Pelatih PSM Angkat Bicara Soal Boaz Solossa dan Wiljan Pluim

Kompas.com - 21/03/2021, 19:20 WIB
Pemain senior Persipura Jayapura, Boaz Salossa menggiring bola saat Training Center (TC) untuk persiapan liga musim 2020 di Lapangan Agrokusuma Batu, Jawa Timur, Senin (27/01/2020) pagi.  KOMPAS.com/SUCI RAHAYUPemain senior Persipura Jayapura, Boaz Salossa menggiring bola saat Training Center (TC) untuk persiapan liga musim 2020 di Lapangan Agrokusuma Batu, Jawa Timur, Senin (27/01/2020) pagi.

MALANG, KOMPAS.com - Nama Boaz Solossa sempat ramai dikaitkan dengan PSM Makassar. Kapten Persipura Jayapura tersebut dilaporkan segera mendarat ke PSM untuk menunjang lini depan Juku Eja di Piala Menpora 2021.

Pelatih PSM Makassar, Syamsuddin Batolla, pun angkat bicara. Dia menegaskan bahwa transfer Boaz Solossa ke PSM Makassar baru sebatas rumor saja.

Namun, dia tak menampik perekrutan Boaz Salossa bakal memberikan dampak besar bagi PSM Makassar.

“Rumor tersebut memang dibicarakan di media, bahwa Boaz akan merapat ke PSM. Namun, sampai saat ini belum ada namanya bergabung,” kata Syamsuddin Batolla dalam konferensi pers secara virtual.

Baca juga: Ada yang Tertarik kepada Boaz Solossa

“Saya sih kalau memang manajemen mendatangkan (sang pemain), akan menjadi kekuatan bagi saya,” imbuh mantan pelatih Persim Maros tersebut.

Kapten PSM Makassar, Wiljan Pluim, saat tampil melawan Lao Toyota FC pada pertandingan lanjutan Grup H AFC Cup 2019 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Rabu (13/3/2019).Dok. AFC Cup Kapten PSM Makassar, Wiljan Pluim, saat tampil melawan Lao Toyota FC pada pertandingan lanjutan Grup H AFC Cup 2019 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Rabu (13/3/2019).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain Boaz, ada satu nama lagi yang cukup ramai dibicarakan di kalangan ramai yakni Wiljan Pluim.

Playmaker asal Belanda tersebut dikonfirmasi tetap bertahan di Makassar untuk musim 2021.

Namun, hingga saat ini sang pemain belum juga terlihat merapat ke barisan tim.

Bahkan, namanya juga tidak disertakan PSM Makassar dalam babak penyisihan Grup B yang diselenggarakan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Baca juga: Profil Boaz Solossa, Mutiara Sepak Bola Indonesia dari Tanah Papua

Syamsuddin Batolla mengatakan absennya Wiljan Pluim karena terkendala jadwal Piala Menpora. Belum lagi sang pemain harus berurusan dengan protokol kesehatan dan kewajiban karantina.

“Terkait Pluim karena persiapan kami hanya dua minggu dan dia berada di daerahnya sendiri alias pulang kampung,” tutur Syamsuddin Batolla.

“Situasi pandemi Covid-19 menghambat dia mempersiapkan diri bergabung dengan tim dan juga beradaptasi dengan rekan-rekannya.”

“Ini mungkin jadi pertimbangan manajemen dan saya juga sangat mengharapkan dia tapi itu tadi karena masalah Covid,” pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X