Kompas.com - 27/04/2021, 16:20 WIB
|

“Sangat mudah melatih Neymar sebab Anda tak perlu melakukan terlalu banyak hal,” kata Pochettino.

“Sejak hari pertama, dia sangat membuka diri untuk bekerja. Dia sangat rendah hati. Dia mendengarkan dan selalu menerima semua instruksi dengan cara yang sangat baik.”

Pochettino paham cara memperlakukan seniman bola asal Brasil, mengingat semasa aktif bermain membela PSG, ia pernah satu tim dengan Ronaldinho.

Menurut eks pelatih Espanyol dan Tottenham Hotspur tersebut, kuncinya adalah membuat mereka merasa nyaman dan bahagia.

“Pemain Brasil selalu punya sesuatu yang spesial di dalam diri mereka. Mereka suka bermain sepak bola karena itu seperti menari. Mereka bermain layaknya sedang berjoget,” tutur Pochettino.

Neymar pun menjadi salah satu aktor kunci keberhasilan PSG melangkah ke semifinal Liga Champions 2020-2021. 

Kala PSG menggebuk Bayern Muenchen 3-2 pada leg pertama perempat final, Neymar menyuguhkan penampilan impresif dengan mengirim sepasang assist, masing-masing untuk Kylian Mbappe dan Marquinhos.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Spaso Perkaya Variasi Penyerang Haus Gol Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

Spaso Perkaya Variasi Penyerang Haus Gol Timnas Indonesia di Piala AFF 2022

Liga Indonesia
Piala Dunia 2022: Luis Enrique Tak Senang meski Spanyol Lolos ke Babak 16 Besar

Piala Dunia 2022: Luis Enrique Tak Senang meski Spanyol Lolos ke Babak 16 Besar

Internasional
Jepang Vs Spanyol, Peran 3 Pemain J League dalam Kemenangan Tim Samurai Biru

Jepang Vs Spanyol, Peran 3 Pemain J League dalam Kemenangan Tim Samurai Biru

Internasional
Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2022: Pelajaran dan Tantangan untuk Indonesia

Jerman Tersingkir dari Piala Dunia 2022: Pelajaran dan Tantangan untuk Indonesia

Internasional
Piala Dunia 2022, Pujian Pelatih Jepang Usai Kalahkan Spanyol 

Piala Dunia 2022, Pujian Pelatih Jepang Usai Kalahkan Spanyol 

Internasional
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022, Dibuka Belanda Vs Amerika Serikat

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022, Dibuka Belanda Vs Amerika Serikat

Internasional
Kosta Rika Vs Jerman: Stephanie Frappart Resmi Ukir Sejarah, 100 Persen Dipercaya

Kosta Rika Vs Jerman: Stephanie Frappart Resmi Ukir Sejarah, 100 Persen Dipercaya

Internasional
Cerita Robi Darwis Hadapi Negara-negara Eropa Selama TC Timnas U-20

Cerita Robi Darwis Hadapi Negara-negara Eropa Selama TC Timnas U-20

Liga Indonesia
Jepang Piala Dunia 2022: Raja Comeback, Tekuk Jerman-Spanyol, Kuasai Grup Neraka

Jepang Piala Dunia 2022: Raja Comeback, Tekuk Jerman-Spanyol, Kuasai Grup Neraka

Internasional
Piala Dunia 2022: Kontroversi Gol Kedua Jepang, Alasan Sah yang Buat Jerman Gugur

Piala Dunia 2022: Kontroversi Gol Kedua Jepang, Alasan Sah yang Buat Jerman Gugur

Internasional
Jadwal Piala Dunia 2022 Hari Ini: Kans Korsel Susul Jepang, Ghana Vs Uruguay

Jadwal Piala Dunia 2022 Hari Ini: Kans Korsel Susul Jepang, Ghana Vs Uruguay

Internasional
Gugur Cepat di Piala Dunia 2022, Bencana dan Pahit bagi Jerman

Gugur Cepat di Piala Dunia 2022, Bencana dan Pahit bagi Jerman

Internasional
Skuad Thailand untuk Piala AFF 2022, Teerasil Dangda Dipanggil

Skuad Thailand untuk Piala AFF 2022, Teerasil Dangda Dipanggil

Sports
Jerman Tak Lolos Grup Piala Dunia 2022: Start Buruk Berujung Catatan Kelam

Jerman Tak Lolos Grup Piala Dunia 2022: Start Buruk Berujung Catatan Kelam

Internasional
Kisah Massimo Luongo, Pemain Australia Berdarah Sultan Indonesia di Piala Dunia

Kisah Massimo Luongo, Pemain Australia Berdarah Sultan Indonesia di Piala Dunia

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.