Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/05/2021, 07:00 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com - Farshad Noor belum berpikir soal masa depannya usai terdepak dari skuad Persib Bandung. Farshad mengatakan saat ini dirinya masih fokus mempersiapkan diri untuk tampil bersama timnas Afghanistan dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

Meski begitu, Farshad takkan menolak bila ada klub Liga 1 2021 lain yang tertarik untuk meminangnya.

Gelandang berusia 26 tahun itu mengaku kerasan tinggal di Indonesia. Dia juga menyukai orang-orang Indonesia yang ramah dan bersahabat.

"Rencana saya hanya fokus bersama tim nasional. Namun, saya sebelumnya pernah berbicara untuk tetap di Indonesia," kata Farshad kepada wartawan, belum lama ini.

"Saya harap bisa tinggal di sini, saya suka di sini. Saya suka orang-orangnya, negaranya, tinggal bagaimana saya menyesuaikan gaya bermain, itu saja," sambung dia.

Baca juga: Uji Tanding Indonesia Vs Afghanistan Jadi Ajang Pembuktian Farshad Noor

Bersama timnas Afghanistan, Farshad akan memainkan lima pertandingan yang terdiri dari dua uji tanding menghadapi Indonesia dan Singapura.

Kemudian, negaranya akan bertanding di tiga laga kualifikasi Piala Dunia menghadapi Bangladesh, India, dan Oman.

Dikatakan Farshad, dirinya yakin bisa menampilkan performa terbaik dalam lima pertandingan tersebut terlebih saat beruji tanding melawan Indonesia.

Menurutnya, laga tersebut akan menjadi panggung pembuktian setelah terdepak dari skuad Persib.

"Tentu saja, saya menantikan itu. Mereka bisa melihat saya ketika melawan Indonesia tentunya. Mereka bisa menemukan bagaimana cara kami bermain," tegas Farshad.

Sebelumnya, Farshad sempat bermain bersama Persib di Piala Menpora 2021.

Baca juga: Manajemen Persib Sebut Pencoretan Farshad Noor Sudah Sesuai Klausul

 

Saat itu, Farshad tidak mengetahui kalau statusnya di klub berjulukan Maung Bandung itu adalah pemain seleksi.

Pasalnya, sebelum bergabung dan bermain di Piala Menpora, dia sudah lebih dulu menandatangani kontrak berdurasi satu musim bersama Persib.

Akan tetapi, pada akhirnya Persib memutuskan tidak melanjutkan kerjasama dengan Farshad.

Pemain jebolan Akademi PSV Eindhoven itu dianggap tak memenuhi ekspektasi.

"Tidak ada yang memberi tahu saya soal trial. Ketika kami lolos ke final, tiba-tiba status saya di Persib adalah trial. Saya katakan, ini mustahil untuk menunjukkan kemampuan terbaik pada kalian," ungkap Farshad.

Gelandang Persib Bandung, Farshad Noor, dalam sesi latihan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (08/04/2021). KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA Gelandang Persib Bandung, Farshad Noor, dalam sesi latihan Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (08/04/2021).

"Sebab, saya sebelumnya tidak bermain selama satu setengah tahun karena pandemi virus corona. Memang saya diberi waktu untuk mengembalikan performa tapi waktunya terlalu singkat dari yang diharapkan," tegas dia.

Farshad tidak marah dan sedih setelah terdepak dari Persib. Sebaliknya, dia justru termotivasi untuk menunjukkan kualitas yang sebenarnya.

"Saya hanya terkejut tapi tidak marah atau sedih. Ini justru menjadi motivasi bagi saya untuk membuktikan bahwa orang-orang itu salah," tutur Farshad.

"Soal bagaimana mereka membandingkan saya, itu bagus. Saya belajar dan bisa masuk ke tim nasional," imbuh dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+