3 Sosok yang Menjadi Panutan Matthijs de Ligt di Juventus

Kompas.com - 25/02/2021, 10:20 WIB
Matthijs de Ligt berbincang dengan Leonardo Bonucci pada laga Lazio vs Juventus di Stadion Olimpico, 7 Desember 2019. AFP/NURPHOTO/GIUSEPPE MAFFIAMatthijs de Ligt berbincang dengan Leonardo Bonucci pada laga Lazio vs Juventus di Stadion Olimpico, 7 Desember 2019.

KOMPAS.com - Matthijs de Ligt mengungkapkan ada tiga sosok yang menjadi panutannya di Juventus.

De Ligt mengaku banyak belajar dari bek senior Juventus, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini.

Kedua palang pintu tangguh Bianconeri itu disebutnya begitu menginspirasi dalam hal seni bertahan yang mumpuni.

Baca juga: Pirlo soal Kulusevski sebagai Striker: Bermain di Parma dan Juventus Itu Beda

De Ligt melihat banyak yang bisa dipelajari dari mereka sehingga dapat membantunya untuk menjadi bek yang tangguh.

"Bonucci adalah bek yang kuat, dia memiliki visi yang hebat dan sangat bagus dalam menguasai bola," kata De Ligt dilansir dari Football Italia, Kamis (25/2/2021).

"Dia bisa melakukan operan panjang dan pendek secara akurat. Itu penting bagi saya karena saya tahu bahwa harus banyak belajar dalam hal itu," kata bek muda Bianconeri itu.

Baca juga: Klasemen Liga Italia - Benamkan Crotone, Juventus Tembus 3 Besar

"Penjagaan Chiellini di dalam kotak luar biasa, saya belum pernah melihat orang seperti dia," tuturnya.

"Saya sering mengatakan kepadanya sepertinya dia memiliki magnet di kepala. Dia selalu dalam posisi yang benar. Dia benar-benar luar biasa," ucap De Ligt.

Satu sosok lagi yang menjadi panutan bagi De Ligt ialah sang pelatih, Andrea Pirlo.

De Ligt mengaku begitu mengidolakannya karena Pirlo adalah mantan gelandang ketika masih aktif bermain.

Baca juga: Pemain Atalanta yang Patut Diwaspadai Real Madrid: Ronaldo, Lewandowski, Mbappe Semuanya Lewat!

Kebetulan, pemain berusia 21 tahun itu dahulu juga merupakan seorang gelandang.

Perihal Pirlo, dia menjadikan sang pelath sebagai panutan dari sisi pesepak bola profesional.

"Hingga usia 14 tahun di Ajax, saya bermain sebagai gelandang tengah dan memiliki dua model untuk diikuti, Sergio Busquets dan Andrea Pirlo," kata De Ligt sambil tersenyum.

"Saya menonton begitu banyak video Pirlo dan sangat menyukainya sebagai pemain. Dia adalah contoh yang bagus untuk saya ikuti," tuturnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X