Kompas.com - 24/04/2021, 22:36 WIB

KOMPAS.com - PS Sleman menang 2-1 atas PSM Makassar di perebutan peringkat ketiga Piala Menpora 2021.

Laga PSM vs PSS berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (24/4/2021) malam.

Kemenangan Super Elang Jawa, julukan PSS, diraih berkat penalti Irfan Jaya (33') dan sepakan Irkham Mila (64').

Sementara, PSM sempat menyamakan kedudukan lewat tendangan bebas Sutanto Tan pada menit ke-58.

Pada laga ini, PSS harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-38.

Baca juga: Pemain PSM Ramai Dibidik Klub Lain, Begini Tanggapan Pelatih PSM

Pasalnya, Fandry Imbiri melakukan pelanggaran keras kepada Yance Sayuri sehingga diganjar kartu merah oleh wasit Thoriq Alkatiri.

Kendati kalah jumlah pemain, PSS mampu mempertahankan permainannya dan menahan serangan Juku Eja.

Alhasil, PSS pun keluar sebagai pemenang dan berhasil menempati peringkat ketiga di Piala Menpora 2021.

Jalannya pertandingan PSM vs PSS

PSM dan PSS bermain tempo yang cenderung sedang sejak babak pertama.

Kedua tim mengawali laga dengan mencari irama permainan terbaik dan saling berupaya membongkar pertahanan.

Akan tetapi, baik PSM dan PSS masih belum bisa membuat ancaman berarti hingga 25 menit awal babak pertama.

Setelahnya, permainan mereka baru mulai cair dengan lebih memanfaatkan long ball.

Adapun tekanan PSS menjadi yang perdana berbuah hasil tepat pada menit ke-30.

Tim Super Elang Jawa melakukan serangan cepat melalui Irhkam Mila yang berpindah ke sisi kanan penyerangan PSS.

Baca juga: Final Piala Menpora, Persib Kerahkan Upaya Maksimal untuk Membalikkan Keadaan

Irkham menusuk ke dalam kotak penalti PSM, kemudian dihadang oleh Hasim Kipuw.

Sial bagi Kipuw karena salah mengantisipasi pergerakan Irkham sehingga membuat pelanggaran di dalam kotak penalti PSM.

Wasit Thoriq Alkatiri kemudian menunjuk titik putih yang akan dilakukan seusai cooling break.

Irfan Jaya kemudian maju sebagai eksekutor PSS dan berhasil mencetak gol dengan mengecoh kiper Juku Eja, Hilman Syah.

Pada menit ke-38, giliran PSS yang menerima nasib sial setelah Fandry Imbiri diganjar kartu merah langsung.

Kartu merah diberikan karena Imbiri menjegal Yance Sayuri ketika PSM melakukan bulid up dari lini tengah.

Baca juga: Profil Hilman Syah, Kiper Andalan PSM Makassar di Piala Menpora

Yance pun meringis kesakitan dan langsung digantikan oleh Rifky Maulana.

Laga berlajut, kedua tim masih menampilkan permainan dengan tempo sedang.

Di sisi lain, PSM tak juga berhasil mengancam gawang PSS meski unggul satu pemain.

PSS pun unggul 1-0 atas PSM pada babak pertama.

Tim Super Elang Jawa yang tampil dengan 10 pemain membuka peluang lewat Irkham.

Dia melakukan kembali melakukan aksinya yang kali ini lewat sisi kiri dan diakhiri dengan tendangan placing.

Sayang, upayanya masih menyamping tipis di sisi kanan gawang PSM.

Baca juga: Piala Menpora - Motivasi Tinggi Sayap Muda PSM Taklukkan PS Sleman

Sementara itu, Juku Eja yang unggul jumlah pemain mulai terlihat menguasai jalannya laga.

Tekanan demi tekanan dilakukan oleh tim asal Kota Makassar itu hingga berujung hadiah tendangan bebas jarak dekat pada menit ke-57.

Sutanto Tan kemudian maju sebagai eksekutor tendangan bebas.

Hasilnya pun berbuah manis. Sang gelandang berhasil mencetak gol setelah tendangan kaki kanan akurat ke pojok kiri gawang PSS gagal dibendung Miswar Saputra.

Disamakan kedudukan, Dejan Antonic melakukan perubahan memasukan Nico Velez dan Arsyad Yusgiantoro agar PSS lebih ofensif.

Keputusannya itu langsung berefek instan dengan Super Elja yang mampu mencetak gol kedua.

Gol bermula ketika PSS membuat serangan dengan mengirimkan bola lambung ke kotak penalti sang lawan.

Baca juga: Kesuksesan Ajang Piala Menpora pada Kampanye Prokes di Medsos

Si kulit bundar sampai ke Nico Velez dan dipantulkannya ke Irkham Mila.

Mila kemudian menendang bola dengan tembakan satu sentuhannya yang membuat Hilman Syah mati langkah.

PSS pun unggul 2-1 atas PSM sejak menit ke-64

Kembali tertinggal, PSM langsung merespons lewat sepakan jarak dekat Saldi.

Namun, tendangan keras dari dalam kotak penalti PSS itu masih bisa ditangkap sempurna oleh Miswar.

Sementara itu, PSS yang bermain dengan 10 pemain terus menunjukkan permainan "ngotot".

Peluang emas pun mampu mereka buat lagi yang hadir lewat tendangan bebas Raffi Angga jelang cooling break.

Beruntung bagi Juku Eja, karena sepakan keras Angga hanya membentur tiang kiri gawang.

Memasuki 10 menit terakhir, PSM yang tertinggal mulai menunjukkan tekanan dengan intensitas tinggi.

Baca juga: Final Piala Menpora - Tak Merasa di Atas Angin, Persija Ogah Main Bertahan

Rasyif Bakrie dkk begitu spartan dan dapat membuat beberapa peluang yang berbahaya.

Salah satunya ketika Erwin Gutawa melakukan sepakan di dalam kotak penalti PSS usai menerima cutback dari Jepri Kurniawan.

Sayang, peluang tersebut lagi-lagi dimentahkan oleh Miswar sehingga skor tak berubah.

Erwin Gutawa yang notabene seorang bek terus membantu serangan. Bahkan, sang kiper Hilman Syah juga turut overlap ketika situasi bola mati.

Namun, upaya yang dilakukan Juku Eja selalu buntu sehingga mereka kalah pada laga ini.

PSS Sleman pun menang 2-1 dan menempati peringkat ketiga di Piala Menpora 2021.

PSM vs PSS 1-2 (Sutanto 58'/ Irfan 33', Irkham 64')

PSM (5-4-1): 97-Hilman; 43-Ahmad (71-Kurniawan 59'), 5-Erwin, 41-Fahri, 15-Kipuw, 11-Yance (37-Rifky 39'/ 77-Ronaldo 73'); 48-Arfan, 17-Rasyid, 99-Saldi, 8-Sutanto; 22-Yakob.

Cadangan: 51-Syaiful; 39-Renaldi, 3-Zulkifli, 24-Rizky, 7-Zulham.

Pelatih: Syamsuddin Battolla.

PSS (4-3-3): 33-Miswar; 7-Fitra, 4-Fandry, 3-Nirwanto, 27-Irhkam; 23-Kim Kurniawan, 66-Misbakus (10-Nico 64'), 6-Wahyu; 69-Derry, 96-Angga (77-Jepri 80'), 41-Irfan (32-Arsyad 64').

Cadangan: 30-Adi; 19-Dendi, 78-Ifan, 13-Samsul, 88-Ocvian, 45-Boli, 37-Bagas.

Pelatih: Dejan Antonic.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ironi 3 Tim Kejutan di Piala Dunia 2022: Libas Para Juara, lalu Ucapkan Sampai Jumpa

Ironi 3 Tim Kejutan di Piala Dunia 2022: Libas Para Juara, lalu Ucapkan Sampai Jumpa

Internasional
Persiapan Empat Tim Jatim Jelang Liga 1 2022-2023 Bergulir Lagi

Persiapan Empat Tim Jatim Jelang Liga 1 2022-2023 Bergulir Lagi

Liga Indonesia
Drama Kamerun Vs Brasil: Saat Aboubakar Cetak Gol lalu Dapat Kartu Merah...

Drama Kamerun Vs Brasil: Saat Aboubakar Cetak Gol lalu Dapat Kartu Merah...

Internasional
16 Besar Piala Dunia 2022, Tak Ada Tim yang Lolos dengan Nilai Sempurna

16 Besar Piala Dunia 2022, Tak Ada Tim yang Lolos dengan Nilai Sempurna

Internasional
Bagan 16 Besar Piala Dunia 2022: Argentina dan Portugal Berseberangan

Bagan 16 Besar Piala Dunia 2022: Argentina dan Portugal Berseberangan

Internasional
Piala Dunia 2022: Kamerun Ukir Sejarah, Tersingkir dengan Kepala Tegak

Piala Dunia 2022: Kamerun Ukir Sejarah, Tersingkir dengan Kepala Tegak

Internasional
Polri Beri Lampu Hijau, Liga 1 Dilanjutkan 5 Desember 2022

Polri Beri Lampu Hijau, Liga 1 Dilanjutkan 5 Desember 2022

Liga Indonesia
Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Brasil Vs Korea Selatan, Portugal Vs Swiss

Jadwal 16 Besar Piala Dunia 2022: Brasil Vs Korea Selatan, Portugal Vs Swiss

Internasional
Ahn Jung-hwan, Penyerang Korea Selatan yang Sukses Kubur Mimpi Italia pada Piala Dunia 2002

Ahn Jung-hwan, Penyerang Korea Selatan yang Sukses Kubur Mimpi Italia pada Piala Dunia 2002

Internasional
Klasemen Grup G Piala Dunia 2022: Brasil Ternoda, Langkah ke 16 Besar Tak Sempurna

Klasemen Grup G Piala Dunia 2022: Brasil Ternoda, Langkah ke 16 Besar Tak Sempurna

Internasional
Tangis Luis Suarez dan Akhir Tragis Uruguay di Piala Dunia 2022

Tangis Luis Suarez dan Akhir Tragis Uruguay di Piala Dunia 2022

Internasional
Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022 Komplet, Swiss Terakhir

Daftar Tim Lolos 16 Besar Piala Dunia 2022 Komplet, Swiss Terakhir

Internasional
Hasil Kamerun Vs Brasil 1-0: Rekor Tim Samba Runtuh, Singa Tangguh Beri Kejutan

Hasil Kamerun Vs Brasil 1-0: Rekor Tim Samba Runtuh, Singa Tangguh Beri Kejutan

Internasional
Hasil Serbia Vs Swiss 2-3: La Nati ke 16 Besar Piala Dunia 2022, Dampingi Brasil

Hasil Serbia Vs Swiss 2-3: La Nati ke 16 Besar Piala Dunia 2022, Dampingi Brasil

Internasional
HT Kamerun Vs Brasil 0-0: Dani Alves Ukir Sejarah, Lapis Dua Tim Samba Buntu

HT Kamerun Vs Brasil 0-0: Dani Alves Ukir Sejarah, Lapis Dua Tim Samba Buntu

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.