Kompas.com - 27/04/2021, 19:20 WIB
Perhelatan Grand Final turnamen esports terbesar di Indonesia, PUBG Mobile Pro League (PMPL) Indonesia Season 3 baru saja usai digelar pada Minggu malam lalu (18/04/2021), mengukuhkan tim esports Geek Fam, yang digawangi oleh Alvirlo, Katou, Bubuu, Mort, Tomz, dan Dinosaurs sebagai juara. Dok. PUBGPerhelatan Grand Final turnamen esports terbesar di Indonesia, PUBG Mobile Pro League (PMPL) Indonesia Season 3 baru saja usai digelar pada Minggu malam lalu (18/04/2021), mengukuhkan tim esports Geek Fam, yang digawangi oleh Alvirlo, Katou, Bubuu, Mort, Tomz, dan Dinosaurs sebagai juara.
|

KOMPAS.COM - Grand Final turnamen esports terbesar di Indonesia, PUBG Mobile Pro League (PMPL) Indonesia Season 3 rampung digelar pada Minggu malam lalu (18/04/2021). 

Tim esports Geek Fam berhasil menjadi juara. Tim beranggotakan Alvirlo, Katou, Bubuu, Mort, Tomz, dan Dinosaurs, sekaligus mencatat sejarah baru Geek Fam dan Kompetisi PMPL ini, setelah selama 2 season sebelumnya, posisi puncak selalu diduduki oleh tim Bigetron Red Aliens.

Atas keberhasilannya tersebut, tim Geek Fam berhak meraih hadiah utama berupa uang sebesar 15.000 dollar Amerika Serikat (sekitar Rp 217 juta).

Di peringkat kedua, dan ketiga, tim Bigetron Red Aliens dengan hadiah uang tunai sebesar 10.000 dollar Amerika Serikat dan tim Aura Esports dengan hadiah uang tunai sebesar 7.500 dollar Amerika Serikat.

Dengan mengamankan peringkat teratas tersebut, Tim Geek Fam dan Aura Esports berhak mendapatkan golden ticket untuk melaju ke ajang Grand Final PMPL Southeast Asia (SEA) S3 yang bakal digelar pada 21-23 Mei mendatang. 

Mereka menemani tim Bigetron Red Aliens Dan Evos Reborn, yang terlebih dahulu berhasil mengamankan tempatnya, setelah menjadi dua tim terbaik di babak PMPL ID Season 3 Regular Season.

Selain itu, 2 tim teratas di PMPL season ini, yaitu Geek Fam dan Bigetron Red Aliens, akan memperoleh kesempatan khusus untuk berlaga di kompetisi Peace Elite Asia Invitational 2021. Peacekeeper Elite adalah nama yang digunakan PUBG Mobile untuk area Tiongkok.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Turnamen yang berlangsung selama 3 (tiga) hari berturut-turut mulai tanggal 16 hingga 18 April 2021 kemarin, menghadirkan kompetisi yang teramat ketat! Dipenuhi dengan aksi epik dari seluruh pemain.

Banyak terjadi kejutan-kejutan yang sangat sulit diprediksi oleh para penonton, misalnya saja, Tim Komunitas Genesis Dogma, yang dalam 2 hari kompetisi selalu menduduki peringkat pertama dan digadang akan menjuarai kompetisi ini, harus terjun bebas ke posisi ke-4 di hari terakhir.

Kejutan lain juga diberikan oleh tim Aura Esports, yang di hari terakhir kompetisi berhasil mendongkrak posisinya naik ke posisi ke 3 dari sebelumnya berada di posisi ke-11 karena berhasil mengumpulkan lebih dari 20 kill dan 3 Winner Winner Chicken Dinner (WWCD).

Sedangkan tim Geek Fam berhasil menunjukan konsistensi dengan meraih 18 poin kill dan 1 WWCD pada ronde ke-15, sekaligus mendongkrak posisinya di peringkat atas pada hari terakhir dan tidak bisa dikejar oleh tim manapun lagi.

“Kami selalu percaya dengan kerja keras, karena semua kerja keras pasti akan ada hasilnya, itulah yang membuat kami bisa menjuarai PMPL season ini. Setelah lolos ke PMPL SEA, kami akan mulai kerja keras lagi dengan mereview tim-tim kuat di Asia Tenggara, memperkuat komunikasi dengan anggota serta memperkuat dasar-dasar bermain game ini," jelas M. Rizqie "Katou" Habibullah, Salah satu pro player dari Geek Fam.

"Semoga dengan usaha ini, kami dapat hasil terbaik dan bisa lolos ke panggung dunia yang kami impikan yaitu PUBG Mobile Global Championship,” tuturnya menambahkan.  

Namun bagi tim-tim yang berada dari peringkat ke-13 sampai ke-16, yaitu Dewa United, Eagle 365, 21 Esport, dan Evos Reborn, harus puas dengan kekalahannya dan gagal lolos otomatis ke PMPL ID season selanjutnya.

Untuk bisa lolos ke kompetisi PMPL ID Season mendatang, tim-tim tersebut harus memulai kembali dari babak kualifikasi PUBG Mobile Club Open. 

Dalam turnamen ini, salah seorang pemain Bigetron Red Aliens, Made Bagas "Zuxxy" Pramudita berhasil mendapatkan predikat sebagai Final Most Valuable Player dengan 33 total kill, dengan memberikan damage sebesar 7158 dan rata-rata bertahan hidup selama 396 menit 59 detik selama kompetisi ini berlangsung.

Atas jerih payahnya ini, Zuxxy mendapatkan hadiah uang tunai sebesar 2.000 dollar Amerika Serikat. PMPL seri Indonesia merupakan kompetisi yang semakin memperluas lingkup ekosistem esports di Indonesia, khususnya bagi PUBG Mobile di Indonesia. Kompetisi ini juga menjadi ajang pembuktian bagi tim PUBG Mobile eSports, untuk menjadi yang terbaik di dunia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Euro 2020 - Tonton Lagi Duel Italia Vs Swiss di Mola Melalui Kompas.com

Euro 2020 - Tonton Lagi Duel Italia Vs Swiss di Mola Melalui Kompas.com

Internasional
Top Skor Euro 2020 - Cristiano Ronaldo dan 4 Nama Lain Teratas

Top Skor Euro 2020 - Cristiano Ronaldo dan 4 Nama Lain Teratas

Internasional
Jadwal Siaran Langsung Copa America 2021 - Brasil Vs Peru, Kolombia Vs Venezuela

Jadwal Siaran Langsung Copa America 2021 - Brasil Vs Peru, Kolombia Vs Venezuela

Internasional
Satu Hal yang Bikin Walter Zenga Terkesima dengan Timnas Italia di Bawah Mancini

Satu Hal yang Bikin Walter Zenga Terkesima dengan Timnas Italia di Bawah Mancini

Internasional
Jadwal Simulasi Olimpiade Tokyo, Marcus/Kevin dan Ginting Main Hari Ini

Jadwal Simulasi Olimpiade Tokyo, Marcus/Kevin dan Ginting Main Hari Ini

Liga Indonesia
Tonton Lagi Aksi Gareh Bale Versus Turki di Mola Melalui Kompas.com

Tonton Lagi Aksi Gareh Bale Versus Turki di Mola Melalui Kompas.com

Internasional
Profil Aaron Ramsey, Jenderal Lini Tengah Timnas Wales di Euro 2020

Profil Aaron Ramsey, Jenderal Lini Tengah Timnas Wales di Euro 2020

Sports
Denmark Vs Belgia, Laga Berat Tim Dinamit Tanpa Christian Eriksen

Denmark Vs Belgia, Laga Berat Tim Dinamit Tanpa Christian Eriksen

Internasional
Resmi Tinggalkan Real Madrid, Ini 4 Momen Terbaik Sergio Ramos bersama Los Blancos

Resmi Tinggalkan Real Madrid, Ini 4 Momen Terbaik Sergio Ramos bersama Los Blancos

Sports
Simulasi Olimpiade Tokyo, Kata Ahsan/Hendra Usai Tumbang oleh Pasangan Dadakan

Simulasi Olimpiade Tokyo, Kata Ahsan/Hendra Usai Tumbang oleh Pasangan Dadakan

Badminton
Pahlawan Olahraga dan Pahlawan Kesiangan

Pahlawan Olahraga dan Pahlawan Kesiangan

Sports
Profil Aleksey Miranchuk, Motor Kemenangan Perdana Rusia di Euro 2020

Profil Aleksey Miranchuk, Motor Kemenangan Perdana Rusia di Euro 2020

Sports
Jadwal Euro 2020 Hari ini, Belgia dan Belanda Berlaga

Jadwal Euro 2020 Hari ini, Belgia dan Belanda Berlaga

Internasional
'Sepatu Lionel Messi Akan Berlanjut di Lapangan Camp Nou...'

"Sepatu Lionel Messi Akan Berlanjut di Lapangan Camp Nou..."

Liga Spanyol
Jadi Man of the Match Laga Italia Vs Swiss, Ini Kata Locatelli

Jadi Man of the Match Laga Italia Vs Swiss, Ini Kata Locatelli

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X