Tidak Patuh Prokes di Final Piala Menpora, Petinggi Klub pun Bisa Kena Semprit Satgas Covid-19

Kompas.com - 23/04/2021, 03:50 WIB
Para petugas yang berjaga untuk memastikan penerapan protokol kesehatan jelang laga leg pertama final Piala Menpora 2021 Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, Kamis (22/4/2021) petang. KOMPAS.com/Rizal Setyo NugrohoPara petugas yang berjaga untuk memastikan penerapan protokol kesehatan jelang laga leg pertama final Piala Menpora 2021 Persija Jakarta vs Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, Kamis (22/4/2021) petang.

KOMPAS.com - Protokol kesehatan di venue pertandingan Piala Menpora 2021 diterapkan secara ketat dan tak pandang bulu.

Hal itu tentu dilakukan untuk menghindari terjadinya penularan virus corona di venue-venue pertandingan di tengah pandemi Covid-19.

Penjagaan berlapis juga terlihat di Stadion Maguwoharjo, Sleman, yang menjadi venue laga leg pertama final Piala Menpora 2021 pada Kamis (22/4/2021).

Partai final sendiri mempertemukan Persija Jakarta vs Persib Bandung. Pada laga leg pertama tersebut, Macan Kemayoran unggul 2-0 berkat gol-gol pemain muda Braif Fatari dan Taufik Hidayat.

Di stadion tersebut, terdapat petugas Satgas Covid-19 dengan seragam rompi warna merah yang siaga di sejumlah titik ruangan dan sudut stadion, termasuk di area lapangan.

Baca juga: Hasil Persija Vs Persib - Macan Kemayoran Menang di Final Jilid I Piala Menpora

Beberapa ofisial tim, wartawan, dan bahkan petinggi klub sempat disemprit karena tak mematuhi prokes dengan baik dan benar pada laga final tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Petugas Gugus Tugas Covid-19 Sleman, Hernawan Kocosungkono, mengatakan kalau semua yang berada di venue pertandingan harus taat protokol kesehatan.

Mereka tidak pandang bulu apakah itu pemain, ofisial, petinggi klub maupun juga media.

"Semua kami peringatkan kalau tidak tertib menjaga protokol kesehatan di area pertandingan," kata dokter Loco kepada Kompas.com.

Satgas Covid-19 melakukan pengawasan dan menegur siapa saja yang tidak memakai masker, menurunkan maskernya, atau tidak menjaga jarak.

Baca juga: Kata Indra Sjafri Soal Kualitas Permainan di Piala Menpora 2021

Pihaknya berharap, protokol yang dibuat PSSI dan Panpel dapat menjadi role model untuk nantinya diterapkan di kompetisi Liga 1 dan Liga 2 dan kompetisi dapat berjalan

"Keinginan kita bersama kompetisi mendapat izin, tapi juga tidak boleh mengorbankan nyawa seseorang. Masa pandemi tentu harus tertib protokol kesehatan."

Setiap orang yang berada di venue wajib menjaga protokol kesehatan sebab menurut Koco tidak ada tahu kapan seseorang bisa kena dan terjadi penularan.

"Yang harus ditekankan penerapan protokol kesehatan dengan baik agar kompetisi sehat, jasmani dan rohani," jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.