Kompas.com - 26/02/2021, 16:00 WIB
Atlet jetski Indonesia Aqsa Sutan Aswar berkompetisi dalam final nomor endurance run about di Asian Games 2018, Jakarta, Minggu (26/8/2018). Aqsa berhasil meraih emas. AFP PHOTO/FRED DUFOURAtlet jetski Indonesia Aqsa Sutan Aswar berkompetisi dalam final nomor endurance run about di Asian Games 2018, Jakarta, Minggu (26/8/2018). Aqsa berhasil meraih emas.
|

KOMPAS.COM - Jetski Indonesia atau PP. IJBA terus menggelar pelatihan bagi para atlet Jetski. 

Organisasi yang yang diketuai Fully Aswar ini memberikan latihan mulai dari anak usia dini (4,5 tahun), kemudian ada Rafa Miza usia 12 tahun yang sudah meraih peringkat 3 pada kejuaraan dunia tahun 2019, sampai atlit paling seniornya, Aero dan Aqsa. 

Kedua atlet ini sudah menguasai pertandingan kejuaraan tingkat internasional bahkan dunia.

Latihan diawasi langsung oleh Fully Aswar dan dilaksanakan di venue akademi jetski Indonesia, Ancol Jakarta Utara. Latihan memanfaatkan kondisi ombak dan angin yang tidak stabil tetapi justru sangat ideal untuk melatih kemampuan para atlit Indonesia.

Baca juga: Ide Gila Nmax Disulap Jadi Jetski, Bisa Jalan di Atas Air

Rinaldi Duyo, Sekjen PP. IJBA menjelaskan bahwa pada rapat pengurus yang digelar minggu lalu di Ancol, Ketua Umum PP. IJBA telah memutuskan Tim Jetski Indonesia untuk mengikuti beberapa kejuaraan internasional baik di Thailand, Eropa, dan Amerika Serikat (USA Serries), serta puncaknya pada kejuaraan dunia World Finals di Lake Havasu City, Arizona AS.

Dengan mengikuti berbagai kejuaraan itu, harkat dan nama Indonesia dapat tetap terjaga di kalangan internasional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu PP. IJBA juga akan menggelar kejurnas junior dan pemula di tahun ini juga demi menjaring bibit unggul yang akan dipersiapkan pentas pada kejuaraan internasional di tahun-tahun mendatang.

Saat ini pelatihan juga dilakukan oleh beberapa calon atlet muda. Bahkan ada yang masih berusia 4,5 tahun dan sudah terlihat memiliki bakat diatas rata-rata untuk dapat diprediksikan pada kejuaraan internasional nantinya.

Kejuaraan akan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan agar tetap aman bagi semua pihak yang terlibat.

Fully Aswar menjelaskan bahwa peningkatan kemampuan prestasi atlet tidak boleh terganggu oleh alasan masa pandemi.

Oleh karenanya para atlet jetski tetap di arahkan untuk berlatih terus-menerus.

Jika ada masa jeda latihan yang lama pasti akan menyebabkan menurunnya kemampuan bertanding.

Bentuk Latihan yang dilakukan para atlitnya seperti biasa berupa latihan fisik, kemampuan teknik serta strategi menghadapi lawan. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.