Manajemen Persib Tak Bebankan Target Juara di Piala Menpora 2021

Kompas.com - 09/03/2021, 07:20 WIB
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahyono, (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA) KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHADirektur PT Persib Bandung Bermartabat, Teddy Tjahyono, (KOMPAS.com/SEPTIAN NUGRAHA)

BANDUNG, KOMPAS.com - Manajemen Persib Bandung menanggapi hasil drawing Piala Menpora 2021 yang baru saja berlangsung di Jakarta, Senin (8/3/2021) malam WIB.

Dalam drawing tersebut, Persib tergabung dalam Grup D bersama Persiraja Banda Aceh, Persita Tangerang, dan Bali United.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Teddy Tjahyono, menganggap proses drawing pembagian grup dalam babak penyisihan Piala Menpora 2021 berlangsung adil dan transparan.

Baca juga: Persib Tanggapi Santai Persaingan di Grup D Piala Menpora 2021

Teddy berharap, Piala Menpora 2021 berlangsung aman, lancar, dan tertib.

"Tadi kan prosesnya memang adil dan dilakukan secara transparan. Ya kita harapkan Piala Menpora ini bisa berlangsung aman dan lancar. Karena ini kan parameter agar kompetisi resmi bisa kembali digulirkan," kata Teddy kepada wartawan, Senin (8/3/2021).

Dalam fase penyisihan Piala Menpora 2021 Persib akan melakoni seluruh pertandingan di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Teddy mengatakan, Persib tidak masalah main di Sleman, meski sejatinya Bandung juga ditunjuk sebagai kota penyelenggara.

Selain Bandung dan Sleman, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku OC Piala Menpora 2021 juga menunjuk Malang dan Solo sebagai kota penyelenggara.

Dalam fase penyisihan Piala Menpora 2021, PT LIB menerapkan aturan bahwa klub tuan rumah tidak bermain di kandang sendiri.

Bukan hanya Persib, kesebelasan lain yang kotanya ditunjuk menjadi penyelenggara turnamen tersebut seperti Bhayangkara Solo FC, Arema FC, dan PS Sleman pun tidak bermain di kandang sendiri.

Arema FC tergabung dalam Grup A yang dimainkan di Stadion Manahan, Solo.

Bhayangkara FC berada di Grup B dan bermain di Stadion Kanjuruhan, Malang. Adapun PS Sleman, tergabung dalam Grup C yang dimainkan di Stadion Si Jalak Harupat.

Tujuan dari pemberlakuan aturan tersebut adalah, demi memberikan rasa keadilan bagi semua kontestan Piala Menpora. Agar tidak ada klub yang mendapatkan keuntungan karena berstatus tuan rumah.

"Kalau Persib tidak masalah main dimanapun. Karena memang sudah diatur bahwa klub tuan rumah tidak bermain di kandang sendiri, semua berlaku fair," ungkap Teddy.

Menyoal target, Teddy mengatakan, manajemen tak membebankan Supardi Nasir dkk dengan target tinggi.

Pasalnya, Piala Menpora berstatus sebagai turnamen pramusim. Sebagaimana mestinya, turnamen pramusim harus dijadikan sebagai ajang persiapan klub sebelum tampil di kompetisi resmi.

Teddy mengatakan, manajemen Persib hanya berharap agar tim asuhan Robert Rene Alberts itu bisa memanfaatkan sebaik mungkin turnamen Piala Menpora untuk mematangkan persiapan sebelum kompetisi.

"Iya kita kan istilahnya turnamen pramusim jadi ajang pemain kembali bermain bola. Tim juga baru latihan setelah 11 bulan tidak bermain. Kita ingin kembalikan itu saja," ujar Teddy.

"Biar pemain biar bisa bermain. Target kita adalah pemain bisa bermain saja, tidak ada target tertentu. Kita nikmati saja kesempatan untuk bisa bermain full lagi," sambung dia.

Lebih lanjut, Teddy mengimbau kepada para Bobotoh untuk mengikuti aturan yang berlaku selama gelaran Piala Menpora 2021 berlangsung.

Artinya, Teddy mengimbau agar Bobotoh tidak memaksakan datang ke stadion saat Persib bertanding.

Sebab, seluruh pertandingan dalam Piala Menpora 2021 digelar tanpa penonton, sesuai dengan protokol kesehatan (prokes) yang berlaku.

Selain itu, Teddy juga mengingatkan agar Bobotoh tidak menggelar kegiatan nonton bareng selama gelaran Piala Menpora 2021.

"Kita harus bisa mensyukuri bahwa sepak bola bisa mulai lagi. Mohon teman-teman Bobotoh untuk menjaga agar tidak menonton ke stadion. Untuk tidak melakukan nobar, karena kita harus menjaga prokes," tegas Teddy.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.