Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ezra Walian dan Ferdinand Sinaga, Perwujudan Langkah Strategis Persib

Kompas.com - 15/03/2021, 08:20 WIB
Kontributor Bola, Septian Nugraha,
Sem Bagaskara

Tim Redaksi

BANDUNG, KOMPAS.com - Persib Bandung resmi mendatangkan Ezra Walian. Penyerang berdarah Belanda-Indonesia itu diikat dengan kontrak berdurasi tiga musim.

Ezra Walian diperkenalkan sebagai pemain anyar Persib pada Minggu (14/03/2021). Bertepatan dengan perayaan hari kelahiran klub berjulukan Maung Bandung itu yang ke-88 tahun.

Ezra Walian tercatat sebagai pemain kedua yang didatangkan Persib pada jendela transfer awal musim 2021.

Sebelum Ezra, ada Ferdinand Sinaga yang lebih dulu diperkenalkan sebagai pemain anyar Maung Bandung. Di Persib, Ferdinand diikat dengan kontrak berdurasi dua musim.

Melihat geliat transfer Persib sejauh ini, klub beralias Pangeran Biru itu tampak fokus menutup lubang menganga di lini depan.

Pasalnya, dari enam pemain yang telah resmi hengkang dari Persib, tiga di antaranya merupakan pemain bertipikal menyerang. Mereka adalah Zulham Zamrun, Beni Oktovianto, dan Ghozali Siregar.

Baca juga: Ucapan Selamat Eks Pemain Bintang Chelsea untuk HUT Persib Bandung

Mendatangkan Ezra dan Ferdinand ke Bandung, bisa dibilang sebagai langkah strategis yang dilakukan Persib untuk mencegah terjadinya krisis pemain di lini depan.

Apalagi, setelah hengkangnya Zulham Zamrun dan Beni Oktovianto, stok penyerang Persib hanya tinggal menyisakan dua nama, yakni Wander Luiz dan Geoffrey Castillion.

Tentunya, kehadiran Ferdinand dan Ezra bisa membuat pelatih Persib Robert Rene Alberts merasa lebih tenang. Sebab, Persib punya kedalaman skuad yang mumpuni di pos penyerang.

Bisa dibilang juga, lini depan Persib kian mengerikan dengan hadirnya Ferdinand dan Ezra, mengingat pada musim 2020 silam, tim sudah punya duo penyerang mematikan dalam diri Wander Luiz dan Castillion.

Kolaborasi keduanya di lini depan sangat signifikan dalam mendongkrak produktivitas Persib.

Dalam tiga pertandingan di Liga 1 2020, total ada tujuh gol yang dibukukan Persib. Dari jumlah tersebut, enam gol disumbangkan duet Wander Luiz (empat gol) dan Castillion (dua gol).

Selain itu, ada keuntungan lain yang didapatkan Persib dengan kedatangan Ezra dan Ferdinand. Kedua pemain tersebut punya kemampuan bermain di lebih dari satu posisi.

Baca juga: Peran Sergio van Dijk di Balik Kepindahan Ezra Walian ke Persib

Selain piawai memainkan peran sebagai penyerang utama, Ezra dan Ferdinand juga bisa bermain melebar, berperan sebagai winger.

Ketika memperkuat Persib pada musim 2014, Ferdinand beberapa kali diandalkan oleh pelatih Djadjang Nurdjaman untuk bermain di sektor sayap. Sementara peran penyerang utama dimainkan oleh Djibril Coulibaly dalam skema dasar 4-3-3.

Akan tetapi, ketika Djibril Coulibaly cedera dan harus menepi hingga akhir musim, Ferdinand kemudian mengambil alih peran striker asal Mali itu sebagai ujung tombak Persib.

Hasilnya memang cukup baik, Ferdinand mampu menyumbang 12 gol untuk Persib dan membawa Maung Bandung meraih gelar juara Liga Super Indonesia (LSI) 2014.

Bermain di pos winger tidak hanya dilakoni Ferdinand ketika membela Persib. Saat di PSM Makassar pun, Ferdinand beberapa kali ditempatkan sebagai penyerang sayap, terutama saat klub berjulukan Juku Eja itu dilatih oleh Bojan Hodak.

Baca juga: Jalan Berliku yang Dilalui Persib Datangkan Ezra Walian

Dalam skema permainan yang diusung, pelatih asal Kroasia itu cenderung mengandalkan Ferdinand sebagai winger kiri. Adapun peran penyerang utama dimainkan oleh Osas Saha dan Giancarlo Rodrigues.

Secara terang-terangan, Bojan bahkan menyebut, Ferdinand punya potensi besar untuk menjadi winger kiri terbaik di Indonesia.

Tak berbeda dengan Ferdinand, Ezra Walian juga tidak hanya piawai memainkan peran sebagai penyerang utama. Mantan pemain Jong Ajax itu juga bisa bermain sebagai penyerang lubang, winger, bahkan gelandang serang.

Ketika memperkuat PSM di musim 2019, Ezra lebih sering ditampilkan sebagai winger kiri oleh pelatih Dejan Kalezic. Sementara di era Bojan Hodak, Ezra lebih kerap dimainkan sebagai winger kanan.

Solusi jitu andai Castilllon menetap di Italia 

Penyerang Persib Bandung, Geoffrey Castillion.KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA Penyerang Persib Bandung, Geoffrey Castillion.

Menilik fleksibilitas Ferdinand dan Ezra, Persib tidak perlu risau mencari pengganti yang sepadan bagi Wander Luiz atau Castillion, jika kedua pemain tersebut sedang tidak dalam performa terbaiknya, atau terpaksa absen karena akumulasi kartu atau cedera.

Selain itu, kehadiran Ferdinand dan Ezra juga membuat Persib tak lagi dipusingkan mencari pengganti Castillion andai pemain asal Belanda itu terlambat bergabung bersama Persib.

Castillion saat ini tengah menjalani masa peminjaman di klub Serie C Italia, Como 1907. Belum diketahui secara pasti bagaimana klausul peminjaman Castillion dari Persib ke Como 1907.

Menurut kabar, penyerang berusia 30 tahun itu diperkirakan kembali ke Persib dari masa peminjamannya di Como 1907, pada Mei atau Juli 2021.

Castillion bisa saja kembali pada Mei, andai Como 1907 gagal lolos ke babak play-off promosi-degradasi Serie B Italia. Akan tetapi, bila Como 1907 berhasil menembus babak play-off, ada kemungkinan Castillion baru bisa bergabung pada Juli mendatang.

Baca juga: 88 Tahun Persib Bandung, Mengenang Momen Emas Pertama Maung Bandung di Sepak Bola Indonesia

Tentunya, kehadiran Ferdinand dan Ezra menjadi langkah antisipasi Persib bila Castillion harus menetap di Italia hingga Juli 2021. Lubang yang ditinggalkan Castillion bisa ditutup oleh Ferdinand dan juga Ezra.

Tidak hanya itu, Persib juga tampaknya tidak lagi perlu mendatangkan winger anyar untuk menggantikan Ghozali Siregar.

Sebab, stok pemain di pos winger Persib terbilang aman. Di sektor tersebut, setidaknya Persib masih memiliki nama-nama seperti Esteban Vizcarra, Febri Hariyadi, Erwin Ramdani, hingga Frets Butuan.

Kedalaman skuad Persib di lini sayap sangat mumpuni. Terlebih, seperti sudah disebutkan di atas, Ezra dan Ferdinand pun sejatinya bisa bermain melebar di sektor sayap.

Melihat kebutuhan tim dalam mendatangkan pemain baru, Persib hanya tinggal fokus mencari pemain anyar di lini tengah.

Sebab di posisi tersebut, Persib sudah kehilangan Omid Nazari dan Kim Jeffrey Kurniawan. Keduanya bisa dibilang sebagai pemain vital di lini tengah Persib musim lalu.

Besar kemungkinan, satu slot di lini tengah akan diisi oleh pemain asing asal Asia, yang akan diplot sebagai suksesor Omid Nazari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Komitmen Perpanjang Kontrak STY, Erick Thohir Bicara Generasi Emas Indonesia

Komitmen Perpanjang Kontrak STY, Erick Thohir Bicara Generasi Emas Indonesia

Timnas Indonesia
Rizky Ridho Merasa Beruntung Timnas Indonesia Dilatih Shin Tae-yong

Rizky Ridho Merasa Beruntung Timnas Indonesia Dilatih Shin Tae-yong

Timnas Indonesia
Aji Santoso Bicara Piala Asia U23 2024: Indonesia Hati-hati Anti Klimaks

Aji Santoso Bicara Piala Asia U23 2024: Indonesia Hati-hati Anti Klimaks

Timnas Indonesia
Prediksi 3 Pemerhati Sepak Bola Indonesia vs Korea Selatan, Asa Menang Itu Ada

Prediksi 3 Pemerhati Sepak Bola Indonesia vs Korea Selatan, Asa Menang Itu Ada

Timnas Indonesia
Komitmen Ketum PSSI untuk Perpanjang Kontak Shin Tae-yong hingga 2027

Komitmen Ketum PSSI untuk Perpanjang Kontak Shin Tae-yong hingga 2027

Timnas Indonesia
Jadwal Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024, Mulai Sabtu 27 April

Jadwal Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2024, Mulai Sabtu 27 April

Badminton
Indonesia Vs Korea Selatan, Garuda Muda Tak Dianggap Underdog

Indonesia Vs Korea Selatan, Garuda Muda Tak Dianggap Underdog

Timnas Indonesia
Xavi Putuskan Bertahan di Barcelona hingga Juni 2025

Xavi Putuskan Bertahan di Barcelona hingga Juni 2025

Liga Spanyol
Liverpool Tumbang di Tangan Everton, Van Dijk Bicara Perebutan Gelar

Liverpool Tumbang di Tangan Everton, Van Dijk Bicara Perebutan Gelar

Liga Inggris
Man United Vs Sheffield United: Bruno Berjaya, Kemenangan MU Hal Utama

Man United Vs Sheffield United: Bruno Berjaya, Kemenangan MU Hal Utama

Liga Inggris
Thomas dan Uber Cup 2024: Momen Penguatan Semangat Jelang Olimpiade

Thomas dan Uber Cup 2024: Momen Penguatan Semangat Jelang Olimpiade

Badminton
Siaran Langsung dan Live Streaming Indonesia Vs Korsel Malam Ini

Siaran Langsung dan Live Streaming Indonesia Vs Korsel Malam Ini

Timnas Indonesia
Persib Bandung Vs Borneo FC, Siasat Pieter Huistra Manfaatkan Laga

Persib Bandung Vs Borneo FC, Siasat Pieter Huistra Manfaatkan Laga

Liga Indonesia
Klasemen Liga Inggris: Liverpool Gagal Pepet Arsenal, Terancam Man City

Klasemen Liga Inggris: Liverpool Gagal Pepet Arsenal, Terancam Man City

Liga Inggris
Hasil Man United Vs Sheffield United 4-2: Roket Fernandes, Setan Merah Menang

Hasil Man United Vs Sheffield United 4-2: Roket Fernandes, Setan Merah Menang

Liga Inggris
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com