Dalangi European Super League, Presiden Juventus Dicap Pengkhianat Serie A

Kompas.com - 20/04/2021, 11:40 WIB
Dari kiri ke kanan: Fabio Paratici (Direktur sepak bola Juventus), Pavel Nedved (wakil presiden Juventus), dan Andrea Agnelli (presiden Juventus) berbicara di pinggir lapangan sebelum laga kontra AC Milan di Stadion San Siro, Milan, pada 11 November 2018. AFP/MIGUEL MEDINADari kiri ke kanan: Fabio Paratici (Direktur sepak bola Juventus), Pavel Nedved (wakil presiden Juventus), dan Andrea Agnelli (presiden Juventus) berbicara di pinggir lapangan sebelum laga kontra AC Milan di Stadion San Siro, Milan, pada 11 November 2018.

KOMPAS.com - Presiden Juventus, Andrea Agnelli, dicap pengkhianat Serie A karena menjadi salah satu dalang di balik pembentukan European Super League (ESL).

Pendapat itu dikeluarkan oleh Presiden Torino, Urbano Cairo, setelah mengikuti rapat darurat Lega Serie A, Senin (19/4/2021) waktu setempat.

"Sepertinya proyek Liga Super diajukan pada 10 Januari. Saya mengatakannya selama pertemuan 'bagaimana Anda (Agnelli) datang ke sini untuk berbicara solidaritas ketika Anda sudah bekerja di Liga Super Eropa?'," ucap Cairo, seperti dikutip dari Football Italia.

"Bagaimana Anda bisa pergi dan bernegosiasi perihal proyek Liga Super (dalam rapat) ketika Anda sudah bekerja di sana? Bagaimana Anda melakukannya? Ini pengkhianatan," Cairo menambahkan.

Baca juga: Penyebab 12 Klub Berkhianat dan Mendirikan European Super League

Bukan hanya Cairo, Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, juga merasa kecewa dengan orang nomor satu Juventus itu.

Menurut pengakuan Ceferin, Agnelli telah melakukan kebohogan soal pembentukan European Super League.

“Apa yang dilakukannya sulit dipercaya. Saya berbicara dengannya pada Sabtu sore. Ia bilang ‘Semua itu hanya rumor, jangan khawatir, tidak ada yang terjadi’." ucap Ceferin.

“Lalu dia bilang ‘Saya akan menghubungi Anda satu jam lagi. Kemudian ia mematikan telepon. Hari berikutnya, kita mendengar pengumuman itu," imbuhnya.

“Dia mungkin adalah kekecewaan terbesar dari semuanya. Saya tak mau menjadi terlalu personal. Namun, faktanya adalah saya tak pernah menyaksikan seseorang berbohong berkali-kali, terus-menerus," tutur Ceferin.

Baca juga: European Super League Serakah dan Tidak Berperasaan

Agnelli diketahui meninggalkan jabatannya sebagai Presiden Aosiasi Klub Eropa (ECA), nyaris bersamaan dengan pengumuman penyelenggaraan European Super League pada Minggu (18/4/2021) malam WIB.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X