Kompas.com - 09/04/2021, 07:00 WIB
Lionel Messi dan Sergio Ramos terlibat duel dalam laga Barcelona vs Real Madrid di Stadion Camp Nou, Rabu (18/12/2019) atau Kamis dini hari WIB. AFP/LLUIS GENELionel Messi dan Sergio Ramos terlibat duel dalam laga Barcelona vs Real Madrid di Stadion Camp Nou, Rabu (18/12/2019) atau Kamis dini hari WIB.

KOMPAS.com - Megabintang Barcelona, Lionel Messi, disebut menjadi penghambat utama Real Madrid dalam upaya mendominasi raihan trofi.

Hal tersebut diungkapkan oleh bek sekaligus kapten Real Madrid, Sergio Ramos, dalam serial dokumenternya yang berjudul "The Legend of Sergio Ramos".

Perkataan Sergio Ramos tentang Lionel Messi yang menjadi penghambat utama Real Madrid tentu memiliki dasar.

Sergio Ramos sudah puluhan kali menghadapi Messi dalam duel bertajuk el clasico antara Real Madrid dan Barcelona.

Baca juga: Riset Membuktikan, Lionel Messi Pesepak Bola Terbaik di 2021, Ronaldo?

Berdasarkam pengalamannya, Sergio Ramos mengaku kerap kesulitan untuk membendung kelincahan dan daya ledak Lionel Messi.

Bahkan, Ramos tak malu mengakui bahwa dia bersama rekannya-rekannya sangat menderita setiap berhadapan dengan pesepak bola berjulukan La Pulga tersebut.

Padahal Real Madrid dikenal dengan klub yang memiliki materi pemain berlimpah, dari penjaga gawang, bek, gelandang, hingga penyerang.

Namun, kenyataannya itu belum cukup untuk secara konsisten membendung kehebatan Messi di dalam lapangan, termasuk ketika Real Madrid ditukangi pelatih kawakan seperti Jose Mourinho sekali pun.

Baca juga: 10 Pemain Sepak Bola dengan Bayaran Tertinggi di Dunia, Messi Teratas

Selalu ada saat di mana Real Madrid takluk akibat pergerakan dan sentuhan kaki kiri Messi.

"Selama bertahun-tahun, kami menderita setiap melawan Messi," kata Ramos saat mengungkapkan penderitaan Real Madrid, dikutip dari Marca.

Setelah berkata demikian, Ramos berkhayal tentang skuad Barcelona tanpa kehadiran Messi.

Menurut Ramos, tidak adanya Messi di skuad Barcelona akan sangat menguntungkan bagi Real Madrid.

Baca juga: Ramos Bicara Masa Depan Messi, Siap Sambut La Pulga di Real Madrid

Wasit Alejandro Hernandez memberikan kartu kuning kepada Sergio Ramos dalam laga Real Madrid vs Barcelona dalam lanjutan pekan ke-26 Liga Spanyol 2018-2019 yang digelar di Stadion Santiago Bernabeu, 2 Maret 2019.AFP/ANADOLU AGENCY/BURAK AKBULUT Wasit Alejandro Hernandez memberikan kartu kuning kepada Sergio Ramos dalam laga Real Madrid vs Barcelona dalam lanjutan pekan ke-26 Liga Spanyol 2018-2019 yang digelar di Stadion Santiago Bernabeu, 2 Maret 2019.

Real Madrid dinilai akan memenangi lebih banyak gelar jika bukan karena Messi yang menjadi tumpuan utama di kubu Blaugrana, julukan Barcelona.

"Mungkin jika Barcelona tidak memilikinya, kami akan memenangi lebih banyak gelar," ujar Ramos sambil mengkhayal.

"Ada saat ketika kami menghadapi Barcelona yang berisikan tim terbaik dalam sejarah. Kami memiliki pelatih hebat seperti Jose Mourinho, tapi sulit bagi kami untuk mengalahkan mereka," imbuh Ramos.

"Kami tidak menang banyak dan ada banyak ketegangan yang disebabkan mereka atau kami," tutur bek berusia 35 tahun tersebut.

Baca juga: Messi Belum Cetak Gol di El Clasico sejak Ronaldo Tinggalkan Real Madrid

Statistik Messi kontra Real Madrid

Lionel Messi layak menjadi momok utama Real Madrid.

Selama bermain untuk skuad utama Barcelona, Messi tercatat sudah 44 kali tampil pada el clasico.

Berdasarkan data Transfermarkt, Messi mampu mencatatkan 26 gol dan 14 assist dari total penampilan tersebut.

Dia juga membantu Barcelona meraih 19 kemenangan atas Real Madrid.

Salah satu laga yang membuktikan status Messi sebagai momok utama Real Madrid terukir pada semifinal Liga Champions musim 2010-2011.

Baca juga: Awal Mula Duel Barcelona dan Real Madrid Dijuluki El Clasico

Kala itu, dua gol yang diciptakan Messi mampu menyingkirkan Real Madrid dari persaingan.

Berkat dua gol dari Messi, Barcelona mengalahkan Real Madrid dengan agregat 3-1.

Barcelona kemudian melaju ke final dan keluar sebagai juara Liga Champions musim 2010-2011 setelah mengalahkan Manchester United dengan skor 3-1.

Selain itu, masih terdapat beberapa laga yang membuktikan status Messi sebagai momok utama Real Madrid, seperti perempat final Copa del Rey dan final Piala Super Spanyol musim 2011-2012.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.