Kompas.com - 03/06/2021, 10:30 WIB
Makan Konate merayakan gol yang dicetaknya pada laga Madura United vs Persebaya yang berlangsung pada laga terakhir penyisihan Grup A, Piala Gubernur Jawa Timur 2020, di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (14/2/2020). Kompas.com/Suci RahayuMakan Konate merayakan gol yang dicetaknya pada laga Madura United vs Persebaya yang berlangsung pada laga terakhir penyisihan Grup A, Piala Gubernur Jawa Timur 2020, di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (14/2/2020).

Sayangnya dia tidak mampu menunjukkan kontribusi nyata kepada tim. Akhirnya, dia dilego ke tim lain pada akhir musim, padahal Persebaya Surabaya berhasil menjadi juara Liga 2 2017.

Kemudian Robertino Pugliara mengambil alih nomor punggung 10 yang ditinggalkan Nerius Alom. Dengan segudang pengalaman, pemain Argentina tersebut langsung menjadi pemain penting bagi Persebaya Surabaya di Liga 1 2018.

Sayangnya petaka terjadi pada pekan ke-25 melawan Borneo FC. Tekel horor Wahyudi Hamisi membuat kaki kanannya patah.

Robertino Pugliara pun harus mengakhiri musim lebih cepat dan diketahui belum bermain lain hingga saat ini.

Pada musim 2019, nomor punggung 10 digunakan oleh Damian Lizio. Pemain berpaspor Bolivia tersebut datang dengan prestasi mentereng.

Dia tercatat pernah menjadi bagian timnas Bolivia tampil di Copa America 2015. Dia juga pernah merasakan dilatih Diego Simeone saat bermain bersama di klub raksasa Argentina, River Plate.

Awal kedatangannya, Damian Lizio tampil mengesankan di Piala Indonesia dan Piala Presiden. Namun memasuki pertengahan musim Liga 1 2019, performanya menurun drastis. Hingga akhirnya Persebaya Surabaya mendepaknya pada saat itu juga.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terakhir ada Makan Konate yang menjadi rekrutan fenomenal pada saat kedatangannya.

Saat direkrut pemain asal Mali tersebut menyandang status sebagai playmaker terbaik di Indonesia.

Makan Konate datang sebagai bagian ambisi Persebaya Surabaya untuk menjuarai Liga 1 2020. Kehadirannya membuat Persebaya yang beramunisi pemain-pemain papan atas menjadi favorit juara.

Sayangnya baru dua kali tampil bersama Persebaya Surabaya, kompetisi dihentikan karena pandemi Covid-19.

Makan Konate akhirnya memutuskan mundur dari Persebaya Surabaya dan bergabung dengan tim Liga Super Malaysia Terengganu FC.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.