Chelsea Juara Liga Champions, Mimpi Buruk Pep Guardiola Berlanjut

Kompas.com - 30/05/2021, 08:00 WIB
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, berjalan melewati trofi Liga Champions seusai kekalahan melawan Chelsea di laga final di Stadion Dragao, Porto, pada Minggu (30/5/2021) dini hari WIB. AFP/SUSANA VERAPelatih Manchester City, Pep Guardiola, berjalan melewati trofi Liga Champions seusai kekalahan melawan Chelsea di laga final di Stadion Dragao, Porto, pada Minggu (30/5/2021) dini hari WIB.

Ketika melatih Barcelona, Pep Guardiola tercatat dua kali disingkirkan Chelsea pada semifinal Liga Champions musim 2009-2010 dan 2011-2012.

Baca juga: Chelsea Juara Liga Champions, Tuchel Buka Botol Sampai Lepas Sepatu

Dikutip dari situs Opta, Chelsea kini juga berstatus tim kedua yang berhasil mengalahkan pasukan Pep Guardiola di final sebuah turnamen.

Tim pertama yang mampu mengalahkan anak asuh Pep Guardiola di final turnamen adalah Real Madrid pada musim 2010-2011.

Guardiola kala itu gagal mengantar Barcelona menjadi juara Copa del Rey seusai kalah tipis 0-1 dari Real Madrid pada laga final.

Kekalahan dari Chelsea kali ini juga merusak rekor 100 persen kemenangan di final Liga Champions milik Pep Guardiola.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelum partai pamungkas musim ini, Pep Guardiola pernah dua kali mengantar Barcelona menjadi juara Liga Champions pada 2008-2009 dan 2010-2011.

Pep Guardiola tentu sangat terpukuk dengan kegagalan mengantar Man City menjadi juara Liga Champions musim ini.

Baca juga: Juara Liga Champions, Mason Mount Layangkan Pujian ke Man City

Sebab, Guardiola sudah menghabiskan waktu lima tahun untuk membangun Man City hingga berhasil menjadi finalis Liga Champions musim ini.

Itu adalah waktu terlama yang dihabiskan Pep Guardiola ketika melatih sebuah tim.

Tidak hanya itu, Pep Guardiola juga tercatat sudah menghabiskan uang sebesar 924,9 juta euro atau lebih dari Rp 15 triliun untuk membeli total 36 pemain selama melatih Man City.

Kini, Pep Guardiola harus bekerja keras lagi jika ingin masuk masuk jajaran pelatih tersukses dalam sejarah Liga Champions.

Daftar itu sejauh ini masih diisi oleh tiga pelatih, yakni Carlo Ancelotti, Zinedine Zidane, dan Bob Paisley, yang mengoleksi tiga gelar juara Liga Champions.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.