Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/05/2021, 21:40 WIB
|

KOMPAS.com - Rasa lapar trofi ala Cristiano Ronaldo menjadi contoh terbaik bagi andalan Man City, Ruben Dias, menjelang duel final Liga Champions melawan Chelsea.

Final Liga Champions 2020-2021 antara Man City vs Chelsea akan dipentaskan di Estadio do Dragao, Sabtu (29/5/2021) atau Minggu (30/5/2021) dini hari pukul 02.00 WIB.

Pilar lini belakang Man City, Ruben Dias, mengaku banyak belajar dari sang kompatriot asal Portugal yang kini mentas bareng Juventus, Cristiano Ronaldo.

Jika bicara Liga Champions, Ronaldo merupakan contoh yang sempurna.

CR7, inisial beken Ronaldo, sampai dijuluki Mr. Champions League mengingat saking seringnya dia tampil sebagai juara.

Ronaldo sudah mengoleksi 5 trofi Liga Champions, empat bersama Real Madrid dan satu semasa masih memperkuat Man United.

Baca juga: 5 Fakta Jelang Final Liga Champions Man City vs Chelsea

Di lain sisi, baru kali ini Ruben Dias dan Man City mentas di final Liga Champions.

“Belakangan ini kami memiliki Cristiano Ronaldo yang memberikan contoh terbaik,” kata Ruben Dias kepada The Times.

“Dia adalah panutan untuk Portugal, buat semua orang. Dia adalah contoh dari mentalitas yang harus Anda miliki, menang, dan setelah itu terus menang, selalu menginginkan lebih. Itulah caranya hidup,” tutur Ruben Dias.

Rasa lapar penting untuk terus dijaga Man City mengingat “perut” mereka sudah agak terisi menjelang final Liga Champions melawan Chelsea.

Man City berangkat menuju final Liga Champions 2020-2021 dengan bekal sepasang raihan trofi Piala Liga Inggris dan Liga Inggris.

Baca juga: Rekor Buruk Debutan Final Liga Champions, Man City di Bawah Bayang-bayang

Jika ingin menutup musim ini dengan raihan treble, Man City mesti "mengosongkan isi perut" mereka saat bersua Chelsea di final Liga Champions.

Teladan Ronaldo dan spirit khas Portugal menjadi modal Ruben Dias untuk meraih kesuksesan di final Liga Champions bersama Man City.

“Itu ada diri kami, cara kami mencintai sepak bola, budaya di Portugal.”

“Pada masa sekarang anak-anak bermain game FIFA di rumah, tapi saat saya kecil, saya bermain sepak bola setiap hari di sekolah, sebelum kelas dimulai pada siang.”

“Itulah spirit yang merasuk ke dalam jiwa setiap orang Portugal. Sejarah dan budaya membuat kami percaya bisa menjadi hebat,” kata Ruben Dias yang awal musim ini direkrut Man City dari Benfica.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sumber The Times
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+