Final Piala Menpora Persib Vs Persija - Sejarah Lebih Berpihak kepada Maung Bandung

Kompas.com - 21/04/2021, 05:00 WIB
Pemain Persija Jakarta berjabat tangan dengan pemain Persib Bandung pada laga pekan kedelapan Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Persija Jakarta bermain imbang dengan skor 1-1 melawan Persib Bandung KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPemain Persija Jakarta berjabat tangan dengan pemain Persib Bandung pada laga pekan kedelapan Liga 1 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (10/7/2019). Persija Jakarta bermain imbang dengan skor 1-1 melawan Persib Bandung

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung dan Persija Jakarta akan bersua dalam partai final Piala Menpora 2021. Publik sepak bola Indonesia menilai duel Persib vs Persija sebagai final ideal di Piala Menpora 2021.

Alasannya, karena Persib dan Persija sama-sama berstatus sebagai kesebelasan besar dan sarat prestasi di sepak bola Indonesia.

Bentrokan antara Persib dan Persija pun selalu berlangsung dalam tensi tinggi, baik di dalam maupun luar lapangan. Sehingga, duel Persib vs Persija mendapat julukan derbi Indonesia.

Duel Persib vs Persija di final Piala Menpora 2021 tercatat sebagai pertemuan pertama kedua kesebelasan di turnamen pramusim dalam 14 tahun terakhir.

Baca juga: Piala Menpora 2021 - Pujian Pelatih Persib untuk Ketajaman Ezra Walian

Kali terakhir Persib dan Persija bentrok di turnamen pramusim adalah di Piala Jusuf 2007. Saat itu, Persib dan Persija berada dalam satu grup. Mereka pun bertemu dalam fase penyisihan.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Mattoangin, Makassar, 9 Januari 2007 itu Persib dan Persija bermain imbang dengan skor 0-0.

Setelah itu, Persib dan Persija tidak pernah lagi dipertemukan dalam pertandingan di turnamen pramusim. Persaingan sengit kedua kesebelasan lebih sering tersaji di kompetisi domestik.

Meski begitu, pada masa lalu Persib dan Persija sejatinya sering bertemu dalam turnamen. Baik itu turnamen pramusim ataupun turnamen skala nasional. Maksud dari turnamen skala nasional di sini adalah, turnamen pengisi kekosongan jeda kompetisi.

Pada era Perserikatan, banyak turnamen yang diselenggarakan guna mengisi kalender aktivitas sepak bola Indonesia. Pasalnya, pada era tersebut, kompetisi tidak digelar secara rutin seperti saat ini.

Terkadang, kompetisi digelar setahun sekali atau dua tahun sekali. Itu pun dengan durasi yang terbilang pendek, sekitar tiga hingga empat bulan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X