Prediksi Final Piala Liga Man City vs Spurs dari Pengamat Tanah Air

Kompas.com - 25/04/2021, 19:10 WIB
Trofi Carabao Cup alias trofi Piala Liga Inggris saat difoto pada Juni 2017. LILLIAN SUWANRUMPHATrofi Carabao Cup alias trofi Piala Liga Inggris saat difoto pada Juni 2017.

KOMPAS.com - Final Piala Liga Inggris akan dimainkan pada Minggu (25/4/2021) pukul 22.30 WIB. Manchester City dan Tottenham Hotspur akan bersaing pada partai pamungkas kompetisi yang juga dikenal sebagai Carabao Cup tersebut.

Para pemain Manchester City akrab dengan kompetisi ini setelah memenangkan tiga final terakhir mereka. Tak hanya itu, Sky Blues juga menang dalam lima dari tujuh final Piala Liga Inggris terakhir.

Terakhir, Man City menang 2-1 atas Aston Villa pada laga pamungkas musim lalu.

Sementara, gelar juara terakhir Totenham Hotspur adalah trofi Piala Liga Inggris edisi 2008. Ketika itu, Spurs menang 2-1 atas Chelsea berkat gol-gol Dimitar Berbatov dan Jonathan Woodgate.

Baca juga: Man City Vs Tottenham: Spurs Lupakan Mourinho, Pinjam Gaya Pochettino

Pada laga final kali ini, Spurs akan dipimpin oleh pelatih termuda sepanjang Premier League.

Eks gelandang Tottenham, Ryan Mason, yang masih 29 tahun menggantikan Jose Mouronho yang dipecat pada awal pekan lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pertanyaan seputar kubu Spurs adalah perihal kebugaran top skor Premier League, Harry Kane, yang menderita cedera ankle pada laga kontra Everton akhir pekan silam.

Berikut adalah prediksi final Carabao Cup dari beberapa pengamat sepak bola Tanah Air:

Gita Suwondo, Pengamat Sepak Bola Senior

Man City vs Spurs 3-1

Hilangnya kesempatan Man City untuk mendapatkan quadrupple alias empat trofi musim ini pasto akan bikin pasukan Pep Guardiola menggila untuk merebut gelar petdana mereka musim ini.

Apalagi, Spurs timpang setelah melepas Mourinho dan dikendalikan oleh pelatih hijau Ryan Mason. The Lilywhites juga tidak diperkuat Harry Kane sehingga peluang anak asuh Pep untuk menang pun meningkat.

Belum lagi, mereka berhasil menorehkan kemenangan 3-0 saat melawan Spurs racikan Mourinho.

Namun, patut diingat juga City harus membagi konsentrasi mereka karena tiga hari kemudian akan menghadapi Battle of the Cash di Liga Champions untuk menghadapi Paris Saint-Germain.

Rossi Finza Noor, Box2Box Football Podcast dan The Flanker

Man City vs Spurs 3-1

Satu hal yang kurang dari Tottenham Hotspur adalah struktur, tidak peduli sebagus apa pun pemain yang mereka miliki.

Ambil contoh ketika bertanding melawan United, jarak antarpemain terlalu jauh dan ketika melakukan pressing pun, para pemain seperti bergerak sendiri-sendiri.

Ketika menyerang dan menguasai bola, para pemain Spurs seperti kebingungan mesti berbuat apa.

Pascakepergian Jose Mourinho, Ryan Mason mesti membenahi masalah tersebut. Problemnya, Mason belum punya banyak waktu.

Final Carabao Cup datang terlalu cepat buatnya. Oleh karena itu, tidak ada ekspektasi besar buat Mason dan timnya. Maka, kalau akhirnya menjadi juara, itu adalah hal yang luar biasa.

Sebaliknya, Man City justru sebaliknya: Mereka adalah tim yang amat terstruktur. Jangan heran apabila mereka masih bisa keluar dari situasi sulit dan meraih kemenangan. Untuk laga ini, City jelas diunggulkan.

Namun, perubahan mood yang biasanya mengikuti pergantian pelatih biasanya menghadirkan kejutan.

Dwi Widijatmiko, Redaktur Pelaksana BolaSport.com

Man City vs Spurs 2-0

Manchester City kelihatan sedang menurun akhir-akhir ini dengan kalah 1-2 dari Leeds dan hanya menang 2-1 atas Aston Villa di Premier League dan kalah 0-1 dari Chelsea di semifinal Piala FA.

Di lain pihak, Tottenham Hotspur dapat angin bagus dari pemecatan Jose Mourinho dengan menang 2-1 atas Southampton dalam debut Ryan Mason.

Namun, Piala Liga adalah kompetisinya Manchester City (juara 5 kali dalam 6 tahun terakhir) dan Pep Guardiola (juara terus sejak 2018).

Baik City maupun Pep punya pengalaman lebih mantap mengemas trofi Piala Liga ketimbang Tottenham dan Mason.

Apalagi, Spurs mungkin tidak diperkuat Harry Kane. Kehilangan striker andalan ini bisa berpengaruh besar. City mungkin juga tidak bisa memainkan Kevin De Bruyne, tetapi skuad mereka jauh lebih dalam daripada Spurs.

City bakal menang dan menjadi juara lagi, tetapi mungkin skornya tidak jomplang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keisuke Honda: Sang Petualang yang Bakal Bersua Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Keisuke Honda: Sang Petualang yang Bakal Bersua Timnas Indonesia di Piala AFF 2020

Sports
Kata Dechapol/Sapsiree Usai Ukir Hattrick di Indonesia Badminton Festival

Kata Dechapol/Sapsiree Usai Ukir Hattrick di Indonesia Badminton Festival

Badminton
Prediksi Line Up Man United Vs Crystal Palace, Ronaldo Starter di Debut Rangnick

Prediksi Line Up Man United Vs Crystal Palace, Ronaldo Starter di Debut Rangnick

Liga Inggris
Dubes Indonesia untuk Singapura Jawab Keluhan Tim Garuda soal Makanan di Piala AFF 2020

Dubes Indonesia untuk Singapura Jawab Keluhan Tim Garuda soal Makanan di Piala AFF 2020

Liga Indonesia
Dortmund Vs Bayern, Kata Lewandowski Usai Cetak Brace dan Jadi Top Skor Bundesliga

Dortmund Vs Bayern, Kata Lewandowski Usai Cetak Brace dan Jadi Top Skor Bundesliga

Bundesliga
Kim/Kong Sukses Mengukir Cerita Manis di Pulau Dewata

Kim/Kong Sukses Mengukir Cerita Manis di Pulau Dewata

Badminton
Kekerasan di Liga Indonesia: Dari Injak Leher Lawan hingga Tendang Penonton

Kekerasan di Liga Indonesia: Dari Injak Leher Lawan hingga Tendang Penonton

Sports
Piala AFF 2020: Vietnam 'Kena Mental', Ragu Bisa Pertahankan Gelar

Piala AFF 2020: Vietnam "Kena Mental", Ragu Bisa Pertahankan Gelar

Liga Indonesia
BWF World Tour Finals 2021: Chiharu Shida Idolakan Sosok Greysia Polii

BWF World Tour Finals 2021: Chiharu Shida Idolakan Sosok Greysia Polii

Badminton
VIDEO: Gelandang Persib Mohammed Rashid Cetak Gol Spektakuler untuk Palestina

VIDEO: Gelandang Persib Mohammed Rashid Cetak Gol Spektakuler untuk Palestina

Liga Indonesia
Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2021, Perjuangan Marcus/Kevin untuk Gelar Juara

Link Live Streaming BWF World Tour Finals 2021, Perjuangan Marcus/Kevin untuk Gelar Juara

Badminton
Jadwal Piala AFF 2020, Laga Pertama Dimulai Hari ini

Jadwal Piala AFF 2020, Laga Pertama Dimulai Hari ini

Liga Indonesia
Egy Maulana Vikri Starter, FK Senica Kembali ke Jalur Kemenangan

Egy Maulana Vikri Starter, FK Senica Kembali ke Jalur Kemenangan

Liga Indonesia
Datang sebagai Runner-up, Malaysia Siap Bikin Kejutan di Piala AFF 2020

Datang sebagai Runner-up, Malaysia Siap Bikin Kejutan di Piala AFF 2020

Liga Indonesia
Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Masih Yakin Egy Maulana Vikri Bisa Main di Fase Grup

Piala AFF 2020, Shin Tae-yong Masih Yakin Egy Maulana Vikri Bisa Main di Fase Grup

Liga Indonesia
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.