Kompas.com - 11/04/2021, 14:55 WIB
Peserta yang mengikuti turnamen miniatur Badan Pembangunan Prestasi Sepak Bola Indonesia di Lapangan Harin FC Tangerang Selatan pada Sabtu dan Minggu (10-11 April 2021). Dok. Badan Pembangunan Prestasi Sepak Bola Indonesia Peserta yang mengikuti turnamen miniatur Badan Pembangunan Prestasi Sepak Bola Indonesia di Lapangan Harin FC Tangerang Selatan pada Sabtu dan Minggu (10-11 April 2021).
|

KOMPAS.com - Badan Pembangunan Prestasi Sepak Bola Indonesia (BaPSPI) telah menggelar turnamen miniatur untuk sekolah sepak bola (SSB) usia 10 tahun dan 12 tahun di Lapangan Harin FC Tangerang Selatan, Sabtu dan Minggu (10-11 April 2021).

Ketua Umum BaPSPI Eko Setyawan mengatakan, turnamen digelar untuk menindaklanjuti rapat kerja BaPSPI tanggal 26 Maret 2021, yakni menjalankan agenda membuat miniatur game atau festival yang melibatkan sekolah sepak bola (SSB), sekolah formal, pondok pesantren, dan universitas.

Diharapkan, kegiatan tersebut bisa memunculkan bibit-bibit sepak bola potensial yang membuka peluang untuk memperkuat timnas pada masa depan. 

"Hal ini sesuai isi Inpres Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Sepak Bola Indonesia, yakni harus mengakomodasi seluruh kalangan sekolah sepak bola, sekolah formal, pondok pesantren, dan universitas agar muncul bibit-bibit pesepak bola yang hebat nantinya,” kata Eko melalui keterangannya, Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Usai Beli Cilegon United, Raffi Ahmad Berniat Bangun SSB dan Lapangan

Dia mengatakan, peserta turnamen tersebut pun dibatasi karena terkait pandemi Covid-19.

Penyelenggara pun menerapkan protokol kesehatan dan tetap semangat.

"BaPSPI hadir untuk anak-anak Indonesia dan para loyalis pembina sepak bola usia dini, yang betul-betul mengabdikan dirinya untuk sepak bola tanpa dibayar demi sepak bola Indonesia," ujarnya.

Selain itu, Eko menjelaskan pembinaan pelatih juga sangat penting.

Karena itu, hal tersebut pun menjadi program BaPSPI untuk memberikan pelatihan khusus sertifikasi agar pemahaman melatih sepak bola dapat dipraktikkan kepada anak-anak di seluruh pelosok Indonesia.

Baca juga: Fokus pada Pembinaan Sepak Bola, Legenda Persib Dirikan Akademi

"Anggota BaPSPI saat ini sudah terdaftar di 22 provinsi, 180 kabupaten dan kota seluruh Indonesia. Pelantikan pengurus akan terus berjalan. Mohon doa semoga kami bisa bekerja sesuai aturan dan BaPSPI dapat diterima masyarakat Indonesia," kata dia.

"Tentu aturan dan tata cara yang sama di provinsi, kabupaten, dan kota, yakni wajib melaksanakan dan menyesuaikan situasi kondisi terkait Covid-19," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X