Kompas.com - 13/05/2021, 20:12 WIB
Cristiano Ronaldo merayakan keberhasilan Portugal menjadi juara UEFA Nations League 2019 di Estadio do Dragao, Porto, Portugal. Venue tersebut juga menjadi lokasi final Liga Champions 2020-2021. AFP/PATRICIA DE MELO MOREIRACristiano Ronaldo merayakan keberhasilan Portugal menjadi juara UEFA Nations League 2019 di Estadio do Dragao, Porto, Portugal. Venue tersebut juga menjadi lokasi final Liga Champions 2020-2021.

KOMPAS.com - UEFA memastikan final Liga Champions akan bergulir di Estadio do Dragao di Porto. Sebanyak 6.000 suporter dari masing-masing kubu akan bisa menghadiri pertandingan Manchester City vs Chelsea tersebut.

Pertandingan final Liga Champions akan mempertemukan Manchester City dan Chelsea pada Sabtu (29/5/2021).

Partai final Liga Champions sejatinya akan bergulir di Stadion Ataturk, Istanbul, Turki.

Namun, Turki masuk ke daftar merah destinasi bepergian dari Pemerintah Inggris di tengah pandemi.

Alhasil, para fans kedua kubu tak akan diperbolehkan pergi ke laga final tersebut.

"UEFA berpikir bahwa semua perlu dilakukan untuk memastikan para suporter kedua kubu bisa hadir setelah satu tahun dikunci keluar dari stadion," tulis pernyataan resmi UEFA.

Baca juga: Final Liga Champions: UEFA Tugaskan Wasit Mimpi Buruk Guardiola

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

UEFA lalu berencana untuk memindahkan pertandingan final ke Inggris tetapi hal ini tak memungkinkan setelah memperhitungkan semua kebutuhan karantina dari Inggris Raya.

"Otoritas Portugis dan FPF (Federasi sepak bola Portugal) akhirnya masuk dan bekerja cepat bersama UEFA untuk menawarkan venue final," tulis mereka lagi.

"Portugal masuk daftar hijau destinasi bagi Inggris, sehingga fans dan para pemain yang hadir ke final tak perlu menjalani karantina seusai pulang."

UEFA turut menyuarakan penyesalannya dan apresiasi kepada otoritas sepak bola Turki dan berjanji akan mencari kesempatan pada masa yang akan mendatang bagi kota Istanbul.

UEFA juga menyampaikan bahwa 6.000 tiket akan tersedia bagi para pendukung masing-masing tim, sama seperti jumlah yang direncanakan di Istanbul.

"Saya pikir kita semua setuju bahwa pengalaman dalam setahun terakhir tak akan pernah kita lewati lagi," tutur Presiden UEFA Aleksander Ceferin.

Baca juga: Klopp: Bukan Salah Man United jika Liverpool Gagal ke Liga Champions

"Para fans harus menderita lebih sepanjang 12 bulan terakhir dengan mereka tak bisa melihat tim kesayangan beraksi secara langsung."

"Lolos ke final Liga Champions adalah puncak sepak bola klub. Kami tak akan menghilangkan kesempatan itu lagi kepada para fans dan saya bahagia suatu kompromi bisa tercapai."

Estadio do Dragao sendiri menjadi tuan rumah kompetisi antarnegara terbaru UEFA, Nations League, yang mempertemukan Portugal vs Belanda pada 9 Juni 2019.

"Saya harap final ini akan menjadi simbol kebangkitan Eropa dari periode sulit dan para fans yang bisa menonton langsung akan dapat sekali lagi menyumbangkan suara mereka demi menunjukkan bahwa final ini adalah yang terbaik di sepak bola level klub."



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X