Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Singo Edan Tak Kecewa Arthur Cunha Pindah ke Lain Hati

Kompas.com - 22/05/2021, 13:00 WIB
Suci Rahayu,
Firzie A. Idris

Tim Redaksi

MALANG, KOMPAS.com - Arema FC tidak kecewa dengan keputusan Arthur Cunha da Rocha yang memutuskan untuk bergabung dengan klub Malaysia ketimbang kembali ke kubu Singo Edan.

Meski pahit, Arema FC tetap menghormati keputusan pemain yang sempat menjadi benteng tangguh tim musim 2017-2019 tersebut.

"Pembicaraan belum ada titik kesepakatan, karena Arema harus bermusyawarah terlebih dahulu dengan pelatih kepala. Jika satu pihak mungkin memiliki keputusan lain, kami juga harus menghormati," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

Sebelumnya, Arema FC cukup percaya diri bisa memulangkan bek asal Brasil tersebut.

Baca juga: Resmi Diperkenalkan, Pelatih Arema FC Langsung Bicara Soal Perekrutan Pemain

 

Komunikasi berjalan intens dan sudah sampai pada kesepakatan secara lisan.

Bahkan, General Manajer Arema FC, Ruddy Widodo mengklaim sudah mengirimkan surat penawaran kontrak kepada Arthur.

Sumber internal lain menyebutkan manajemen juga sudah membuatkan visa untuk Arthur dan sudah keluar sejak bulan keempat.

Namun, pada Jumat (21/05/2021), Arthur Cunha melalui akun Instagramnya mengumumkan diri akan memulai petualangan baru bersama dengan klub Malaysia.

Arthur Cunha pun tidak akan memperkuat Arema FC untuk musim 2021.

“Kepada semua Aremania/Nita, terima kasih atas semua dukungannya! Saya berterima kasih atas setiap pesan, unggahan, ikatan persahabatan yang saya buat serta setiap cerita yang kita tulis bersama,” bunyi petikan unggahan Arthur di akun Instagramnya @arthurcunha90

"Siapa tahu masa depan akan berpihak kepada kita. Namun, sekarang, Malaysia, saya datang!"

Arthur Cunha ditengarai mengambil langkah tersebut karena pihak Arema FC masih membutuhkan waktu untuk mengambil keputusan.

Sehingga, dia memutuskan untuk ke Malaysia yang sudah memberikan kejelasan.

Sudarmaji menjelaskan saat ini tim sedang menjalani inventarisasi oleh pelatih baru Eduardo Almeida.

Pelatih asal Portugal tersebut sedang melakukan observasi mendetail untuk mengukur kedalaman pemain, keunggulan, kekurangan dan kebutuhan tim.

Eduardo Almeida menegaskan tidak ingin terburu-buru merekrut pemain baru sebelum mengantongi hasil analisis kebutuhan tim terlebih dahulu.

Sehingga, semua keputusan yang diambil bisa efisien dan tepat sasaran.

"Saat ini kami sedang intensif membahas detail performa dan kebutuhan pemain. Pelatih kepala lebih fokus merangkum performa satu per satu pemain lokal yang kami miliki," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Persebaya Vs Bali United, Mental Kuat Bajul Ijo

Liga Indonesia
Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Klasemen Liga Italia: Inter Scudetto, Jauhi Milan dan Juventus

Liga Italia
Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Fakta Menarik Korsel, Lawan Timnas U23 Indonesia di Perempat Final Piala Asia U23

Liga Indonesia
Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Babak Akhir Ten Hag di Man United, Disebut Tidak Ada Jalan Kembali

Liga Inggris
Respons Pemain Persib Usai Ikuti 'Kelas' VAR Liga 1

Respons Pemain Persib Usai Ikuti "Kelas" VAR Liga 1

Liga Indonesia
Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Format Baru Liga 1 Disebut Seru, Apresiasi Trofi untuk Borneo FC

Liga Indonesia
Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Persib Dapat Sosialisasi Penerapan VAR untuk Championship Series Liga 1

Liga Indonesia
Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Cara AC Milan Ganggu Pesta Scudetto Inter Milan di San Siro

Liga Italia
Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Indonesia Cetak Sejarah di Piala Asia U23, Kekuatan Poros Ernando-Rizky Ridho

Timnas Indonesia
Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Pelatih Timnas U23 Korea Terkejut dengan STY, Indonesia Lawan Sulit

Timnas Indonesia
Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Indonesia Vs Korea Selatan: PSSI Upayakan Nathan Tjoe-A-On Kembali

Timnas Indonesia
Inter Juara Serie A, 'Demonismo', dan Karya Master Transfer Marotta

Inter Juara Serie A, "Demonismo", dan Karya Master Transfer Marotta

Liga Italia
Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi 'Superpower' di Asia

Pengamat Australia Soal Syarat Timnas Indonesia Jadi "Superpower" di Asia

Timnas Indonesia
Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut 'Rematch'

Kontroversi Gol Hantu di El Clasico, Barcelona Siap Tuntut "Rematch"

Liga Spanyol
STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

STY Paham Korea Selatan, Disebut Senjata Tertajam Timnas U23 Indonesia

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com