Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ujaran Kebencian pada Laga Persib Vs Bali United Terbukti Hoax, Netizen Diminta Tak Gaduh

Kompas.com - 25/03/2021, 13:30 WIB
Benediktus Agya Pradipta,
Ferril Dennys

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Ketua Orginizing Committee (OC) Piala Menpora 2021, Akhmad Hadian Lukita, menegaskan bahwa ujaran kebencian yang terdengar pada laga Persib Bandung vs Bali United adalah hoax.

Laga Persib vs Bali United yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada Rabu (24/3/2021) sore WIB itu merupakan lanjutan fase grup Piala Menpora 2021.

Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu sempat diwarnai cerita menghebohkan dari luar lapangan.

Seusai babak pertama, beredar video cuplikan pertandingan yang tak etis dan provokatif.

Dalam video yang beredar di dunia maya itu, samar-samar terdengar chant ujaran kebencian terhadap Persija Jakarta di tengah laga Persib vs Bali United.

Baca juga: Persib Vs Bali United - Robert Alberts Puas meski Maung Bandung Cuma Imbang

Video tersebut sontak memancing amarah warganet, khususnya suporter Persija Jakarta.

Warganet pun mendesak pihak penyiar untuk memberikan klarifikasi dan permohonan maaf.

Akan tetapi, tak lama setelah video provokatif itu ramai dibicarakan, Indosiar selaku pihak penyiar mengatakan bahwa video itu hoax dan tak terbukti kebenarannya.

Pernyataan Indosiar kemudian didukung oleh Ketua OC Piala Menpora, Akhmad Hadian Lukita, pada Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Video Ujaran Kebencian terhadap Persija di Laga Persib Vs Bali United Dipastikan Hoax

Akhmad Hadian Lukita memastikan video itu hoax setelah pihaknya melakukan investigasi untuk mengetahui kebenaran dan fakta sesungguhnya.

Dalam hal ini, pihak OC yang dikepalai Akhmad Hadian Lukita juga mengaku sudah menghubungi tim produksi Indosiar.

Hasil investigasi menunjukkan bahwa video dan audio pada saat siaran langsung bisa dikatakan bersih dari ujaran kebencian.

Artinya, video provokatif yang beredar di dunia maya adalah hasil editan.

“Termasuk menghubungi tim produksi dan mengamati detail yang terjadi pada saat siaran dilakukan. Kami juga membandingkan video yang ada dengan fakta yang sebenarnya selama proses siaran berlangsung,” kata Akhmad Hadian Lukita dalam siaran pers yang diterima KOMPAS.com pada Kamis (25/3/2021) siang WIB.

Baca juga: Jadwal Piala Menpora 2021 - Duel Sengit Barito Putera Vs Arema FC

“Video dan audio pada saat siaran langsung terbilang clear. Tidak ada indikasi yang melecehkan kelompok lain atau rasis. Kami pastikan, cuplikan video yang beredar ke publik tersebut adalah hasil editan,” tutur Akhmad Hadian Lukita menegaskan.

Setelah memastikan ketidakbenaran di balik video tersebut, Akhmad Hadian Lukita mengimbau kepada seluruh warganet untuk tidak gaduh dalam menyikapi video provokatif yang sempat beredar.

“Kami mengimbau kepada seluruh netizen, pecinta sepak bola nasional, dan penonton yang di rumah. Mari kita saling menghargai dan menjaga kelangsungan Piala Menpora 2021," ujar Akhmad Hadian Lukita.

"Jangan bikin gaduh, walau di dunia maya. Mohon dipahami dan sama-sama berkomitmen. Bagaimana pun, sepak bola telah menyatukan kita semua,” tutur dia menegaskan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Persib Mulai Panaskan Mesin Jelang Lawan Persita, Persiapan Dua Hari..

Persib Mulai Panaskan Mesin Jelang Lawan Persita, Persiapan Dua Hari..

Liga Indonesia
Syarat Messi Main di Piala Dunia Klub 2025, Belum Resmi Walau ada Peluang

Syarat Messi Main di Piala Dunia Klub 2025, Belum Resmi Walau ada Peluang

Liga Lain
Sorotan AFC terhadap Empat Pemain Indonesia Jelang Piala Asia U23 2024

Sorotan AFC terhadap Empat Pemain Indonesia Jelang Piala Asia U23 2024

Timnas Indonesia
Sananta Naik Daun Bersama Timnas Indonesia, Milo Beri Peringatan

Sananta Naik Daun Bersama Timnas Indonesia, Milo Beri Peringatan

Timnas Indonesia
Italia 99,8 Persen Mengunci Slot 5 Tim di Liga Champions Musim Depan

Italia 99,8 Persen Mengunci Slot 5 Tim di Liga Champions Musim Depan

Liga Champions
Ten Hag Sebut Lini Belakang Man United Jadi Alasan Sulit Bersaing

Ten Hag Sebut Lini Belakang Man United Jadi Alasan Sulit Bersaing

Liga Inggris
Leverkusen di Ambang Juara, Xabi Alonso Hanya Perlu Satu Kemenangan Lagi

Leverkusen di Ambang Juara, Xabi Alonso Hanya Perlu Satu Kemenangan Lagi

Bundesliga
Kiper Sempurna? Gabungkan Saja Buffon dan Dida

Kiper Sempurna? Gabungkan Saja Buffon dan Dida

Liga Italia
Hasil Practice MotoGP Amerika: Martin Pertama, Vinales-Marquez Menyusul

Hasil Practice MotoGP Amerika: Martin Pertama, Vinales-Marquez Menyusul

Motogp
Lin Jarvis Tinggalkan Yamaha Akhir Musim 2024

Lin Jarvis Tinggalkan Yamaha Akhir Musim 2024

Motogp
Piala Asia U23 2024, Ada Mimpi STY Bawa Timnas Indonesia ke Olimpiade

Piala Asia U23 2024, Ada Mimpi STY Bawa Timnas Indonesia ke Olimpiade

Timnas Indonesia
Jadwal BAC: Jonatan Christie Jumpa Shi Yu Qi, Asa Terakhir Indonesia

Jadwal BAC: Jonatan Christie Jumpa Shi Yu Qi, Asa Terakhir Indonesia

Badminton
Jadwal Liga Inggris Hari Ini, Man United dan Man City Main

Jadwal Liga Inggris Hari Ini, Man United dan Man City Main

Liga Inggris
Hasil FP1 MotoGP Amerika 2024: Vinales Tercepat, Marquez di Luar 5 Besar

Hasil FP1 MotoGP Amerika 2024: Vinales Tercepat, Marquez di Luar 5 Besar

Motogp
Ginting Gugur dari BAC 2024: Tak Memuaskan, Siap Evaluasi demi Olimpiade

Ginting Gugur dari BAC 2024: Tak Memuaskan, Siap Evaluasi demi Olimpiade

Badminton
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com