Final Piala FA Chelsea Vs Leicester: Thomas Tuchel Masih Marah

Kompas.com - 15/05/2021, 17:30 WIB
Pelatih Chelsea Thomas Tuchel (jaket hitam) berselebrasi setelah timnya mencetak gol kedua dalam pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions UEFA antara Chelsea vs Real Madrid di Stamford Bridge pada 5 Mei 2021. AFP/GLYN KIRKPelatih Chelsea Thomas Tuchel (jaket hitam) berselebrasi setelah timnya mencetak gol kedua dalam pertandingan sepak bola semifinal leg kedua Liga Champions UEFA antara Chelsea vs Real Madrid di Stamford Bridge pada 5 Mei 2021.
|

KOMPAS.com - Menjelang duel melawan Leicester City di final Piala FA 2020-2021, pelatih Chelsea, Thomas Tuchel, mengaku masih marah.

Chelsea asuhan Thomas Tuchel bakal menantang Leicester dalam partai final Piala FA 2020-2021 di Stadion Wembley, Sabtu (15/5/2021) pukul 23.15 WIB.

Thomas Tuchel menatap laga final Piala FA dengan masih menyimpan kemarahan.

Penyebabnya adalah kekalahan konyol yang diderita Chelsea dalam laga terkini mereka di Liga Inggris melawan Arsenal, 13 Mei silam.

Chelsea takluk 0-1 dan gol kemenangan Arsenal yang dicetak oleh Emile Smith Rowe, bersumber dari kesalahan yang tidak perlu.

Operan sembrono Jorginho kepada Kepa Arrizabalaga menjadi pangkal bencana. Situasi tersebut memicu kemelut yang berujung kepada gol Emile Smith Rowe.

Baca juga: Tekuk Man City, Thomas Tuchel Pede Tatap Final Liga Champions

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Padahal, kemenangan atas Arsenal sejatinya akan menyegel tempat Chelsea di zona Liga Champions, alias empat besar.

Kekalahan tersebut tampak masih begitu membekas di benak Tuchel. Ia mengaku masih dalam mode marah kala menyambut duel kontra Leicester di final Piala FA.

“Ini adalah momen untuk melangkah dan menikmati level tertinggi dengan cara menderita dan membantu satu sama lain di lapangan.”

“Saya belum berada dalam mode untuk menikmatinya. Saya masih sedikit limbung oleh kekalahan terakhir tim.”

“Saya lebih merasa marah, mode marah. Saya tak marah kepada diri sendiri atau pemain, tapi lebih kepada hasil dan kesempatan yang kami lewatkan,” kata Tuchel seperti dilansir BBC.

Kemarahan Tuchel coba dijadikan bahan bakar Chelsea untuk melanjutkan performa apik di ajang Piala FA musim ini.

Baca juga: Daftar Juara Piala FA, Kejuaraan Sepak Bola Tertua di Dunia

Sejak ditukangi Tuchel mulai putaran kelima Piala FA, Chelsea selalu menang di waktu normal tanpa pernah merasakan kebobolan.

Berturut-turut tim yang menjadi korban Chelsea adalah Barnsley (1-0), Sheffield United (2-0), dan Manchester City (1-0).

Tuchel pun menjadi pelatih Jerman pertama yang mengantar sebuah tim ke final Piala FA.

“Ini adalah laga besar, ini adalah Wembley, sebuah partai final Piala FA. Final pertama saya di sini, di Inggris,” kata Tuchel dalam sesi konferensi pers, Jumat (14/5/2021).

“Sebuah momen besar, tapi saya tak mau dibuat terlena dengan muatan emosional laga besok,” ujar eks pelatih Mainz itu menambahkan.



Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Uji Coba, Man United Takluk dari Tim Kasta Kedua Liga Inggris

Hasil Uji Coba, Man United Takluk dari Tim Kasta Kedua Liga Inggris

Liga Inggris
Olimpiade Tokyo 2020, Kebanyakan Anggota Delegasi Kirgistan dan Tajikistan Tak Pakai Masker

Olimpiade Tokyo 2020, Kebanyakan Anggota Delegasi Kirgistan dan Tajikistan Tak Pakai Masker

Sports
Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Temukan 17 Kasus Baru Covid-19

Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Temukan 17 Kasus Baru Covid-19

Sports
Gugur di Babak Penyisihan Tenis Meja, Atlet Termuda di Olimpiade Tokyo Kirim Pesan Menyentuh

Gugur di Babak Penyisihan Tenis Meja, Atlet Termuda di Olimpiade Tokyo Kirim Pesan Menyentuh

Sports
Eks Timnas U19 Resmi Direkrut Klub Spanyol

Eks Timnas U19 Resmi Direkrut Klub Spanyol

Liga Indonesia
Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Peringkat Ke-19

Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Indonesia Peringkat Ke-19

Sports
Mengenal Standing Start dalam Kompetisi Lari

Mengenal Standing Start dalam Kompetisi Lari

Sports
Angkat Besi Indonesia dan Tradisi Medali Olimpiade

Angkat Besi Indonesia dan Tradisi Medali Olimpiade

Sports
Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020: Belanda-Brasil Seri, AS Pecah Telur

Hasil Sepak Bola Olimpiade Tokyo 2020: Belanda-Brasil Seri, AS Pecah Telur

Internasional
Sebelum Raih Medali di Olimpiade Tokyo, Windy Cantika Jalani Persiapan Sampai Berdarah-darah

Sebelum Raih Medali di Olimpiade Tokyo, Windy Cantika Jalani Persiapan Sampai Berdarah-darah

Sports
Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Belum Mau Pikirkan Laga Vs Wakil Malaysia

Olimpiade Tokyo 2020, Ahsan/Hendra Belum Mau Pikirkan Laga Vs Wakil Malaysia

Badminton
Langkah Windy Cantika, dari Positif Covid-19, Bangkit, hingga Sumbang Medali!

Langkah Windy Cantika, dari Positif Covid-19, Bangkit, hingga Sumbang Medali!

Sports
Olimpiade Tokyo 2020, Jadi Peraih Medali Pertama Indonesia, Windy Cantika Ungkap Kunci Kesuksesannya

Olimpiade Tokyo 2020, Jadi Peraih Medali Pertama Indonesia, Windy Cantika Ungkap Kunci Kesuksesannya

Sports
PS Sleman Perkenalkan Cita Mas Jajar, Pemain Baru?

PS Sleman Perkenalkan Cita Mas Jajar, Pemain Baru?

Liga Indonesia
Olimpiade Tokyo 2020, Kunci Kemenangan Cepat Ahsan/Hendra atas Wakil Kanada

Olimpiade Tokyo 2020, Kunci Kemenangan Cepat Ahsan/Hendra atas Wakil Kanada

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X