Kompas.com - 28/04/2021, 08:00 WIB
Pemain depan Prancis Paris Saint-Germain Kylian Mbappe (kanan) mendapat ucapan selamat dari pemain depan Paris Saint-Germain asal Brasil Neymar setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola L1 Prancis antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Montpellier Herault SC di stadion Parc des Princes di Paris, pada 1 Februari 2020. AFP/MARTIN BUREAUPemain depan Prancis Paris Saint-Germain Kylian Mbappe (kanan) mendapat ucapan selamat dari pemain depan Paris Saint-Germain asal Brasil Neymar setelah mencetak gol selama pertandingan sepak bola L1 Prancis antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Montpellier Herault SC di stadion Parc des Princes di Paris, pada 1 Februari 2020.

PARIS, KOMPAS.com - Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, mengaku kesulitan tidur menjelag laga melawan Paris Saint-Germain.

Duel PSG vs Man City merupakan laga leg pertama semifinal Liga Champions yang akan dihelat di Stadion Parc des Princes pada Kamis (29/4/2021) dini hari WIB.

Dalam konferensi pers menjelang laga, Guardiola mengaku kurang istrihat dalam beberapa hari terakhir.

Guardiola mengaku kesulitan tidur karena terus memikirkan bagaimana cara menghentikan dua bintang mahal PSG, yakni Kylian Mbappe dan Neymar Jr.

Menurut Guardiola, Neymar dan Mbappe adalah tipe pemain yang bisa menghancurkan lawan sendirian karena memiliki skil individu di atas rata-rata.

Mengetahui ancaman dari Neymar dan Mbappe, Guardiola hanya bisa berharap anak asuhnya bisa konsisten bertahan secara kolektif sampai akhir pertandingan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Presiden PSG: Neymar dan Mbappe Tak Punya Alasan untuk Pergi

"Saya mencoba tidur nyenyak semalam. Namun, saya baru bisa tidur ketika tidak lagi memikirkan Mbappe dan Neymar," kata Guardiola dikutip dari situs Goal.

"Kami akan mencoba menghentikan Mbappe dan Neymar dengan bertahan sebagai tim. Kami tentu akan melakukan beberapa penyesuaian pada laga nanti," ujar Guardiola.

"Namun, pada saat yang bersamaan, kami tentu tidak boleh melupakan identitas kami sendiri. Itu tidak masuk akal," ucap Guardiola.

"Menyesuaikan strategi dengan lawan yang dihadapi adalah hal normal. Kami pernah melakukannnya untuk meredam Wilfried Zaha pada laga melawan Crystal Palace," ujar Guardiola.

"Pada laga nanti, kami akan menerima serangan balik. Senjata mereka sangat banyak," kata pelatih asal Spanyol itu menambahkan.

Lebih lanjut, Guardiola secara khusus memuji talenta Neymar. Guardiola mengaku sudah mulai melakukan pengamatan ketika Neymar masih berseragam Santos.

Menurut Guardiola, Neymar adalah salah satu contoh pemain yang membuat sepak bola menarik untuk disaksikan karena berbagai skil individunya.

Baca juga: Bukan Pemain Sandiwara, Mauricio Pochettino Tak Kesulitan Latih Neymar

Pujian itu menjadi menarik karena Guardiola juga turut mengomentari transfer Neymar dari Barcelona ke PSG pada awal musim 2017-2018.

Guardiola secara tidak langsung sedikit menyayangkan keputusan Neymar tersebut. Sebab, Guardiola menilai Barcelona akan lebih sukses jika berhasil mempertahankan Neymar.

"Saya ingat ketika pertama kali menonton video Neymar saat bermain di Santos. Saat itu saya langsung berpikir 'Dia adalah raja Santos'," kata Guardiola.

"Jika Neymar tetap di Barcelona, mereka kemungkinan akan memenangi dua atau tiga gelar Liga Champions lagi. Neymar, Lionel Messi, dan Luis Suarez, adalah trio striker terbaik," ucap Guardiola.

"Neymar kini sudah pergi ke Paris. Tampaknya keputusan itu tidak buruk. Saya adalah pengagum Neymar. Dia membuat sepak bola lebih menyenangkan," tutur Guardiola menambahkan.

Dalam sejarah Liga Champions, PSG dan Man City tercatat sudah dua kali bertemu, yakni pada perempat final musim 2015-2016.

Man City saat itu sukses melaju ke semifinal setelah menyingkirkan PSG dengan keunggulan agregat 3-2.



Sumber GOAL
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Rekor Lagi di Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Kini Datang dari Tim Debutan

Ada Rekor Lagi di Sepak Bola Olimpiade Tokyo, Kini Datang dari Tim Debutan

Internasional
Jadwal Sepak Bola Olimpiade Tokyo Hari Ini, Dibuka Mesir Vs Argentina

Jadwal Sepak Bola Olimpiade Tokyo Hari Ini, Dibuka Mesir Vs Argentina

Internasional
Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020 - China Penguasa, Indonesia ke-19

Daftar Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020 - China Penguasa, Indonesia ke-19

Sports
Apa yang Dimaksud dengan Sportivitas?

Apa yang Dimaksud dengan Sportivitas?

Sports
Badminton Olimpiade Tokyo - Lawan Ahsan/Hendra, Wakil Kanada Rasakan Sensasi Berbeda

Badminton Olimpiade Tokyo - Lawan Ahsan/Hendra, Wakil Kanada Rasakan Sensasi Berbeda

Badminton
Jadwal Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 Hari Ini, Kans Angkat Besi Tambah Medali

Jadwal Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 Hari Ini, Kans Angkat Besi Tambah Medali

Sports
Jadwal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo, 3 Wakil Indonesia Berjuang Hari Ini

Jadwal Bulu Tangkis Olimpiade Tokyo, 3 Wakil Indonesia Berjuang Hari Ini

Badminton
Kata Ole Gunnar Solskjaer Usai Gawang Man United Dihujani 4 Gol oleh QPR

Kata Ole Gunnar Solskjaer Usai Gawang Man United Dihujani 4 Gol oleh QPR

Liga Inggris
Jadwal Olimpiade Tokyo 2020 Hari Ini, Indonesia Berpeluang Tambah Medali

Jadwal Olimpiade Tokyo 2020 Hari Ini, Indonesia Berpeluang Tambah Medali

Sports
Ansan Greeners Kalah, Asnawi Mangkualam Gagal Eksekusi Penalti

Ansan Greeners Kalah, Asnawi Mangkualam Gagal Eksekusi Penalti

Liga Lain
Manajer PS Sleman Danilo Fernando Siap Lelang Sepatu Pertandingan Terakhirnya

Manajer PS Sleman Danilo Fernando Siap Lelang Sepatu Pertandingan Terakhirnya

Liga Indonesia
Mulai Besok, PS Sleman Lelang Memorabilia Pribadi

Mulai Besok, PS Sleman Lelang Memorabilia Pribadi

Liga Indonesia
Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Lakukan 2 Hal Tekan Pertumbuhan Kasus Covid-19

Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 Lakukan 2 Hal Tekan Pertumbuhan Kasus Covid-19

Sports
Hasil Uji Coba, Man United Takluk dari Tim Kasta Kedua Liga Inggris

Hasil Uji Coba, Man United Takluk dari Tim Kasta Kedua Liga Inggris

Liga Inggris
Olimpiade Tokyo 2020, Kebanyakan Anggota Delegasi Kirgistan dan Tajikistan Tak Pakai Masker

Olimpiade Tokyo 2020, Kebanyakan Anggota Delegasi Kirgistan dan Tajikistan Tak Pakai Masker

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X