Terlibat European Super League, Man United Menjijikkan, Liverpool Pura-pura YNWA

Kompas.com - 19/04/2021, 20:21 WIB
David Beckham memeluk Gary Neville pada laga testimoni menghadapi Juventus di Stadion Old Trafford, 24 Mei 2011. AFP/ANDREW YATESDavid Beckham memeluk Gary Neville pada laga testimoni menghadapi Juventus di Stadion Old Trafford, 24 Mei 2011.
|

KOMPAS.com - Legenda Manchester United Gary Neville meluapkan kekecewaan setelah eks klubnya itu setuju dalam rencana turnamen European Super League.

Pembentukan European Super League menjadi sorotan dunia sepak bola setelah beberapa klub elite menyatakan keterlibatan dalam rencana turnamen tersebut, Minggu (19/4/2021).

Tim Inggris yang dikabarkan sepakat mengikuti European Super League adalah Arsenal, Chelsea, Liverpool, Tottenham Hotspur, Manchester City, dan Manchester United.

Melihat Manchester United ikut terlibat dalam kompetisi antarklub di Eropa yang rencananya akan mempertemukan tim-tim elite dari liga di Benua Biru tersebut, Neville mengaku merasa jijik.

Baca juga: Apa Itu European Super League?

Menurut Neville, Man United bersama Arsenal, Chelsea, Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Manchester City yang bergabung dengan European Super League sebaiknya dihukum seberat-beratnya.

Bahkan, kalau perlu, kata Neville, Manchester United bersama Liverpool dan Arsenal degradasi saja.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Neville juga menyarankan gelar juara Liga Inggris diberikan kepada Burnley, klub yang berada di posisi ke-17 sementara dan baru saja dikalahkan Manchester United pada Minggu (18/4/2021).

Kemudian Fulham, yang masuk zona degradasi di peringkat ke-18, tidak perlu turun kasta.

Baca juga: 5 Hal Penting dan Menarik Seputar European Super League

"Saya adalah penggemar Manchester United dan telah berusia 40 tahun, tetapi saya merasa jijik, benar-benar jijik," kata Neville, dikutip BolaSport dari Sky Sports.

"Motivasinya adalah keserakahan. Kurangi poin mereka semua besok, tempatkan mereka di bagian bawah liga dan ambil uang dari mereka!" tuturnya.

"(Yang dilakukan mereka) kriminal. Itu adalah tindakan kriminal terhadap penggemar sepak bola di negara ini. Kurangi poin, kurangi uang, dan hukum mereka," katanya.

"Biarkan mereka melepaskan diri, tetapi langsung hukum mereka. Enam klub itu, mereka harus dihukum berat. Denda besar-besaran, pengurangan poin, hapus gelar dari mereka," katanya.

"Beri gelar untuk Burnley, biarkan Fulham bertahan. Degradasi Man United, Liverpool, dan Arsenal," ucap Neville.

"Ketiga klub itu, dengan sejarahnya di negara ini, harus jadi klub yang paling menderita," katanya.

"Sejarah dan tradisi ketiga klub itu benar-benar luar biasa dan saya menghargainya, tetapi mereka meninggalkan banyak hal yang diinginkan pada saat ini," tuturnya lagi.

Selain Man United, Neville mengaku sangat kesal juga kepada Liverpool.

Baca juga: Tanggapan FIFA soal Kegaduhan Wacana European Super League

Pasalnya, peraih 12 gelar Liga Inggris bersama Man United ini menilai bahwa The Reds mengkhianati semboyan mereka sendiri.

"Saya paling muak dengan Manchester United dan Liverpool," ucap Neville.

"Liverpool, mereka berpura-pura ketika mengumandangkan, 'You Will Never Walk Alone (YNWA), klub rakyat, klub penggemar'."

"Manchester United, 100 tahun, lahir dari para pekerja dari sekitar sini, dan mereka membobol liga tanpa persaingan yang tidak bisa turun kasta?" ujarnya.

Logo UEFA.Dok. UEFA Logo UEFA.

Kabar soal European Super League juga tak hanya mendapatkan sorotan dari para tokoh sepak bola, tetapi juga Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson.

Johnson menilai bahwa tindakan tegas perlu diambil untuk klub-klub yang memutuskan terlibat dengan European Super League.

"Rencana European Super League akan sangat merusak sepak bola dan kami mendukung otoritas sepak bola dalam mengambil tindakan," kata Johnson, dikutip BolaSport dari akun Twitter resminya.

"Mereka akan menyerang jantung permainan domestik, dan akan menjadi perhatian penggemar di seluruh negeri," lanjutnya.

"Klub yang terlibat harus menjawab pertanyaan penggemar dan komunitas sepak bola yang lebih luas sebelum mengambil langkah lebih lanjut," tulis Johnson.

Baca juga: 12 Tim Elite Disebut Ikut European Super League, UEFA Siapkan Sanksi Tegas

Kabar tentang European Super League menggemparkan dunia sepak bola setelah 12 klub yang menamai diri sebagai Founding Clubs secara serempak mengumumkan keterlibatan mereka, Senin (19/4/2021) dini hari WIB.

Selain enam klub Liga Inggris, ada juga Inter Milan, AC Milan, dan Juventus yang mewakili Liga Italia.

Sementara itu, Real Madrid, Barcelona, dan Atletico Madrid menjadikan diri mereka sebagai wakil dari Liga Spanyol.

Pada laman resmi mereka masing-masing, 12 klub tersebut merilis pengumuman tentang peluncuran turnamen, format pertandingan, gagasan dibentuk, dan tujuannya. (Rebiyyah Salasah)



Sumber BolaSport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.