bola, Radja Nainggolan Tak Ragu Terima Bhayangkara FC

Liga Indonesia
Final Piala Dunia U17 2023: Keberagaman yang Menyatukan Jerman dan Perancis

Final Piala Dunia U17 2023: Keberagaman yang Menyatukan Jerman dan Perancis

Sports
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com