Kompas.com - 28/02/2021, 15:00 WIB
Pemain Persebaya Surabaya musim 2020 Mahmoud Eid, Irfan Jaya dan David da Silva. KOMPAS.com/Suci RahayuPemain Persebaya Surabaya musim 2020 Mahmoud Eid, Irfan Jaya dan David da Silva.

KOMPAS.com - Irfan Jaya mengungkapkan sempat tidak bisa tidur setelah memutuskan pamit dari Persebaya Surabaya. Dia mengakui meninggalkan Persebaya Surabaya bukan keputusan yang mudah.

"Mengambil keputusan ini sangat berat buat saya. Saya sampai tidak bisa tidur memikirkan terus. Persebaya tim yang membesarkan saya dan sudah jadi keluarga saya," kata pemain asal Bantaeng, Sulawesi Selatan, itu dilansir dari laman klub Persebaya.id.

Irfan Jaya adalah salah satu anggota tim awal Persebaya Surabaya yang dipertahankan hingga saat ini.

Dia direkrut pada musim 2017 setelah Persebaya Surabaya kembali diakui kembali sebagai anggota PSSI. Itu menjadi awal mula cerita from zero to hero seorang Irfan Jaya.

Setelah berhasil mengantarkan Persebaya Surabaya juara Liga 2 2017 dan promosi ke Liga 1 2018, namanya langsung melambung. Dari pemain muda promosi menjadi pemain idola.

Baca juga: Ada Rasa Trauma Saat Irfan Jaya Cetak Gol

Dia pun kemudian langsung dipercaya membela timnas U23 Indonesia di ajang Asian Games 2018 lalu. Padahal tahun sebelumnya dia hanya seorang pemain muda yang baru saja promosi dari tim Liga 2.

Kini nama seorang Irfan Jaya disejajarkan dengan winger-winger papan atas Liga 1 berlabel timnas.

Setelah empat musim dengan 98 penampilan dan 24 gol tercipta, Irfan Jaya memutuskan untuk pamit.

Hanya rasa terima kasih dan doa terbaik yang bisa Irfan Jaya berikan kepada Persebaya Surabaya dan Bonek atas empat musim yang sangat berkesan.

Baca juga: Demi Persebaya, Aji Santoso Tak Permasalahkan Adendum dalam Kontrak Barunya

"Persebaya adalah tim pertama saya menjadi pemain profesional, jadi saya tidak akan pernah melupakan semua kenangan selama saya bermain di Persebaya. Saya berterima kasih kepada Persebaya mau menerima saya dengan baik. Semoga Persebaya ke depannya lebih baik lagi," tuturnya.

"Untuk Bonek dan Bonita, saya memohon maaf tidak bisa bersama-sama lagi musim ini. Bonek suporter yang sangat luar biasa semoga suatu saat kita bisa bertemu kembali," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X