Ahli Gizi Inter Milan Ungkap "Makanan Keji" Favorit Romelu Lukaku

Kompas.com - 24/03/2021, 16:40 WIB
Romelu Lukaku merayakan golnya dalam pertandingan Inter Milan vs Genoa pada pekan ke-24 Liga Italia 2020-2021 di Stadion San Siro, Minggu (28/2/2021) malam WIB. AFP/FILIPPO MONTEFORTERomelu Lukaku merayakan golnya dalam pertandingan Inter Milan vs Genoa pada pekan ke-24 Liga Italia 2020-2021 di Stadion San Siro, Minggu (28/2/2021) malam WIB.

KOMPAS.com - Makanan siap saji yang membuat badan striker Inter Milan, Romelu Lukaku, membengkak akhirnya terungkap.

Romelu Lukaku mendarat di Inter Milan dari Manchester United pada awal musim 2019-2020 dengan biaya 75 juta euro (sekitar 1,28 triliun).

Saat pertama kali datang, berat badan bomber asal Belgia itu di atas 100 kilogram atau termasuk yang tidak ideal untuk pesepak bola.

Lukaku kelebihan berat badan karena dia tidak disiplin dalam memilih makanan yang dia santap.

Baca juga: Top Skor Liga Italia - Cetak Hattrick, Ronaldo Jauhi Lukaku

Menurut penilaian ahli gizi Inter Milan Matteo Pincella, Lukaku membawa kebiasaan buruk dari Inggris ke Italia dengan menyantap makanan siap saji.

Melansir Football Italia, Rabu (24/3/2021) beberapa junk food yang menjadi favorit striker 27 tahun itu adalah pasta dengan saus krim carbonara hingga pizza dengan topping nanas alias Hawaiian Pizza.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hawaiian Pizza menjadi kudapan paling "keji" yang disantap Lukaku karena makanan itu terlarang bagi para atlet.

Selain itu, pizza dengan topping nanas juga dianggap mencedarai atau tidak menghargai jati diri bangsa Italia.

Baca juga: Ungguli Cristiano Ronaldo, Romelu Lukaku Jadi Raja Striker Serie A

Namun, Lukaku akhirnya bisa meninggalkan kebiasaan lamanya dalam memakan makanan yang kurang baik untuk pesepak bola.

Dia mengikuti aturan makan yang diterapkan si ahli gizi Inter Milan, sehingga berat badannya bisa menyusut hingga 7 kilogram.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

3 Orang Indonesia yang Sukses di Olimpiade sebagai Pemain dan Pelatih

3 Orang Indonesia yang Sukses di Olimpiade sebagai Pemain dan Pelatih

Sports
Misi Ekuador di Paralimpik Tokyo 2020

Misi Ekuador di Paralimpik Tokyo 2020

Sports
Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting Tambah Medali Indonesia

Update Klasemen Olimpiade Tokyo 2020, Anthony Ginting Tambah Medali Indonesia

Sports
Profil Kevin Cordon, Anak Didik Pelatih Indonesia yang Ukir Sejarah di Olimpiade Tokyo

Profil Kevin Cordon, Anak Didik Pelatih Indonesia yang Ukir Sejarah di Olimpiade Tokyo

Sports
Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Rebut Perunggu Usai Bekuk Kevin Cordon

Hasil Olimpiade Tokyo, Anthony Ginting Rebut Perunggu Usai Bekuk Kevin Cordon

Badminton
Kisah Jatuh Bangun Greysia Polii: 2 Kali Sempat Ingin Pensiun, Kini Raih Medali Emas Olimpiade

Kisah Jatuh Bangun Greysia Polii: 2 Kali Sempat Ingin Pensiun, Kini Raih Medali Emas Olimpiade

Badminton
Dari Sepak Bola untuk Badminton, Persija dan Persib Ucapkan Selamat kepada Greysia/Apriyani

Dari Sepak Bola untuk Badminton, Persija dan Persib Ucapkan Selamat kepada Greysia/Apriyani

Badminton
Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade: Dari Chants Timnas Indonesia hingga Selebrasi yang Tertunda

Greysia/Apriyani Raih Medali Emas Olimpiade: Dari Chants Timnas Indonesia hingga Selebrasi yang Tertunda

Sports
Eng Hian/Limpele, Ikatan Medali di Olimpiade Tokyo 2020 dan Athena 2004

Eng Hian/Limpele, Ikatan Medali di Olimpiade Tokyo 2020 dan Athena 2004

Sports
Kalah dari Greysia/Apriyani di Final Olimpiade Tokyo, Chen/Jia Akui Gugup

Kalah dari Greysia/Apriyani di Final Olimpiade Tokyo, Chen/Jia Akui Gugup

Badminton
Greysia/Apriyani Tak Menyangka Bisa Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo

Greysia/Apriyani Tak Menyangka Bisa Raih Medali Emas di Olimpiade Tokyo

Badminton
Kisah Greysia Polii Wujudkan Mimpi Jadi Ganda Putri Pertama Indonesia Peraih Emas Olimpiade

Kisah Greysia Polii Wujudkan Mimpi Jadi Ganda Putri Pertama Indonesia Peraih Emas Olimpiade

Badminton
Momen Greysia/Apriyani Saling Mengalungkan Medali Emas Olimpiade Tokyo

Momen Greysia/Apriyani Saling Mengalungkan Medali Emas Olimpiade Tokyo

Badminton
Mengingat Kembali Pesan Persatuan Greysia Polii, Sang Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo

Mengingat Kembali Pesan Persatuan Greysia Polii, Sang Peraih Medali Emas Olimpiade Tokyo

Sports
Greysia/Apriyani Lengkapi Raihan Medali Emas Indonesia dalam Cabor Badminton di Olimpiade

Greysia/Apriyani Lengkapi Raihan Medali Emas Indonesia dalam Cabor Badminton di Olimpiade

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X