Kompas.com - 29/05/2021, 08:20 WIB
Pemain naturalisasi Greg Nwokolo dan pelatih Jaino Matos. KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain naturalisasi Greg Nwokolo dan pelatih Jaino Matos.

“Ini namanya high performance training. Kenapa saya melakukan ini? Supaya ketika bergabung dengan klub, saya tidak tertinggal jauh dengan pemain lain,” ujar pemain berusia 35 tahun tersebut kepada Kompas.com.

“Kalau kita hitung para pemain lain kan habis bermain di Piala Menpora. Lewat latihan seperti ini, saya tidak akan tertinggal jauh dengan mereka. Jadi, ketika saya bergabung kembali dengan tim, saya bisa seimbang karena sudah latihan high intensity.”

Baca juga: Ramai Wacana Hapus Degradasi, Greg Nwokolo Bagikan Pengalaman di Thailand

“Selain itu, risiko cedera juga jadi lebih kecil, karena itu saya latihan,” imbuhnya.

Komitmen yang ditunjukan Greg Nwokolo layak mendapat pujian. Sebab, hanya segelintir pemain punya kesadaran untuk tetap berdedikasi walaupun tidak ada kontrol dari pihak lain.

Meski demikian, pemain jebolan Liga Singapura tersebut membumi. Baginya, setiap pemain punya cara sendiri untuk tetap profesional.

“Orang berbeda, kalau saya setelah vakum selama 1 tahun saya ingin kembali dengan kondisi sama. karena itu saya banyak melakukan improvisasi latihan.”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Sama ketika saya kembali ke Jakarta nanti saya akan melanjutkan latihan dengan bersepeda, main sepak bola, seperti itu,” pungkasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.