Kompas.com - 26/05/2021, 23:20 WIB
Unai Emery terus membukukan catatan gemilang di Liga Europa, Jumat (19/4/2019) AFPUnai Emery terus membukukan catatan gemilang di Liga Europa, Jumat (19/4/2019)

KOMPAS.com - Unai Emery menegaskan bahwa laga final Liga Europa Villarreal vs Manchester United bukan ajang balas dendam kepada tim Inggris.

Unai Emery punya pengalaman yang tidak menyenangkan selama 18 bulan melatih klub ibu kota Inggris, Arsenal.

Juru taktik asal Spanyol itu banyak menerima kritik. Sampai-sampai aksen Inggrisnya pun menjadi bahan olokan.

Padahal, Emery berhasil mengantar Arsenal ke final Liga Europa 2018-2019 atau pada musim pertamanya di London, meski di final harus kalah 1-4 dari Chelsea.

Baca juga: Final Liga Europa Villarreal Vs Man United, Adu Penalti Jadi Penentu?

Emery akhirnya dipecat The Gunners pada November 2019. Dia sempat rehat beberapa bulan sebelum menerima pinangan Villarreal pada awal musim 2020-2021.

Pada musim pertamanya bersama Villarreal, Emery pun berhasil mencapai final Liga Europa dan akan menghadapi tim Inggris, Manchester United.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Laha Villarreal vs Man United itu akan digelar di Stadion Energa, Gdansk, Polandia, Kamis (27/5/2021) pukul 02.00 dini hari WIB.

Emery pun berkesempatan untuk membalas sakit hatinya kepada klub atau orang Inggris dalam pertandingan tersebut.

Baca juga: Villarreal Vs Man United, Unai Emery Dihantui Catatan Buruk

Namun, dalam konferensi pers menjelang laga, Emery menegaskan duel tersebut bukan menjadi ajang balas dendam baginya.

"Tidak ada balas dendam dengan tim atau siapa pun di Inggris," ucap Emery, sebagaimana dikutip dari BBC, Rabu (26/5/2021).

Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Presiden Arema FC soal Tanpa Pemain Asing di Piala Wali Kota Solo

Kata Presiden Arema FC soal Tanpa Pemain Asing di Piala Wali Kota Solo

Liga Indonesia
Euro 2020 - Bagaimana Cara Menentukan Tim Peringkat Ketiga Terbaik?

Euro 2020 - Bagaimana Cara Menentukan Tim Peringkat Ketiga Terbaik?

Sports
Skuad Argentina untuk Copa America 2021

Skuad Argentina untuk Copa America 2021

Sports
Inpres Sepak Bola Nasional Jadi Tulang Punggung Bina Pemain Usia Muda

Inpres Sepak Bola Nasional Jadi Tulang Punggung Bina Pemain Usia Muda

Liga Indonesia
Bawa Finlandia Menang, Joel Pohjanpalo Enggan Selebrasi demi Eriksen

Bawa Finlandia Menang, Joel Pohjanpalo Enggan Selebrasi demi Eriksen

Internasional
Portugal dan Ronaldo di Euro 2020, Harga Mati buat Pelatih Arema FC

Portugal dan Ronaldo di Euro 2020, Harga Mati buat Pelatih Arema FC

Liga Indonesia
Jadwal Copa America 2021, Brasil Vs Venezuela Laga Pembuka

Jadwal Copa America 2021, Brasil Vs Venezuela Laga Pembuka

Internasional
Persib Vs Tira Persikabo, Maung Bandung Terkendala Penyelesaian Akhir

Persib Vs Tira Persikabo, Maung Bandung Terkendala Penyelesaian Akhir

Liga Indonesia
Finlandia Menang, Pelatih Ungkap yang Dikatakan Sikapi Eriksen Kolaps

Finlandia Menang, Pelatih Ungkap yang Dikatakan Sikapi Eriksen Kolaps

Internasional
Uji Coba PS Sleman, Tiga Gelandang Dapat Kesempatan dari Dejan Antonic

Uji Coba PS Sleman, Tiga Gelandang Dapat Kesempatan dari Dejan Antonic

Liga Indonesia
Copa America: Sejarah, Peraih Juara Terbanyak, dan Kontroversi

Copa America: Sejarah, Peraih Juara Terbanyak, dan Kontroversi

Sports
Kisah di Balik Sebutan Julukan Generasi Emas Belgia

Kisah di Balik Sebutan Julukan Generasi Emas Belgia

Sports
Sikap Rekan Saat Eriksen Kolaps, Bentuk Perisai hingga Barikade Tandu

Sikap Rekan Saat Eriksen Kolaps, Bentuk Perisai hingga Barikade Tandu

Internasional
Simon Kjaer dan 4 Pahlawan Lapangan Hijau yang Berperan Besar Selamatkan Nyawa Pemain Lain

Simon Kjaer dan 4 Pahlawan Lapangan Hijau yang Berperan Besar Selamatkan Nyawa Pemain Lain

Sports
Penjelasan Dokter Timnas Denmark soal Momen Kolaps Christian Eriksen

Penjelasan Dokter Timnas Denmark soal Momen Kolaps Christian Eriksen

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X