Kompas.com - 05/03/2021, 15:20 WIB
Reaksi Cristiano Ronaldo pada laga Liga Italia antara Roma dan Juventus di Estadio Olimpico pada 27 September 2020. AFP/TIZIANA FABIReaksi Cristiano Ronaldo pada laga Liga Italia antara Roma dan Juventus di Estadio Olimpico pada 27 September 2020.

KOMPAS.com - Kedatangan megabintang asal Portugal, Cristiano Ronaldo, ke Juventus mulai diragukan.

Cristiano Ronaldo resmi berlabuh ke Juventus pada Juli 2018 setelah sembilan tahun berkarier di klub raksasa Liga Spanyol, Real Madrid.

Kehadiran Cristiano Ronaldo yang merupakan salah satu pemain terbaik di dunia tentu membawa harapan baru bagi Juventus.

Sebelum kedatangan Ronaldo, Juventus sudah merajai Serie A, kasta tertinggi Liga Italia, dengan merebut Scudetto dalam tujuh musim beruntun (2011-2012 sampai 2017-2018).

Baca juga: Juventus Tertinggal 10 Poin dari Inter Milan, Pirlo Tak Cemas karena...

Namun, pada periode yang sama, klub berjulukan Bianconeri itu selalu gagal ketika tampil di Liga Champions.

Mereka dua kali menelan kekalahan di final Liga Champions, yakni pada musim 2014-2015 dan 2016-2017.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan kedatangan Ronaldo, Juventus pun semakin lapar untuk memperbaiki kegagalan yang sebelumnya mereka alami di Liga Champions.

Akan tetapi, setelah dua musim kedatangan Ronaldo, Juventus tak kunjung mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Baca juga: Satu Pemain Positif Covid-19, Juventus Melemah Jelang Lanjutan Liga Champions

Mereka justru semakin terpuruk di Liga Champions meski berhasil merengkuh gelar Serie A pada musim 2018-2019 dan 2019-2020.

Pada Liga Champions musim 2018-2019, Juventus yang sudah diperkuat Ronaldo justru gugur di perempat final.

Selanjutnya, pada musim 2019-2020, langkah Juventus dan Ronaldo bahkan terhenti di 16 besar.

Terbaru, pada Liga Champions musim 2020-2021 yang saat ini masih bergulir, Ronaldo dkk sedang tertinggal agregat 1-2 dari wakil Portugal, FC Porto.

Baca juga: Gagal Bawa Juventus Menang atas FC Porto, Cristiano Ronaldo Dicap Egois

Dengan situasi tersebut, Juventus terancam kembali tersingkir pada 16 besar Liga Champions jika mereka tak mampu membalikkan keadaan pada leg kedua kontra Porto.

Kondisi ini kemudian diperkeruh dengan posisi Juventus di papan klasemen Liga Italia musim 2020-2021.

Juventus selaku juara bertahan kini tertahan di peringkat ketiga dengan koleksi 49 poin dari 24 pertandingan.

Mereka tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen sementara, Inter Milan.

Baca juga: Juventus Tertinggal 10 Poin dari Inter Milan, Pirlo Tak Cemas karena...

Hal ini membuat Juventus terancam kehilangan gelar Serie A yang mereka raih pada sembilan musim sebelumnya.

Kehadiran Ronaldo pun mulai diragukan menyusul situasi tersebut.

Salah satu media Spanyol, Marca, menyatakan keraguan itu lewat artikel berjudul "Juventus Bukan Juventus sejak Cristiano Ronaldo Tiba".

Dalam artikel tersebut, Marca menjabarkan penurunan yang dialami Juventus sejak kedatangan Ronaldo, terutama dalam ajang Liga Champions.

Marca menulis bahwa gaya bermain Juventus telah berubah dari fokus pada permainan kolektif menjadi lebih sering berputar di sekitar nomor 7 mereka, Ronaldo.

Baca juga: Miskin Gol Tendangan Bebas di Juventus, Cristiano Ronaldo Jadi Benalu

Sebelum ini, mantan pesepak bola asal Italia, Antonio Cassano, juga sempat menyatakan keraguannya.

Cassano bahkan menyebut kedatangan Ronaldo sebagai proyek yang keliru dari Juventus.

"Dia memiliki satu tahun tersisa dalam kontraknya. Juventus mengontraknya untuk memenangkan Liga Champions, tetapi mereka memperoleh hasil terburuk sejak dia tiba," kata Cassano, dikutip dari Football Italia.

"Mereka juga akan memenangi gelar Serie A tanpa dia. Ini adalah proyek yang keliru," ujar Cassano.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karim Benzema-Vinicius Jr: Dulu Berkonflik, Kini Jadi Duet Ciamik

Karim Benzema-Vinicius Jr: Dulu Berkonflik, Kini Jadi Duet Ciamik

Sports
Cedera Engkel, Neymar Berpotensi Menepi 6 Pekan

Cedera Engkel, Neymar Berpotensi Menepi 6 Pekan

Liga Lain
Profil Yeo Jia Min, Ukir Sejarah bagi Singapura di BWF World Tour Finals

Profil Yeo Jia Min, Ukir Sejarah bagi Singapura di BWF World Tour Finals

Sports
Daftar Pebulu Tangkis yang Lolos BWF World Tour Finals 2021

Daftar Pebulu Tangkis yang Lolos BWF World Tour Finals 2021

Badminton
Analisis Telemetri dan Video Ungkap Penyebab Kecelakaan Sean Gelael dan Bamsoet

Analisis Telemetri dan Video Ungkap Penyebab Kecelakaan Sean Gelael dan Bamsoet

Sports
Daftar Wakil Indonesia di BWF World Tour Finals: Ada Minions, Greysia/Apriyani via Jalur 'Spesial'

Daftar Wakil Indonesia di BWF World Tour Finals: Ada Minions, Greysia/Apriyani via Jalur "Spesial"

Badminton
Borneo FC Vs Persija: Kado Kemenangan untuk Ulang Tahun Ke-93 Macan

Borneo FC Vs Persija: Kado Kemenangan untuk Ulang Tahun Ke-93 Macan

Liga Indonesia
Apa yang Dimaksud dengan Jump Ball dalam Bola Basket?

Apa yang Dimaksud dengan Jump Ball dalam Bola Basket?

Sports
Carrick Nilai Man United Main Bagus Lawan Chelsea, Roy Keane Bilang Konyol

Carrick Nilai Man United Main Bagus Lawan Chelsea, Roy Keane Bilang Konyol

Liga Inggris
Buffon Si Superman Beraksi Setop Penalti, lalu Komentari Juventus dan Allegri

Buffon Si Superman Beraksi Setop Penalti, lalu Komentari Juventus dan Allegri

Liga Italia
Timnas Indonesia Libas Antalyaspor, Shin Tae-yong Sebut Garuda Berkembang

Timnas Indonesia Libas Antalyaspor, Shin Tae-yong Sebut Garuda Berkembang

Liga Indonesia
Profil Jorginho, Spesialis Tendangan Penalti Chelsea

Profil Jorginho, Spesialis Tendangan Penalti Chelsea

Sports
Kalah Beruntun, Bobol 7 Gol, dan Hujan Blunder: AC Milan Mulai Habis 'Bensin'?

Kalah Beruntun, Bobol 7 Gol, dan Hujan Blunder: AC Milan Mulai Habis "Bensin"?

Liga Italia
Robert soal Persib Kalah dari Arema: Mengecewakan, Sangat Mengecewakan

Robert soal Persib Kalah dari Arema: Mengecewakan, Sangat Mengecewakan

Liga Indonesia
Top Skor Liga Inggris: Mo Salah Teratas, Ronaldo Buntu Sejajar Bek Chelsea

Top Skor Liga Inggris: Mo Salah Teratas, Ronaldo Buntu Sejajar Bek Chelsea

Liga Inggris
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.