10 Laga Jelang Finis Liga Italia, Ibrahimovic Spesialis Lap Terakhir

Kompas.com - 03/04/2021, 14:20 WIB
Striker gaek Zlatan Ibrahimovic merayakan golnya ke gawang Crotone dalam laga AC Milan vs Crotone, Minggu (7/2/2021) di San Siro. AFP/Miguel MedinaStriker gaek Zlatan Ibrahimovic merayakan golnya ke gawang Crotone dalam laga AC Milan vs Crotone, Minggu (7/2/2021) di San Siro.
|

KOMPAS.com - AC Milan mesti melakukan sprint kencang dalam 10 laga terakhir jelang finis Liga Italia 2020-2021. I Diavolo boleh bersandar kepada spesialis lap terakhir, Zlatan Ibrahimovic.

Zlatan Ibrahimovic bakal memimpin AC Milan menghadapi Sampdoria pada pekan ke-29 Liga Italia 2020-2021 di Stadion San Siro, Sabtu (3/4/2021) pukul 17.30 WIB.

Jika ingin terus menghidupkan asa meraih scudetto alias titel juara Serie A, Ibrahimovic cs wajib meraup hasil positif saat bersua Sampdoria.

“Momen krusial kompetisi telah datang,” kata pelatih AC Milan, Stefano Pioli.

AC Milan jelas butuh versi bengis alias kejam dari sang penyerang andalan, Zlatan Ibrahimovic (39 tahun) dalam mengarungi lap-lap terakhir Liga Italia.

Peran Ibrahimovic buat AC Milan tak terbantahkan. Ketika nama Zlatan tertera di papan skor pada rentang 22 Juli 2020 sampai sekarang, AC Milan tak pernah menelan kekalahan.

Baca juga: Bela Negara 151 Menit, Pulang ke AC Milan Ibrahimovic Langsung Latihan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rapor skuad I Diavolo Rosso (julukan AC Milan) saat Ibrahimovic bikin gol adalah 12 kemenangan dan dua seri.

Tak salah memang jika AC Milan berharap banyak kepada Ibrahimovic di periode akhir kompetisi.

Ibrahimovic adalah spesialis lap terakhir. Ia kerap menginjak pedal gas dengan dalam dan tampil menentukan di pengujung kejuaraan.

Musim lalu adalah contoh paling gres. Ibrahimovic sukses mengantar AC Milan mencatat finis sensasional dengan mencatat tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang dalam 10 partai pamungkas Liga Italia 2019-2020.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Misi Ekuador di Paralimpik Tokyo 2020

Misi Ekuador di Paralimpik Tokyo 2020

Sports
Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting Tambah Medali Indonesia

Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting Tambah Medali Indonesia

Sports
Profil Kevin Cordon, Anak Didik Pelatih Indonesia yang Ukir Sejarah di Olimpiade Tokyo

Profil Kevin Cordon, Anak Didik Pelatih Indonesia yang Ukir Sejarah di Olimpiade Tokyo

Sports
Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Rebut Perunggu Usai Bekuk Kevin Cordon

Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Rebut Perunggu Usai Bekuk Kevin Cordon

Badminton
Kisah Jatuh Bangun Greysia Polii: 2 Kali Sempat Ingin Pensiun, Kini Raih Medali Emas Olimpiade

Kisah Jatuh Bangun Greysia Polii: 2 Kali Sempat Ingin Pensiun, Kini Raih Medali Emas Olimpiade

Badminton
Dari Sepak Bola untuk Badminton, Persija dan Persib Ucapkan Selamat kepada Greysia/Apriyani

Dari Sepak Bola untuk Badminton, Persija dan Persib Ucapkan Selamat kepada Greysia/Apriyani

Badminton
Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade: Dari Chants Timnas Indonesia hingga Selebrasi yang Tertunda

Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade: Dari Chants Timnas Indonesia hingga Selebrasi yang Tertunda

Sports
Eng Hian/Limpele, Ikatan Medali di Olimpiade Tokyo 2020 dan Athena 2004

Eng Hian/Limpele, Ikatan Medali di Olimpiade Tokyo 2020 dan Athena 2004

Sports
Kalah dari Greysia/Apriyani di Final Olimpiade Tokyo, Chen/Jia Akui Gugup

Kalah dari Greysia/Apriyani di Final Olimpiade Tokyo, Chen/Jia Akui Gugup

Badminton
Greysia/Apriyani Tak Menyangka Bisa Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo

Greysia/Apriyani Tak Menyangka Bisa Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo

Badminton
Kisah Greysia Polii Wujudkan Mimpi Jadi Ganda Putri Pertama Indonesia Peraih Emas Olimpiade

Kisah Greysia Polii Wujudkan Mimpi Jadi Ganda Putri Pertama Indonesia Peraih Emas Olimpiade

Badminton
Momen Greysia/Apriyani Saling Mengalungkan Medali Emas Olimpiade Tokyo

Momen Greysia/Apriyani Saling Mengalungkan Medali Emas Olimpiade Tokyo

Badminton
Mengingat Kembali Pesan Persatuan Greysia Polii, Sang Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo

Mengingat Kembali Pesan Persatuan Greysia Polii, Sang Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo

Sports
Greysia/Apriyani Lengkapi Raihan Medali Emas Indonesia dalam Cabor Badminton di Olimpiade

Greysia/Apriyani Lengkapi Raihan Medali Emas Indonesia dalam Cabor Badminton di Olimpiade

Badminton
Profil Eng Hian, Pelatih Ganda Putri yang Antar Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo

Profil Eng Hian, Pelatih Ganda Putri yang Antar Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade Tokyo

Sports
komentar di artikel lainnya
Close Ads X