Kompas.com - 06/04/2021, 13:00 WIB
Manajer Liverpool, Juergen Klopp, tampak kecewa seusai timnya kalah pada laga final Liga Champions kontra Real Madrid di Kiev, 26 Mei 2018. AFP/FRANCK FIFEManajer Liverpool, Juergen Klopp, tampak kecewa seusai timnya kalah pada laga final Liga Champions kontra Real Madrid di Kiev, 26 Mei 2018.
|

KOMPAS.com - Liverpool tidak akan datang dengan misi balas dendam saat tandang ke markas Real Madrid pada perempat final Liga Champions 2021.

Demikian dikatakan sang manajer, Juergen Klopp.

Liverpool akan melawan Real Madrid pada leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Alfredo Di Stefano pada Selasa (6/4/2021) atau Rabu dini hari WIB.

Laga tersebut seolah menjadi kesempatan bagi Si Merah untuk melakukan revans perihal final Liga Champions 2018.

Saat itu, Liverpool 1-3 dari Real Madrid di final Liga Champions, yang juga kali terakhir mereka bertemu di kompetisi tersebut.

Baca juga: Real Madrid Vs Liverpool, Zidane Tak Masalah Los Blancos Diremehkan

Selain itu, dalam pertandingan tersebut, juga terdapat insiden antara penyerang andalan Liverpool, Mohamed Salah, dengan bek Madrid, Sergio Ramos.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal itu berujung cedera bagi Salah, yang meninggalkan lapangan sambil menangis.

Meski demikian, adanya kesempatan untuk bertemu Madrid kembali takkan dijadikan alasan untuk balas dendam bagi Klopp.

"Motivasi saya berada di level tertinggi karena ini Liga Champions," kata Klopp, dikutip dari BBC Sport.

"Ini tidak ada hubungannya dengan final 2018, tetapi ketika kami mendapatkan undian, bermain melawan Real Madrid, tentu saja saya ingat laga (final 2018) itu," ujarnya.

"Kami tidak melakukan misi balas dendam di sini. Saya tidak terlalu percaya pada balas dendam, tetapi akan menyenangkan bisa lolos karena itu berarti kami melaju ke babak berikutnya," tutur pelatih asal Jerman itu.

Baca juga: Prediksi Line Up Real Madrid Vs Liverpool, Tak Ada Duel Ramos Vs Salah

Klopp pun mengatakan bahwa saat ini dia sudah melupakan apa yang terjadi antara Salah dan Ramos.

Berbeda halnya saat kejadian itu baru-baru terjadi.  

"Saya mengatakan setelah pertandingan itu, jika seseorang bertanya kepada saya seminggu kemudian atau sebulan kemudian, apakah saya akan mengundang Sergio Ramos ke ulang tahun saya yang ke-60, saya akan mengatakan tidak. Saya akan memikirkannya lagi," ucapnya.

"Dia pesepak bola hebat, tetapi saya tidak suka apa yang terjadi malam itu," tutur Klopp.

"Itu adalah malam yang aneh bagi kami, tetapi itu sudah lama sekali dan saya tidak bisa mendapatkan perasaan itu kembali, kemarahan atau apa pun," ujarnya.



Sumber BBC Sport
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.