Kompas.com - 30/05/2021, 02:55 WIB
Gelandang Chelsea Kai Havertz mencetak gol pertama timnya pada laga final Liga Champions kontra Manchester City di Stadion Dragao, Porto, pada Minggu (30/5/201) dini hari WIB. AFP/CARL RECINEGelandang Chelsea Kai Havertz mencetak gol pertama timnya pada laga final Liga Champions kontra Manchester City di Stadion Dragao, Porto, pada Minggu (30/5/201) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Chelsea berhasil unggul 1-0 atas Manchester City pada babak pertama final Liga Champions 2020-2021.

Bertanding di Estadio do Dragao, Porto, Portugal, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB, Chelsea unggul berkat gol Kai Havertz jelang babak pertama berakhir (42').

Di sisi lain, Man City punya beberapa peluang mengancam gawang Chelsea.

Namun, pertahanan The Blues begitu rapat dan bek mereka disiplin sehingga peluang The CItizens selalu dimentahkan.

Baca juga: Final Liga Champions Man City Vs Chelsea: Pesan Drogba buat The Blues

Alhasil, Chelsea sukses menuai keunggulan pada laga bertajuk All England Final itu pada paruh pertama.

Jalannya pertandingan final Liga Champions

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Duel Manchester City vs Chelsea ini merupakan final Liga Champions/European Cup edisi ke-66.

Laga tersebut juga merupakan kali ketiga wakil Inggris saling bentrok di final Liga Champions setelah Chelsea vs Manchester United (2008) dan Liverpool vs Tottenham Hotspur (2019).

Bagi Man City, ini adalah final pertama sepanjang 141 tahun sejarah klub.

Adapun Chelsea melakoni final ketiganya di UCL dan berupaya meraih gelar kedua di kompetisi elite Benua Biru itu.

Berlaga di partai puncak Liga Champions, Man City dan Chelsea langsung tancap gas sejak wasit Antonio Miguel Mateu Lahoz meniup peluit babak pertama.

Baca juga: Final Liga Champions - Ganti Pelatih Tengah Musim Resep Juara Chelsea

Kedua tim langsung saling menunjukkan permainan terbuka dan melancarkan intensitas serangan yang tinggi.

Serangan mereka kerap kali sampai ke kotak penalti sejak awal dan saling merepotkan pertahanan.

Namun, kedisiplinan dalam bertahan juga mampu mereka pertontonkan para penyerang sulit menembus.

Memasuki 15 menit jalannya pertandingan, Chelsea membuat peluang begitu berbahaya.

Mason Mount menerima umpan terobosan dari lini tengah. Dia masuk ke dalam kotak penalti Man City dan mengirimkan cut-back.

Timo Werner kemudian menyambut bola dengan tembakan sentuhan mendatar dari jarak dekat.

Baca juga: Final Liga Champions Man City Vs Chelsea, City Dicap Gagal jika Kalah

Sayang, upayanya mampu ditahan oleh Ederson Moraes yang tepat dalam posisinya.

Manchester City yang terlihat mendominasi lini tengah membuat beberapa pergerakan yang cukup berbahaya.

Akan tetapi, ancaman nyata baru muncul pada menit ke-27 ketika pergerakan Kevin De Bruyne di sisi kiri penyerangan The Citizens membuat pertahanan Chelsea kerepotan.

De Bruyne kemudian dapat mengirimkan crossing mendatar ke dalam kotak penalti The Blues yang dapat diterima Phil Foden.

Gelandang asal Inggris itu pun berhasil menyonteknya, tetapi Antonio Ruedriger yang menjaga dapat melakukan blok krusial.

Si kulit bulat pun terpental sehingga peluang mencetak gol di depan mata Man City sirna.

Memasuki menit ke-35, kapten Chelsea Thiago Siliva terlihat kesakitan. Sebab, dia sebelumnya terlihat jatuh usai duel udara dengan Foden.

Silva pun menandakan sinyal pergantian pemain dan akhirnya dia diganti oleh Andreas Christensen pada menit ke-39.

Baca juga: Calon Pemain Kunci pada Final Liga Champions Man City Vs Chelsea

Sementara itu, Chelsea yang beberapa kali membuat peluang akhirnya mencetak gol pada menit ke-42.

Berawal dari umpan jauh Edouard Mendy ke arah Ben Chilwell, sang bek kiri lalu mengumpannya ke Mason Maount.

Mount yang melihat ruang di lini pertahanan Man City kemudian mengirimkan umpan terobosan akurat ke Kai Havertz.

Pemain asal Jerman itu pun langsung melakukan sprint yang tak bisa dikejar bek Man City dan melewati Ederson yang maju untuk menghalau bola.

Sukses melewati kiper Man City, Havertz dengan mudah menceploskan bola dengan kaki kirinya ke gawang yang sudah kosong.

Chelsea unggul 1-0 atas Man City. Keunggulan The Blues pun bertahan pada babak pertama.

MANCHESTER CITY vs CHELSEA 1-0 (Havertz 42')

MAN CITY (4-3-3): 31-Ederson; 2-Walker, 5-Stones, 3-Dias, 11-Zinchenko; 11-Bernardo Silva, 8-Guendogan, 47-Foden; 26-Mahrez, 12-De Bruyne 7-Sterling.

Cadangan: 13-Steffen, 33-Carson, 6-Ake, 9-Jesus, 10-Aguero, 14-Laporte, 16-Rodri, 17-Ferran, 22-Mendy, 25-Fernandinho, 20-Cancelo, 14-Garcia.

Pelatih: Pep Guardiola (SPA).

CHELSEA (4-3-3): 16-Mendy; 28-Azpilicueta, 6-Thiago Silva (4-Christensen 45'), 2-Ruediger; 24-James, 7-Kante, 5-Jorginho, 21-Chilwell; 29-Havertz, 11-Werner, 11-Mount.

Cadangan: 1-Kepa, 13-Caballero, 3-Alonso, 10-Pulisic, 15-Zouma, 17-Kovacic, 18-Giroud, 20-Hudson-Odoi, 22-Ziyech, 23-Gilmour, 33-Emerson.

Pelatih: Thomas Tuchel (JER).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Arif Dwi Pangestu, Pemanah Termuda Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Arif Dwi Pangestu, Pemanah Termuda Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Rekap Badminton Olimpiade Tokyo, Daddies-Minions Susul Greysia/Apriyani Juara Grup!

Rekap Badminton Olimpiade Tokyo, Daddies-Minions Susul Greysia/Apriyani Juara Grup!

Badminton
Medali-medali Indonesia di Olimpiade dari Masa ke Masa

Medali-medali Indonesia di Olimpiade dari Masa ke Masa

Sports
Kata Greysia/Apriyani Usai Tekuk Unggulan 1 Jepang dan Jadi Juara Grup

Kata Greysia/Apriyani Usai Tekuk Unggulan 1 Jepang dan Jadi Juara Grup

Badminton
Ketika Podium Skateboard Putri Olimpiade Tokyo Dikuasai Atlet Belasan Tahun...

Ketika Podium Skateboard Putri Olimpiade Tokyo Dikuasai Atlet Belasan Tahun...

Sports
Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Lolos ke Perempat Final!

Hasil Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Lolos ke Perempat Final!

Sports
Mengapa Atlet Olimpiade Menggigit Medali Saat Berpose di Podium?

Mengapa Atlet Olimpiade Menggigit Medali Saat Berpose di Podium?

Sports
Messi Kena “Uppercut” Petinju Juara Olimpiade, Ballon d’Or Jadi Pemicu

Messi Kena “Uppercut” Petinju Juara Olimpiade, Ballon d’Or Jadi Pemicu

Liga Spanyol
Hasil Olimpiade Tokyo 2020 - Via 3 Gim, Marcus/Kevin Mesti Akui Keunggulan Taiwan

Hasil Olimpiade Tokyo 2020 - Via 3 Gim, Marcus/Kevin Mesti Akui Keunggulan Taiwan

Badminton
Hasil Olimpiade Tokyo - Berjuang 3 Gim, Greysia/Apriyani Bekuk Unggulan 1 Jepang dan Juara Grup!

Hasil Olimpiade Tokyo - Berjuang 3 Gim, Greysia/Apriyani Bekuk Unggulan 1 Jepang dan Juara Grup!

Badminton
Video Ronaldo Inspirasi Peraih Medali Perunggu Judo Olimpiade Tokyo

Video Ronaldo Inspirasi Peraih Medali Perunggu Judo Olimpiade Tokyo

Sports
Soal Liga, PSSI dan PT LIB Harus Bisa Yakinkan Pemerintah

Soal Liga, PSSI dan PT LIB Harus Bisa Yakinkan Pemerintah

Liga Indonesia
Termasuk Eko Yuli Irawan, Inilah 4 Atlet Pencetak Sejarah di Olimpiade Tokyo 2020

Termasuk Eko Yuli Irawan, Inilah 4 Atlet Pencetak Sejarah di Olimpiade Tokyo 2020

Sports
Apresiasi untuk Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo, Bonus hingga Peluang Kerja

Apresiasi untuk Atlet Indonesia di Olimpiade Tokyo, Bonus hingga Peluang Kerja

Sports
Persib Buka Opsi Pinjamkan Pemain Muda ke Klub Lain

Persib Buka Opsi Pinjamkan Pemain Muda ke Klub Lain

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X