Pelatih Persib Masih Berharap Liga 1 2021 Digelar dalam Format Home-Away

Kompas.com - 03/06/2021, 09:30 WIB
Duel dua pemain muda Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha (kiri) dan Syafril Lestaluhu (kanan), dalam game internal yang berlangsung di Stadion GBLA, Sabtu (29/5/2021). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHADuel dua pemain muda Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha (kiri) dan Syafril Lestaluhu (kanan), dalam game internal yang berlangsung di Stadion GBLA, Sabtu (29/5/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Operator kompetisi sepak bola Indonesia, PT Liga Indonesia Baru (LIB), akan menggelar manager meeting untuk membahas mekanisme format penyelenggaraan kompetisi 2021.

Manager meeting akan dilakukan secara virtual bersama perwakilan klub Liga 1 dan 2, Kamis (3/6/2021). Finalisasi terkait jadwal dan format kompetisi merupakan agenda pembahasan dalam manager meeting tersebut.

Pelatih Persib Robert Rene Alberts merapalkan harapan agar manager meeting berlangsung lancar, dan didapatkan keputusan yang tepat. Dia juga berharap agar kompetisi bisa digelar pada Juli 2021.

"Saya harap kami mendapat surat resmi dan persetujuan resmi bahwa liga akan dimulai. Dan juga didiskusikan bagaimana format liga nanti, apa alternatif dan opsinya," kata Alberts di Stadion GBLA, Kota Bandung, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Skuad Belum Lengkap, Persib Matangkan Rencana B

Alberts juga berharap agar kompetisi tetap diselenggarakan dengan format home-away, seperti penyelenggaraan kompetisi pada musim-musim sebelumnya. Pelatih asal Belanda itu tak menampik, agak merasa keberatan bila kompetisi digelar dengan format seri bubble to bubble.

"Saya pribadi mempertanyakan soal laga home and away yang normal seperti yang dilakukan di negara lain," ujar Alberts.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi mari kita lihat nanti. Harapan saya pribadi liga dimulai pada Juli dan kami bermain dalam format liga yang normal home and away," sambung dia.

Adapun mengenai regulasi pemain, Alberts berharap, keputusannya tidak diambil secara mendadak. Menurut pengalamannya, regulasi soal pemain di kompetisi Indonesia kerap kali diputuskan secara mendadak.

Tentu hal tersebut sering membingungkan klub. Oleh karena itu Alberts menyarankan bila ada pendapat terkait perubahan regulasi, terutama regulasi pemain, sebaiknya bisa dipertimbangkan untuk diterapkan pada kompetisi musim depan.

"Itu juga jadi hal yang setiap tahun regulasinya mengalami perubahan, dan pemberitahuannya sesaat sebelum liga dimulai," ujar Alberts.

"Harapan saya dengan kepemimpinan baru di otoritas sepakbola Indonesia, perubahan dilakukan tidak mendadak," tutur pelatih 66 tahun itu.

"Jika ingin menerapkan aturan baru seperti pengurangan pemain asing, soal kategori pemain muda di dalam tim," imbuh dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arti Julukan Juventus La Vecchia Signora, Si Nyonya Besar atau Si Nyonya Tua?

Arti Julukan Juventus La Vecchia Signora, Si Nyonya Besar atau Si Nyonya Tua?

Sports
Taufik Hidayat: Peluang Indonesia Juara Piala Thomas 2020 Sangat Besar!

Taufik Hidayat: Peluang Indonesia Juara Piala Thomas 2020 Sangat Besar!

Badminton
Hasil PSM Vs Bali United 2-1, Serdadu Tridatu Telan Kekalahan Perdana

Hasil PSM Vs Bali United 2-1, Serdadu Tridatu Telan Kekalahan Perdana

Liga Indonesia
Link Live Streaming Final Piala Thomas 2020 Indonesia Vs China, Mulai Pukul 18.00 WIB

Link Live Streaming Final Piala Thomas 2020 Indonesia Vs China, Mulai Pukul 18.00 WIB

Badminton
Kata PBSI soal Indonesia Tak Bisa Kibarkan Merah Putih di Podium Piala Thomas

Kata PBSI soal Indonesia Tak Bisa Kibarkan Merah Putih di Podium Piala Thomas

Badminton
Final Piala Thomas 2020, Alasan Marcus/Kevin Dipisah

Final Piala Thomas 2020, Alasan Marcus/Kevin Dipisah

Badminton
HT PSM Vs Bali United - Serdadu Tridatu Ditahan Tembok Kokoh Hilman Syah

HT PSM Vs Bali United - Serdadu Tridatu Ditahan Tembok Kokoh Hilman Syah

Liga Indonesia
Gary Neville: Mohamed Salah Harus Merasakan Atmosfer Real Madrid!

Gary Neville: Mohamed Salah Harus Merasakan Atmosfer Real Madrid!

Liga Inggris
Link Live Streaming Persija Vs Arema FC, Kickoff 18.15 WIB

Link Live Streaming Persija Vs Arema FC, Kickoff 18.15 WIB

Liga Indonesia
Pelatih Persija Jakarta Mengaku Resah dengan Jadwal Timnas yang Disebut Tidak Lazim

Pelatih Persija Jakarta Mengaku Resah dengan Jadwal Timnas yang Disebut Tidak Lazim

Liga Indonesia
Man United Gagal Menang Lagi, Bagaimana Nasib Solskjaer?

Man United Gagal Menang Lagi, Bagaimana Nasib Solskjaer?

Liga Inggris
Tanggapan PT LIB Soal Kisruh antara Ofisial Bhayangkara FC dan Persib

Tanggapan PT LIB Soal Kisruh antara Ofisial Bhayangkara FC dan Persib

Liga Indonesia
Profil Daniel Marthin, Partner Baru Kevin Sanjaya untuk Final Piala Thomas

Profil Daniel Marthin, Partner Baru Kevin Sanjaya untuk Final Piala Thomas

Sports
Line Up Indonesia Vs China di Final Piala Thomas 2020, Kejutan Duet Kevin/Daniel

Line Up Indonesia Vs China di Final Piala Thomas 2020, Kejutan Duet Kevin/Daniel

Badminton
Link Live Streaming PSM Vs Bali United, Kick-off 15.15 WIB

Link Live Streaming PSM Vs Bali United, Kick-off 15.15 WIB

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.