Hasil Liga Italia - Lukaku-Lautaro Bawa Inter Bekuk Torino, Roma Keok

Kompas.com - 14/03/2021, 23:06 WIB
Para pemain Inter Milan merayakan gol Romelu Lukaku pada laga Borussia Moenchengladbach vs Inter Milan di Moenchengladbach, 1 Desember 2020. AFP/INA FASSBENDERPara pemain Inter Milan merayakan gol Romelu Lukaku pada laga Borussia Moenchengladbach vs Inter Milan di Moenchengladbach, 1 Desember 2020.

KOMPAS.com - Pertandingan Torino vs Inter Milan dan Parma vs AS Roma telah berakhir.

Adapun kedua laga tersebut merupakan rangkaian laga pekan ke-27 Serie A alias Liga Italia 2020-2021.

Hasilnya, Inter Milan menang 2-1 atas Torino. Gol Inter diciptakan oleh sepakan penalti Romelu Lukaku pada menit ke-62 dan tandukan Lautaro Martinez (85').

Adapun AS Roma keok 0-2 dari Parma yang mencetak gol melalui Valentin Mihaila (9') dan Hernani Azevedo Junior (55'p).

Baca juga: Jelang AC Milan Vs Napoli, Tonali Anggap Gattuso Ayah

Teruntuk I Nerazzurri, hasil ini membuat mereka kian kokoh di puncak klasemen sementara Liga Italia.

Lukaku dkk menjadi yang teratas dengan perolehan 65 poin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, AS Roma masih tertahan di peringkat kelima dengan 50 poin dan berpotensi digusur oleh Napoli yang punya tabungan dua laga.

Torino vs Inter Milan

Laga Torino vs Inter Milan berlangsung di Stadion Olimpiade Torino.

I Nerazzurri tampil menjadi tim yang paling mendominasi sejak babak pertama.

Beberapa kali peluang mampu dihadirkan oleh pasukan Antonio Conte, tetapi tak ada satu pun yang mengenai sasaran.

Di sisi lain, Torino yang kalah dominan sejak awal babak pertama justru menjadi tim yang lebih dulu membuat peluang emas.

Peluang tersebut dilesakkan oleh Il Toro, julukan Torino, lewat sang bek Lyanco, pada menit ke-29.

Baca juga: Prediksi Line-up AC Milan Vs Napoli, Rossoneri Masih Tanpa Ibrahimovic

Melalui skema tendangan bebas Lyanco melakukan overlap untuk membantu serangan.

Dia kemudian menjadi pemain yang berhasil menyambut bola yang diumpan. Sayang, tandukannya masih membentur tiang gawang.

Tak lama berselang giliran Simone Verdi yang menciptakan peluang untuk Il Toro.

Sang striker melakukan penetrasi dari sisi kiri dan berhasil menendang bola ke gawang Inter yang dijaga Samir Handanovic.

Akan tetapi, upaya yang dibuat pada menit ke-32 itu masih dapat dihalau dengan mudah oleh Handanovic.

Tak ada peluang berarti lagi, skor kacamata pun bertahan pada babak pertama.

Laga berlanjut, Inter Milan masih menunjukkan dominasi dalam jalannya pertandingan.

Baca juga: Satu Hal yang Perlu Diperbaiki AC Milan jika Ingin Raih Scudetto

Akan tetapi, I Nerazzurri masih buntu dan belum juga membuat peluang.

Antonio Conte kemudian melakukan penyegaran dengan memasukkan Christian Eriksen dan Ashley Young pada menit ke-56.

Mereka berdua masuk menggantikan Roberto Gagliardini dan Ivan Perisic.

Inter pun kian tampil menekan. Serangan yang terus gencar dibuat akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61.

I Nerazzurri sukses mencetak gol setelah mendapat hadiah penalti dari wasit.

Penalti diberikan karena bek Torino, Armando Izzo, menjegal Lautaro Martinez ketika Inter melakukan serangan dari open play.

Kemudian, Romelu Lukaku ditunjuk sebagai eksekutor dan berhasil mencetak gol usai sepakannya salah dibaca oleh Salvatore Sirigu. Inter unggul 1-0 atas Torino.

Baca juga: Jelang AC Milan Vs Napoli, Pioli Puji Si Nomor 10 Baru Rossoneri

Kubu tamu kian di atas angin. Pada menit ke-64, mereka sukses membuat tembakan on target perdana melalui Achraf Hakimi usai menerima cup back dari Lautaro.

Sayang, sepakan kaki kanan dari di depan kotak penalti Torino masih dapat ditepis Sirigu.

Terus digempur tak membuat Il Toro berdiam diri begitu saja. Beberapa kali mereka juga mampu membuat peluang yang mengancam Inter.

Upaya Torino pun akhirnya berhasil membuahkan gol melalui Antonio Sanabria pada menit ke-70.

Baca juga: Ingin Griezmann, Juventus Siap Serahkan Dybala ke Barcelona?

Proses gol tercipta melalui skema sepak pojok. Simone Zaza menjadi pemain pertama yang berhasil menyambut bola.

Bola ditanduk Zaza, tapi sempat ditepis Handanovic. Si kulit bulat lalu terpental ke kaki Sanabria dan sang striker dengan mulus mencetak gol.

Walau kebobolan, Inter tetap mampu mempertahankan tempo serangan. Alhasil, mereka sukses membobol gawang Torino untuk yang kedua kali pada menit ke-85.

Adapun gol I Nerazzurri kali ini dilesakkan oleh Lautaro Martinez setelah tandukannya dari crossing Alexis Sanchez di sisi kanan, tak mampu dijangkau Sirigu. Inter pun menang 2-1 atas Torino.

Parma vs AS Roma

Pada pertandingan lainnya, Parma menyambut AS Roma di Stadion Ennio Tardini.

Hasilnya, AS Roma tertinggal 0-1 dari tuan rumah.

Adapun gol Parma diciptakan oleh Valentin Mihaila pada menit kesembilan.

Serigala Roma sejatinya tampil begitu menekan sejak awal babak pertama.

Berbagai serangan gencar dibuat oleh Edin Dzeko dkk. Sayang, Roma selalu gagal memanfaatkan sembilan percobaan yang hadir.

Alhasil, Roma nihil gol dan tertinggal 0-1 dari Parma pada babak pertama.

Baca juga: Membisu Usai Juventus Gugur di Liga Champions, Ronaldo Akhirnya Buka Suara

AS Roma masih menunjukkan dominasinya pada babak kedua.

Namun, lagi-lagi penyelesaian akhir yang buruk menjadi permasalahan sehingga gol tak juga hadir.

Di sisi lain, Parma yang cenderung mengandalkan serangan balik sukses menambah skor melalui penalti Hernani Azevedo Junior pada menit ke-55.

Gol tersebut pun menjadi yang terakhir dalam laga ini dan Parma sukses menang 2-0 atas Serigala Roma.

TORINO vs INTER MILAN (Sanabria 70'/ Lukaku 62'p/ Lautaro 85')

TORINO (3-5-2): Sirigu; 5-Izzo, 4-Lyanco, 3-Bremer; 27-Vojvoda, 7-Lukic, 38-Mandragora, 8-Baselli (77-Linetty 49'), 29-Murru (15-Ansaldi 67'); 24-Verdi (11-Zaza 67'), 19-Sanabria.

Pelatih: Davide Nicola (ITA).

INTER MILAN (3-5-2): 1-Handanovic; 37-Skriniar, 6-de Vrij, 95-Bastoni; 2-Hakimi (36-Darmian 88'), 23-Barella, 77-Brozovic (7-Sanchez 80'), 5-Gagliardini (Eriksen 56'), 14-Perisic (Young 56'); 9-Lukaku, 10-Lautaro Martínez (8-Vecino).

Pelatih: Antonio Conte (ITA).

PARMA vs ROMA (Mihaila 9', Hernani 55'p)

PARMA (4-3-3): 1-Sepe; 5-Conti (16-Laurini 82'), 24-Osorio, 13-Bani, 3-Pezzella; 23-Hernani (8-Grassi 72'), 15-Brugman, 14-Kurtic; 98-Man, 9-Pelle (17-Zirkzee), 28-Mihaila (10-Karamoh 82').

Pelatih: Roberto D'Aversa (JER).

ROMA (3-4-4): 13-Lopez; 23-Mancini, 3-Ibanez, 24-Kumbulla (4-Cristante 60'); 33-Bruno Peres (19-Reynolds 60'), 7-Pellegrini (Mayoral 79'), 14-Villar (42-Diawara 79'), 37-Spinazzola; 11-Pedro (31-Perez), 92-El Shaarawy; 9-Dzeko.

Pelatih: Paulo Fonseca (POR).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Isi Hati Marcus Gideon dan Fajar Alfian Usai Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas

Isi Hati Marcus Gideon dan Fajar Alfian Usai Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas

Badminton
Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Big Match Atletico Madrid Vs Liverpool

Jadwal Liga Champions Pekan Ini, Big Match Atletico Madrid Vs Liverpool

Liga Champions
VIDEO - Aksi Ciamik Egy Maulana Vikri Selamatkan FK Senica dari Kekalahan

VIDEO - Aksi Ciamik Egy Maulana Vikri Selamatkan FK Senica dari Kekalahan

Liga Lain
Perusahaan Aset Kripto Perpanjang Napas Lazio

Perusahaan Aset Kripto Perpanjang Napas Lazio

Liga Italia
Pimpin Tim Kerja Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, Ketua KOI Sigap Petakan Solusi

Pimpin Tim Kerja Percepatan Penyelesaian Sanksi WADA, Ketua KOI Sigap Petakan Solusi

Sports
Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas 2020, Kemenpora Kecolongan?

Merah Putih Tak Berkibar di Podium Piala Thomas 2020, Kemenpora Kecolongan?

Badminton
Berkat Aksi Heroik, Reguilon dan Dier Dapat Man of the Match Bersama

Berkat Aksi Heroik, Reguilon dan Dier Dapat Man of the Match Bersama

Liga Inggris
Kilas Balik Liga Champions 1997-1998, Saat Dynamo Kiev Lumat Barcelona di Camp Nou

Kilas Balik Liga Champions 1997-1998, Saat Dynamo Kiev Lumat Barcelona di Camp Nou

Sports
Fakta Piala Thomas yang Pulang ke Indonesia, Tinggi 71 Cm dan Tertulis Inskripsi IBF

Fakta Piala Thomas yang Pulang ke Indonesia, Tinggi 71 Cm dan Tertulis Inskripsi IBF

Badminton
Top Skor Liga Inggris - Mo Salah Teratas, CR7 Melempem Lagi

Top Skor Liga Inggris - Mo Salah Teratas, CR7 Melempem Lagi

Liga Inggris
Indonesia Terancam Tak Bisa Jadi Host Event Olahraga Internasional, Ini Penjelasan Ketum KOI

Indonesia Terancam Tak Bisa Jadi Host Event Olahraga Internasional, Ini Penjelasan Ketum KOI

Sports
Jonatan Christie di Piala Thomas 2020: 376 Menit, 1 Smash Penentu Indonesia Juara

Jonatan Christie di Piala Thomas 2020: 376 Menit, 1 Smash Penentu Indonesia Juara

Sports
Profil Renshi Yamaguchi, 'Si Tukang Jagal' Asal Jepang

Profil Renshi Yamaguchi, "Si Tukang Jagal" Asal Jepang

Sports
Jadwal Uji Coba Timnas U23 Indonesia, Lawan Tajikistan dan Nepal Pekan Ini

Jadwal Uji Coba Timnas U23 Indonesia, Lawan Tajikistan dan Nepal Pekan Ini

Liga Indonesia
Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Podium Juara Piala Thomas 2020, Menpora Minta Maaf

Bendera Merah Putih Tak Berkibar di Podium Juara Piala Thomas 2020, Menpora Minta Maaf

Badminton
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.