Kompas.com - 21/04/2021, 02:20 WIB
Timo Werner (kiri) dalam pertandingan Chelsea vs Man City di semifinal Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (17/4/2021) malam WIB. AFP/IAN WALTONTimo Werner (kiri) dalam pertandingan Chelsea vs Man City di semifinal Piala FA di Stadion Wembley, Sabtu (17/4/2021) malam WIB.
|

KOMPAS.com - Europan Super League terus saja memunculkan intrik baru. Chelsea bersama Manchester City yang termasuk dalam 12 klub penggagas, memutuskan mundur. 

Man City mengikuti langkah Chelsea untuk mundur dari European Super League, liga sempalan yang tengah jadi bahan perbincangan hangat penikmat sepak bola Eropa. 

Chelsea menjadi tim pertama yang memutuskan untuk angkat kaki dari keikutsertaan di ajang European Super League. 

Keputusan mundur diambil Chelsea pada Selasa (20/4/2021) malam waktu Inggris, tak lama jelang duel Liga Inggris 2020-2021 melawan Brighton and Hove Albion.

Kuping manajemen Chelsea sepertinya panas mendengar kritik dan ujaran kebencian yang bertubi-tubi disampaikan fans seturut keikutsertaan klub beralias The Blues tersebut di ajang European Super League. 

Baca juga: Ingin Bahas European Super League, Bos Bayern Telepon Presiden Juventus, tetapi...

Posisi yang diambil Chelsea sepertinya langsung menginspirasi Man City. Tak lama setelah The Blues mengundurkan diri, Man City juga memilih mengucap salam perpisahan kepada European Super League. 

Rasa kurang suka terhadap gagasan European Super League sebelumnya telah ditampilkan secara nyata oleh peracik taktik Man City, Pep Guardiola

"Bukan olahraga namanya jika tak ada relasi antara usaha dan kesuksesan," ujar Pep Guardiola seperti dilansir The Athletic.

"Bukan olahraga namanya jika kalah tak jadi masalah. Saya telah katakan berulang kali. Saya ingin kompetisi terbaik. Tidak adil jika tim berada di atas (klasemen) dan tidak bisa lolos," kata Guardiola mengungkapkan pandangannya soal European Super League. 

Baca juga: Tegas Tolak European Super League, Bayern Muenchen Banggakan Liga Champions

Keputusan Chelsea dan Man City untuk angkat kaki dari European Super League jelas memperbesar tekanan yang sudah masif dialamatkan kepada klub penggagas. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X