Kompas.com - 10/03/2021, 14:29 WIB
Stadion Maracana di Rio de Janeiro akan dipakai sebagai salah satu rumah sakit darurat, untuk menangani pasien virus corona di Brasil. Stadion ini adalah salah satu yang legendaris di Brasil, dan kerap dipakai timnas Brasil berlaga. RICARDO MORAES/REUTERSStadion Maracana di Rio de Janeiro akan dipakai sebagai salah satu rumah sakit darurat, untuk menangani pasien virus corona di Brasil. Stadion ini adalah salah satu yang legendaris di Brasil, dan kerap dipakai timnas Brasil berlaga.

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com - Stadion Maracana yang dianggap menjadi roh sepak bola Brasil tengah diperjuangkan oleh parlemen di Rio de Janeiro untuk diganti namanya.

Jika perjuangan itu sukses, nama stadion itu akan menjadi Stadion Pele.

Baca juga: Pele Sudah Temukan Pemain yang Bakal Jadi Ahli Warisnya

"Pergantian nama ini menjadi hal yang adil mengingat Pele adalah orang yang memperkenalkan kepada dunia tentang sepak bola Brasil," kata Ketua Parlemen Negara Bagian Rio de Janeiro Andre Ceciliano.

Mantan pesepak bola Brasil, Edson Arantes do Nascimento alias Pele, berpose dengan medali Juara Dunia enam kali pada 22 Desember 2010 di Rio de Janeiro, Brasil, dalam sebuah acara seremonial. Pele tengah dirawat di rumah sakit di Sao Paulo, Brasil, menurut juru bicara Rumah Sakit Albert Einstein pada 13 November 2012. Koran Sao Paolo, Folha, memberitakan, Pele menjalani operasi pinggul untuk memperbaiki problem tulang pahanya. CAIO LEAL / AFP Mantan pesepak bola Brasil, Edson Arantes do Nascimento alias Pele, berpose dengan medali Juara Dunia enam kali pada 22 Desember 2010 di Rio de Janeiro, Brasil, dalam sebuah acara seremonial. Pele tengah dirawat di rumah sakit di Sao Paulo, Brasil, menurut juru bicara Rumah Sakit Albert Einstein pada 13 November 2012. Koran Sao Paolo, Folha, memberitakan, Pele menjalani operasi pinggul untuk memperbaiki problem tulang pahanya.

Pada prosesnya, calon peraturan yang diajukan untuk perubahan nama itu mesti diteken oleh gubernur negara bagian.

"Kami menanti tandatangan penjabat gubernur Claudio Castro," kata Andre Ceciliano.

Nantinya, Claudio Castro punya waktu 15 hari untuk meneken calon peraturan itu menjadi undang-undang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X