Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ancelotti Respons Sindiran Pemainnya di Everton, Seret Nama Pirlo

Kompas.com - 13/03/2021, 13:00 WIB
|

KOMPAS.com - Pelatih Everton, Carlo Ancelotti, merespons sindiran anak asuhnya yang tertuang via media sosial. Ancelotti sampai bawa-bawa nama Andrea Pirlo.

Pangkal masalahnya adalah curahan hati penyerang sayap Everton, Alex Iwobi, di media sosial.

Iwobi merayakan pemanggilan dirinya ke skuad Nigeria untuk duel kontra Benin dan Lesotho pada jeda kompetisi karena laga-laga tim nasional akhir Maret mendatang dengan sebuah unggahan di Instagram.

“Selalu menjadi kehormatan untuk terpanggil ke timnas. Semoga saya bisa bermain di posisi ideal,” kata Iwobi dalam unggahannya.

Komentar yang memicu banyak interpretasi itu mengambil momen hanya sehari setelah Iwobi ditarik keluar Ancelotti pada menit ke-58 dalam duel kontra West Bromwich Albion pada 4 Maret silam.

Baca juga: Perbedaan Chelsea di Tangan Tuchel dan Lampard Menurut Ancelotti

Iwobi musim ini memang didaulat Ancelotti untuk melakoni sejumlah peran, di antaranya sebagai penyerang sayap kanan dan gelandang kanan dalam skema tiga pemain tengah.

“Saya mau tahu posisi idamannya, sebab biasanya saya ingin menempatkan pemain dalam peran yang nyaman mereka mainkan. Jika Iwobi punya gagasan soal posisi idealnya, saya perlu tahu dan ingin tahu,” kata Ancelotti.

Untuk memperjelas situasi, Ancelotti sampai membawa nama eks anak didiknya di AC Milan yang sekarang menduduki bangku pelatih Juventus, Andrea Pirlo.

Ancelotti mengisahkan bagaimana diskusi terbuka antara dirinya dengan Pirlo berujung kepada penemuan yang brilian.

“Saya akan bilang ‘katakan, saya pelatih Anda, katakan di mana Anda ingin bermain’. Saat saya berpikir untuk menempatkan Pirlo sebagai jangkar, saya bertanya ‘Anda suka bermain di posisi itu atau tidak?’”

“Ya, dia bilang kepada saya ‘saya suka bermain di sana’ dan saya pun menempatkannya di posisi itu.”

Baca juga: Respons Ancelotti soal Rumor James Rodriguez Tak Suka Inggris yang Hujan Terus

Pirlo yang awalnya adalah tipe pemain nomor 10 yang beroperasi di belakang ujung tombak, merekah kala dimainkan Ancelotti lebih ke belakang sebagai regista atau jangkar yang berdiri di depan garis pertahanan.

Pengalaman itulah yang ingin diterapkan Ancelotti untuk menangani kasus Iwobi.

“Jika Iwobi ingin mentas sebagai pemain nomor 10 atau 9, saya akan mewujudkannya, tidak masalah. Saya bisa beradaptasi dengan sistem,” ujar Ancelotti.

Iwobi musim ini tak selalu jadi pilihan utama Ancelotti di susunan pemain mula Everton.

Pemain lincah yang didatangkan Everton dari Arsenal dengan mahar 34 juta pound (sekitar 681 miliar rupiah) itu bahkan selalu ditarik keluar dalam enam kesempatan terakhir mentas sebagai starter.

Iwobi baru menyumbang satu gol plus dua assist buat Everton dari 24 kesempatan merumput di Liga Inggris 2020-2021.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+