Ronaldo Pergi, Real Madrid Kini bahkan Kalah Tajam dari Klub Papan Tengah Bundesliga

Kompas.com - 05/03/2021, 19:20 WIB
Casemiro bereaksi usai gagal memanfaatkan peluang mencetak gol dalam laga Real Madrid Vs Real Sociedad pada pekan ke-25 La Liga 2020-2021 yang digelar di Stadion Alfredo Di Stefano, Senin (1/3/2021) malam waktu setempat. AFP/JAVIER SORIANOCasemiro bereaksi usai gagal memanfaatkan peluang mencetak gol dalam laga Real Madrid Vs Real Sociedad pada pekan ke-25 La Liga 2020-2021 yang digelar di Stadion Alfredo Di Stefano, Senin (1/3/2021) malam waktu setempat.
|

KOMPAS.com - Sejak ditinggal pergi Cristiano Ronaldo pada 2018, Real Madrid terus mengalami penurunan produktivitas. Los Blancos bahkan kini kalah tajam dari tim penghuni papan tengah Bundesliga.

Selama ini, Real Madrid seperti bersinonim dengan kemunculan banyak gol seiring berjubelnya para penyerang tajam di tubuh tim kebanggaan publik Ibu Kota Spanyol tersebut.

Pada suatu masa yang sejatinya belum terlalu lama, Real Madrid pernah punya trisula tajam nan mematikan dalam wujud trio BBC (Karim Benzema, Gareth Bale, dan Cristiano Ronaldo).

Cristiano Ronaldo menjadi tumpuan utama Real Madrid dalam mengais gol. Sejak memakai kostum tim berjuluk Los Blancos pada 2009 sampai 2018, Ronaldo selalu bisa menembus barier 30 gol per musim di semua ajang.

Baca juga: Kata Vinicius Usai Catatkan 100 Penampilan di Real Madrid

Konsistensi Ronaldo dalam menjebol gawang musuh jelas paralel dengan produktivitas Real Madrid.

Bukan hal yang aneh pula saat Ronaldo memutuskan bergabung dengan Juventus pada 2018, level ketajaman Los Blancos juga ikutan turun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Data berbicara. Di era Ronaldo, tepatnya kurun 2009 sampai 2018, rata-rata gol Real Madrid tak pernah berada di bawah angka 2 gol per gim.

Dalam sembilan musim membela Los Blancos, Ronaldo nyaris selalu bisa membantu tim mencatatakan torehan rata-rata 2,5 gol per laga.

Bahkan, pada musim 2011-2012, Los Blancos rata-rata bisa tiga kali menjebol gawang lawan dalam satu pertandingan!

Baca juga: Real Madrid Vs Real Sociedad, Catatan Bersejarah Vinicius Selamatkan Wajah Zidane

Namun, cerita itu berubah sejak 2018-2019, musim di mana Real Madrid mulai mencoba melanjutkan hidup tanpa Ronaldo.

Melansir data yang disajikan Marca, rata-rata gol Madrid mengalami penurunan pada 2018-2019 (1,89 gol per gim), 2019-2020 (1,94), dan 2020-2021 (1,68).

Rasio gol per gim Real Madrid di semua ajang musim ini (1,68) akan terlihat sangat kerdil jika dibandingkan dengan jagoan asal Jerman, Bayern Muenchen yang rata-rata bisa 2,38 kali menggetarkan jala gawang musuh saban turun merumput.

Dibandingkan tim-tim elite Benua Biru seperti Chelsea (2,37 gol per gim), Paris Saint-Germain (2,25), Barcelona (2,21), Man City (2,22), Inter Milan (2,12), dan Juventus (2,06), catatan ketajaman milik Real Madrid juga bakal terlihat inferior.

Bahkan, produktivitas Los Blancos musim ini kalah cukup jauh dari penghuni papan tengah Bundesliga, Borussia Moenchengladbach (2,09 gol per gim).

Baca juga: Khabib Nurmagomedov Ungkap Ketakutan Cristiano Ronaldo, Apa Itu?

Borussia Moenchengladbach yang pernah dihadapi Real Madrid di fase grup Liga Champions musim ini dan sekarang menghuni peringkat 9 Bundesliga, mengemas 71 gol dalam 34 penampilan di semua ajang.

Terhitung sangat jarang Real Madrid musim ini meraih kemenangan dengan margin meyakinkan. Los Blancos jarang pesta gol.

Tercatat, hanya dua kali anak asuh Zinedine Zidane musim ini menang dengan mencetak lebih dari tiga gol, yakni saat bersua Huesca (4-1) dan Alaves (4-1) di pentas Liga Spanyol.

Bandingkan dengan musim 2011-2012 di mana Real Madrid mampu mencetak minimal empat gol dalam 23 dari total 58 laga!

Baca juga: Soal Siapa yang Terbaik di Antara Ronaldo dan Messi, Khabib Punya Jawabannya

Setelah Ronaldo pergi, Karim Benzema seperti menjadi satu-satunya tumpuan Real Madrid untuk mencetak gol.

Ketika Benzema buntu, pemain lain seperti tak banyak menawarkan solusi.

Status Casemiro, seorang gelandang bertahan, yang kini berstatus sebagai pemain tersubur kedua tim di semua ajang via torehan enam gol, sudah cukup mendeskripiskan problem produktivitas Real Madrid.

Casemiro persis berada di belakang Benzema (17 gol di semua ajang) dalam daftar pemain paling produktif Los Blancos.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Marca
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.