Kompas.com - 12/03/2021, 21:54 WIB
Ilustrasi Vaksin Covid-19 ShutterstockIlustrasi Vaksin Covid-19

TOKYO, KOMPAS.com - Komite Olimpiade Internasional (IOC) meminta China menyediakan vaksin anti-corona untuk dua penyelenggaraan Olimpiade.

"Yang pertama untuk Olimpiade Tokyo 2021 dan yang kedua untuk Olimpiade Musim Dingin Beijing 2022," kata Presiden IOC Thomas Bach dalam keterangan terkininya, Jumat (13/3/2021).

Baca juga: Olimpiade Tokyo, Cara Jepang Buktikan Diri Hadapi Pandemi Covid-19

Pemintaan Bach itu disampaikannya ke Komite Olmpiade China (COC) saat pertemuan hari kedua persidangan ke-137 IOC.

"IOC akan membayar semua vaksin," ujarnya.

Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach dan Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) Ahmad Al-Fahad Al-Sabah di Istana Bogor, Sabtu (1/9/2018).Biro Pers Setpres Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden Komite Olimpiade Internasional (IOC) Thomas Bach dan Presiden Dewan Olimpiade Asia (OCA) Ahmad Al-Fahad Al-Sabah di Istana Bogor, Sabtu (1/9/2018).

Thomas Bach melanjutkan, bahkan untuk vaksinasi seri kedua, lantaran seseorang memang harus mendapat dua kali vaksinasi, IOC pun akan membayar vaksin-vaksin yang diperlukan.

Presiden penyelenggara Olimpiade Tokyo pada 2021, Tokyo 2020, Seiko Hashimoto hadir untuk kali pertama pada persidangan IOC tersebut.



Sumber Kyodonews
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X