Alasan Erik Alonso Yakin Klub Indonesia Bisa Juara Liga Champions Asia

Kompas.com - 18/04/2021, 08:40 WIB
Pemilik baru Derby County, Erik Alonso, berpose di depan patung Garuda Wisnu Kencana di Bali. INSTAGRAM.com/eralwbdPemilik baru Derby County, Erik Alonso, berpose di depan patung Garuda Wisnu Kencana di Bali.

KOMPAS.com - Pemilik baru Derby County, Erik Alonso, yakin bahwa klub Indonesia bisa berbicara banyak di kompetisi antarklub Asia. Bahkan, pebisnis asal Spanyol ini percaya kalau dirinya bisa membawa kubu Liga 1 juara Liga Champions Asia.

Kepemilikan Erik Alonso di Derby County kini tinggal menunggu pengesahan dari EFL selaku penyelenggara kompetisi Divisi Championship, kasta kedua Liga Inggris.

Walau belum diratifikasi sebagai pemilik tim asuhan Wayne Rooney tersebut, pebisnis asal Spanyol ini tengah melirik klub Liga 1 Indonesia.

Pria berusia 29 tahun itu yakin klub Indonesia punya potensi besar dan bahkan bisa menjadi juara Liga Champions Asia dalam jangka waktu lima tahun setelah ia datang.

Hal tersebut disampaikan Erik Alonso saat Kompas.com menghubunginya pada Jumat (16/4/2021) malam WIB.

Baca juga: Bos Baru Wayne Rooney Tegaskan Keinginan Beli Klub Liga 1 Indonesia

Pria yang mengaku punya sokongan dana dari Amerika Serikat, Asia, Swiss, Dubai, Kuwait, dan Spanyol tersebut ingin membeli tim Liga 1 jika kesempatan itu terbuka.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya ingin membangun tim, memiliki 100 persen tim, dan membuat tim sangat besar dan sukses di Indonesia," tutur Alonso lewat sambungan telepon langsung dari Spanyol.

"Saya ditawari tim-tim Singapura, Vietnam, dan Thailand tapi saya ingin tim Indonesia."

"Saya ingin menangani tim 100 persen dan 24 jam dan saya ingin mulai sesegera mungkin. Saya terbuka bila ada tim yang ingin menghubungi saya," lanjut pria yang mengaku punya berbagai portfolio bisnis di Indonesia, mulai dari properti sampai investasi di pabrik-pabrik.

"Saya ingin sebelum lima tahun, tim Indonesia bisa menjadi juara di kompetisi AFC, juara Liga Champions Asia."

Kompas.com pun bertanya mengenai keyakinannya menempuh target itu dan apa yang menjadi halangan utama bila nanti jadi membeli klub Liga 1.

"Kami harus menjalankan sebuah tim secara profesional dengan standar Eropa. Itu adalah cara untuk membuat suatu tim menjadi sukses," tutur pria yang bersahabat erat dengan Raja Sapta Oktohari, Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, tersebut.

Menjadi profesional sebenarnya adalah sebuah tantangan bagi klub-klub Liga 1.

Baca juga: Siapakah Erik Alonso, Bos Baru Wayne Rooney yang Ingin Bawa Klub Indonesia Juara Asia?

Bahkan, ronde terkini AFC Club Licensing Cycle pada November 2020 menunjukkan hanya ada enam dari 18 tim Liga 1 yang lolos proses standarisasi dan verifikasi kualitas manajemen klub sepak bola profesional.

Menanggapi fakta ini, Alonso pun yakin dengan kemampuan dirinya mengubah peruntungan klub.

"Tentu saja, tentu. Bahkan tak hanya satu tim. Satu liga bisa menjadi lebih profesional karena kami tahu cara melakukannya," ujar pria yang mengaku kerap menjadi penasihat Bali United tersebut.

"Saya yakin Indonesia punya potensi luar baisa. Indonesia bisa menghasilkan ribuan pemain top. Pemain Indonesia punya kualitas lebih dari China atau Jepang, yang mereka butuhkan adalah akademi-akademi bagus dan pelatih bagus," ujarnya lagi.

"Tim profesional bisa membuat mereka jadi pemain top."

Baca juga: Kata Ratu Tisha soal RANS Cilegon FC dan Fenomena Klub Sultan di Liga 2

Ia berargumen bahwa keberadaan akademi dan para pelatih mumpuni membuat China atau Jepang bisa memiliki pemain-pemain yang membawa negara mereka ke Piala Dunia.

China lolos ke Piala Dunia 2002 sementara Jepang sudah menjadi langganan Piala Dunia sejak 1998.

Sehingga, Alonso yakin bisa melakukan hal sama di Indonesia.

"Kenapa mereka bisa lolos ke Piala Dunia? Karena, akademi mereka bagus-bagus," tutur anak dari Jose Fernando Alonso, mantan pemilik klub Liga Spanyol, CD Logrones, yang beraksi di kasta teratas Liga Spanyol pada 1990an.

"Jika ada akademi bagus, dalam 10-20 tahun akan ada pemain-pemain hebat."

"Itu kenapa Jepang dan China bisa punya banyak pemain di luar negeri, bermain di Eropa."

"Mereka punya banyak akademi bagus. Kita bisa melakukan hal sama di Indonesia."

Terakhir, pemilik agensi pemain No Limits Sports tersebut menyampaikan pesan kepada klub-klub Liga 1 dan juga para pemain Indonesia.

"Saya ingin bilang ke tim-tim kami siap untuk bekerja di sana. Kepada para pemain Indonesia, tetap bekerja dan tetap bermain," ujarnya menutup wawancara.

"Jika ada dari mereka yang ingin bergabung dengan agensi saya, hubungi saja. Kami bisa pertimbangkan bawa mereka ke sini untuk trial atau semacamnya."

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.