Valentino "Jebret": Terlalu Mudah Buat Saya Jadi Peter Drury, Jon Champion, dan Jim Beglin

Kompas.com - 14/04/2021, 21:50 WIB
Presenter olahraga, Valentino Simanjuntak, saat berbicara soal kariernya di salah satu hotel di Jakarta, Sabtu (15/9/2018). TRI MEILINA/BOLASPORT.COMPresenter olahraga, Valentino Simanjuntak, saat berbicara soal kariernya di salah satu hotel di Jakarta, Sabtu (15/9/2018).

KOMPAS.com - Valentino Simanjuntak menilai bahwa terlalu mudah baginya untuk membawakan acara olahraga seperti layaknya Peter Drury, Jon Champion, dan Jim Beglin.

Presenter dan komentator Valentino Simanjuntak dikritik warganet. Gaya bahasanya dinilai terlalu berlebihan untuk ukuran komentator sepak bola.

Para pencinta sepak bola Tanah Air menginginkan komentator membawakan materi yang lebih berbobot dan mengedukasi.

Hingga akhirnya, muncullah tagar #GerakanMuteMassal yang seketika menjadi trending di media sosial Twitter.

Soal pembawaannya yang dinilai hiperbola, Valentino Simanjuntak menilai bahwa dirinya bisa saja menjadi komentator "normal".

Baca juga: UU ITE Trending Topic, Kisruh Valentino Simanjuntak dengan Netizen Berlanjut

Normal di sini dalam artian apa yang diomongkan sesuai kejadian di lapangan yang kemudian didukung dengan fakta-fakta pertandingan, seperti gaya komentator olahraga Inggris

Namun, Bung Jebret, sapaan akrab Valentino Simanjuntak, menilai bahwa itu terlalu mudah baginya karena sebenarnya tayangan sepak bola lebih dari sekadar apa yang dlihat di layar kaca. 

"Terlalu mudah buat gua menjadi Peter Drury, Jon Champion, Jim Beglin yang disebut sama netizen," ucap Valentino dalam acara "Kamar Rosi" yang ditayangkan langsung lewat channel YouTube Kompas TV, Rabu (14/4/2021) malam WIB.

"Itu hal yang sangat simpel dari seorang komentator untuk sekadar membawakan dengan tempo yang sesuai di lapangan," imbuhnya.

"Ketika masuk kotak penalti dia (komentator) ngangkat intonasinya, setelah gol masukin datanya, baru kemudian kasih faktanya. Itu terlalu piece of cake (terlalu mudah) buat gue," kata Valentino.

Baca juga: Semifinal Piala Menpora - Kondisi Persija Jakarta Lebih Ideal

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Kompas TV
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X