SLEMAN, KOMPAS.com - Pemain muda PS Sleman Hokky Caraka mengaku bahwa dirinya belajar dari pemain senior Kim Jeffrey Kurniawan.
Hokky mengisahkan saat dirinya berlaga uji coba pada Jumat (4/6/2021) bersama tim berjulukan Super Elang Jawa itu.
Hokky mengatakan bahwa Kim memberi tahu dirinya pada peluang terakhir harusnya mengoper bola ke Irfan Jaya.
"Bukan menembak bola seorang diri dan hasilnya bola tidak masuk," kata Hokky menirukan ucapan Kim Jeffrey.
Baca juga: Sukses Berlatith dengan Senior, Penggawa Muda PS Sleman Incar 2 Hal
Kim Jeffrey juga mengatakan bahwa bila dioper ke Irfan Jaya, ada kemungkinan bola masuk ke gawang lawan.
Penggawa muda PS Sleman Hokky Caraka mengaku meraih sukses lantaran bisa ikut berlatih dengan para seniornya.
Latihan itu terwujud pada Senin (7/6/2021) sore di lapangan Yogyakarta Independent School (YIS) Sleman, Yogyakarta.
Sepulangnya mengikuti Garuda Select selama 6 bulan di Inggris, akhirnya ia dipercaya oleh tim pelatih untuk merasakan atmosfer latihan bersama Tim PS Sleman senior.
“Rasanya senang bisa berlatih dengan tim senior, bisa mencapai salah satu target saya," ucapnya.
Menurut Hokky Caraka, dirinya terus mengembangkan diri untuk memaksimalkan target.
"Saya masih tertinggal jauh dari para senior. Makanya, saya harus mengikuti mereka," ucapnya.
Menurut pemain mudah jebolan PSS Development Center itu masih banyak hal yang harus diperbaiki jika ingin mencapai target-target lainnya.
Di antaranya harus melatih fisik dan juga memperbaiki postur tubuh.
Ia pun percaya, perubahan tersebut akan didapati usai mengikuti program dari pelatih fisik PS Sleman, Danang Suryadi.
Sebelumnya, Direktur Keuangan PT Putra Sleman Sembada (PSS) Andy Wardhana mengatakan bahwa pihaknya terbuka untuk masuknya sponsor bagi lapangan Macanan.
Lapangan Macanan terletak di kawasan Prambanan, Sleman, Yogyakarta.
Di lapangan itu, PSS membangun tempat training center.
Peresmian pembangunan berlangsung pada Kamis (3/6/2021) sebagaimana keterangan resmi PS Sleman.
“Tentunya saja PS Sleman akan sangat terbuka bagi sponsor untuk ikut berpartisipasi, yakni menjadi sponsor kegiatan ataupun untuk branding lapangan Macanan itu sendiri,” tutur Andy.
Andy membeberkan bahwa pada tahap awal, pihaknya fokus pada pembenahan rumput lapangan.
"Ini memakan waktu sekitar enam bulan," kata Andy.
Andy menerangkan bahwa tempat TC akan dilengkapi dengan ruangan untuk kegiatan pelatihan atau coaching clinic.
"Ada juga ruang ganti bagi pemain," imbuhnya.
TC, lanjut Andy, akan mempunyai tribun berkapasitas 100 penonton dan kafe mini.
“Saya sangat berharap melalui tempat ini prestasi para Elang Muda dapat lebih ditingkatkan lagi ruang lingkupnya,” ujar Andy Wardhana menegaskan.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanPeriksa kembali dan lengkapi data dirimu.
Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.